.

Tampilkan postingan dengan label @TEB-03. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @TEB-03. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Mei 2017

TEORI ORDINAL DAN PERILAKU KONSUMEN


Pendahuluan
     Teori ordinal menyatakan bahwa kepuasan tidak dapat diukur melainkan hanya dapat dibandingkan. Dalam pendekatan ordinal ini, kita akan mengenal konsep sebagai berikut : Garis Anggaran (Budget Line) Kurva yang menggambarkan kombinasi dari dua macam barang yang dikonsumsi yang menghabiskan anggaran yang sama.

Senin, 10 April 2017

Pengertian dan Asumsi Perilaku Konsumen

Copas dari http://mayunkarina.blogspot.co.id/2013/02/teori-perilaku-konsumen.html



Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang atau organisasi dalam mencari, membeli, memakai, mengevaluasi, dan membuang produk ataupun jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya.
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: pendapatan, selera konsumen, dan harga barang, disaat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris paribus).

Minggu, 02 April 2017

Memahami Prilaku Konsumen



@B32-Rinaldi 

Oleh: Rinaldi Mugiyono

Pengertian Perilaku Konsumen 

Menurut Muchlisin (2016) Perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan melalui pencarian, pembelian, penggunaan,

Senin, 27 Maret 2017

Perilaku Konsumen

@B37-Yuliani


Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Selasa, 21 Maret 2017

DEFINISI PERILAKU KONSUMEN

@B36-KHOIRUL
Oleh: KHOIRUL AMIN



Abstrak
Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.

HARGA CABAI MELAMBUNG TINGGI SEPERTI TENDANGAN RONALDO

@B06-Aji
oleh : Muhammad Aji Munajad

 BAB I
PENDAHULUAN 
Latar belakang masalah
Bagi masyarakat indonesia, cabai merupakan salah satu bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan masakan sehari-hari.
Cabai adalah bahan pelengkap masakan yang sangat digemari masyarakat Indonesia, namun konsumsi cabai masyarakat indonesia bisa dikatakan tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari konsumsi cabai per kapita per orang tiap tahunnya. "Secara keseluruhan, total konsumsi cabai masyarakat indonesia sebesar 1.2 juta ton per tahun dibagi 250 juta penduduk Indonesia. Itu setengah kilogram per tahun," ujar Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi. Jadi, secara keseluruhan, konsumsi cabai per kapita per orang di Indonesia hanya sekitar 0.5 kg per tahun. Namun, selama beberapa pekan terakhir konsumsi cabai per kapita per orang di Indonesia semakin turun, hal ini karena Mulai akhir 2010, komoditas cabai mengalami kenaikan harga yang luar biasa. kenaikan harga cabai mencapai Rp 100.000,00 hingga Rp 150.000,00 per kg dari harga awal yaitu sekitar Rp 30.000,00 per kilo.

MEMAHAMI PRILAKU KONSUMEN

@B04-Najib

OLEH : NAJIB PASSA AZHARI

DEFINISI PERILAKU KONSUMEN

Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya.

Perilaku-perilaku Konsumen Industri

@B18-Edi
Mind Map Perilaku-perilaku Konsumen Industri

        Pengertian Perilaku Konsumen
    Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Permintaan Daging di Indonesia


@B40-Shofa

Abstrak
Permintaan akan daging sapi di Indonesia dari tahun ke tahu semakin meningkat, hal tersebut selain dipengaruhi oleh oeningkatan jumlah penduduk juga dipengaruhi oleh peningkatan pengetahuan penduduk itu sendiri pentingnya mengkonsumsi protein hewani,

Teori Ordinal, Untuk Hasil Yang Berkualitas



@B05-Alif

A. ABSTRAK

Pasar secara konkret adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual. Dalam ilmu ekonomi, pengertian pasar lebih dititikberatkan pada kegiatan jual belinya.

Rantai Distribusi Panjang Cabai Merah



@B14-Dimas

Oleh ; Dimas Abimanyu

Abstrak

Cabai (capsicum annuum l) merupakan komoditas sayuran yang cukup strategis, baik cabai merah maupun cabai rawit.

Permintaan Daging Sapi Masa Kini

@B08-Irfan

Oleh : Mochamad Irfan





ABSTRAK
            Daging sapi sebagai sumber protein yang berasal dari ternak hewan sudah dikenal sebai bahan pangan yang hampir lengkap dan sempurna.

Tentang Perilaku Konsumen


@B16-Lukman

Pengertian Perilaku Konsumen 

Menurut Muchlisin (2016) Perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan melalui pencarian, pembelian, penggunaan, pengevaluasian dan penentuan produk atau jasa yang mereka harapkan dapat memuaskan kebutuhan mereka (Anoraga, 2004:223).

Perilaku Para Konsumen

@B29-Thoriq

Oleh : Thoriq el habibi

Abstrak
Ilmu Ekonomi merupakan ilmu sosial yang membahas tentang bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan alat pemuas yang terbatas.

Senin, 20 Maret 2017

Teori Elastisitas


  @A36-Josephine
Josephine Aurillia

Elastisitas
Pendahuluan
Salah satu pokok bahasan yang paling penting dari aplikasi ekonomi adalah konsep elastisitas. Pemahaman dari elastisitas harga dari permitaan Dan penawaran membantu para ahli ekonomi untuk menjawab suatu pertanyaan, yakni apa yang akan terjadi terhadap permintaan Dan penawaran,  jika ada perubahan harga?

Perilaku Konsumen dan Perbedaan Antara Pendekatan Kardinal dan Ordinal

PERILAKU KONSUMEN

DEFINISI PERILAKU KONSUMEN
Menurut Sisca Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk setelah digunakan.Atau  kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.

Proses Pembentukan Perilaku Konsumen

@B17-Alvin

Abstrak
 Perkembangan dunia usaha saat ini dengan diberlakukannya perdagangan bebas memberikan dampak semakin ketatnya persaingan usaha, hal ini menuntut para pelaku usaha untuk lebih jeli dan tajam di dalam melihat peluang yang ada dan melihat perilaku konsumen yang menjadi sasaran pasarnya.

Memahami dan Mengenali Perilaku Konsumen

@B09-Kharisma



Perilaku konsumen adalah sebuah kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian suatu barang atau jasa. Mungkin Anda sedikit bingung, perilaku seperti apa yang dimaksud atau dikategorikan ke dalam perilaku konsumen.

Perilaku Konsumen dapat Mempengaruhi Keputusan Pembelian Jasa?




@B38-Anna 
Oleh : Anna Lusiana
 
Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang Teori Perilaku Konsumen Konsumen yang sangat mempengaruhi terhadap permintaan barang atau jasa.

Perilaku Konsumen

@B34-Fauzi
oleh: Muhammat Fauzi



Abstrak
Proses pengambilan keputusan yang rumit sering melibatkan beberapa keputusan. Suatu keputusan melibatkan pilihan di antara dua atau lebih alternatif tindakan atau perilaku. Keputusan selalu mensyaratkan pilihan di antara beberapa perilaku yang berbeda.pada intinya dalam pengambilan keputusan pembelian biasanya konsumen akan memperhatikan beberapa hal yang penting antara lain seperti budaya, sosial, keluarga, pribadi, psikologi. Dengan pertimbangan diatas, berulah seorang konsumen akan mengambil tindakan sebagai suatu keputusan pembelian terhadap suatu produk yang diinginkan. Dengan adanya faktor-faktor tersebut biasanya konsumen akan menitik beratkan pada faktor budaya yang terkini. Selain dari gaya hidup, faktor tersebut merupakan adanya kemajuan perilaku konsumen yang termobilisasi terhadap produk yang diinginkan. Dengan faktor dominan ini, maka produk yang ditawarkan oleh produsen akan semakin meningkat seiring perkembangan zaman.

Kata kunci: Perilaku konsumen

Pendahuluan
Perilaku konsumen merupakan studi tentang cara individu, kelompok, organisasi dalam menyeleksi, membeli, menggunakan, dan mendisposisikan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan

Permasalahan
1. konsumen
2. Perilaku konsumen
3. Macam-macam konsumen
Pembahasan
4. Perbedaan konsumen menurut tujuan pembeliannya
5. Faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen

Pembahasan
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen.

Perilaku konsumen merupakan kegiatan manusia hanya dalam lingkup yang terbatas. Perilaku konsumen akan selalu berubah-ubah sesuai dengan pengaruh sosial budaya yang semakin meluas, latar belakang sosial yang semakin meningkat, sehingga berusaha mencari motivasi dalam diri konsumen.

Berbeda konsumen maka berbeda juga perilaku dan sifatnya, berikut adalah macam-macam perilaku  konsumen beserta penjelasannya:
1.      Pembeli Apatis
Yaitu jenis orang yang tidak akan pernah membeli apapun, tidak peduli sebagus apapun produk kita, seberapa murah, cenderung sinis, negatif, aneh dan tidak tertarik. Mereka ini biasanya orang punya banyak masalah pribadi sehingga tidak tertarik dengan penawaran.
Contoh : Pembeli ini hanya membeli barang apabila dibutuhkan saja (membeli kebutuhan sembako).
2.      Pembeli Aktualisasi Diri
Yaitu pembeli yang mengetahui dengan jelas apa yang ia inginkan, fitur dan manfaat yang ia cari serta jumlah uang yang bersedia ia keluarkan untuk membeli. Jika anda mempunyai apa yang mereka inginkan maka mereka dapat langsung membelinya, saat itu juga tanpa banyak pertanyaan. Tipe ini sangat positif dan menyenangkan.
Contoh : Orang yang membeli pakaian, Orang yang membeli buku untuk menambah ilmu pengetahuannya.
3.      Pembeli Analitis
Yaitu tipe pembeli ini sangat detail dan penuh pertimbangan serta cenderung agak cerewet. Dalam menghadapi tipe pembeli seperti ini butuh kesabaran, karena mereka akan banyak bertanya untuk mengumpulkan data dan informasi yang lengkap sebagai sarana pengambilan keputusan. Mereka akan bersikap teliti dan membandingkan dengan produk atau jasa yang lain.
Contoh : Orang yang akan membeli handphone, mobil maupun rumah.
4.      Pembeli Penghubung
Yaitu tipe pembeli ini sangat peduli dengan apa yang akan dipikirkan atau dirasakan orang lain mengenai keputusan pembelian mereka. Mereka akan peduli bagaimana orang akan berespon terhadap pilihan mereka. Ia akan selalu berusaha membicarakan dulu dengan keluarga, teman dan relasinya sebelum mengambil keputusan pembelian. Biasanya mereka suka bertanya mengenai siapa saja yang pernah gunakan produk atau jasa yang kita tawarkan. Mereka suka berpikir panjang dan bisa tiba-tiba berubah pikiran saat ada orang yang memberi masukan negatif.
Contoh : Ibu yang membeli susu untuk anaknya pasti akan meminta pertimbangan keluarganya.
5.      Pembeli Penyetir
yaitu tipe ini kepribadiannya seperti direktur. Sangat terbuka, tergesa-gesa, tidak sabar, dan ingin langsung pada inti pembicaraan. Mereka selalu merasa sibuk dan tidak suka banyak basa-basi, jadi mereka ingin langsung tahu mengenai produk atau jasa kita dan berapa harganya lalu mengambil keputusan apakah akan membeli atau tidak.
Contoh : Orang yang membeli tas laptop, orang yang membeli computer.
6.      Pembeli Yang Senang Bersosialisasi
Yaitu tipe pembeli ini sangat ramah, menyenangkan, suka bicara dan berhubungan baik dengan sales. Kadang mereka terlalu cepat setuju dan membeli asal mereka sudah rasa senang sehingga tidak perhatikan hal-hal detail. Kalaupun mereka tidak ingin membeli mereka akan menolak secara halus bahkan membantu kita mencari pembeli lain.
Contoh : Orang yang membeli pajangan atau hiasan rumah.
7.      Pembeli Impulsif
Yaitu tipe pembeli yang melakukan pembelian tanpa direncanakan. proses pembelian yang dilakukan oleh konsumen timbul begitu saja saat ia melihat suatu barang atau jasa. Karena ketertarikannya, selanjutnya ia melakukan pembelian pada barang atau jasa yang bersangkutan.
Contoh : Anak kecil yang membeli cokelat atau ice cream.
8.      Pembeli Informatif
Yaitu tipe pembeli yang suka bertukar informasi dengan penjualnya atau memberi saran akan produk yang sering dipergunakan atau dibutuhkan.
Contoh : Pembeli yang akan membeli produk perhiasan.

PERBEDAAN KONSUMEN MENURUT  TUJUAN PEMBELIANNYA

1. Konsumen akhir (individual)
 yaitu konsumen yang terdiri atas individu dan rumah tangga yang tujuan pembeliannya adalah untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau untuk dikonsumsi.

2. Konsumen organisasional
 yaitu konsumen yang terdiri dari organisasi, pemakai industri, pedagang dan lembaga non!pro't yang tujuan pembeliannya adalah untuk memperoleh laba atau kesejahteraan anggotanya.
TIGA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KONSUMEN
1. konsumen Individu 
Pilihan merek dipengaruhi oleh kebutuhan konsumen, persepsi atas karakteristik  merek, dan sikap ke arah pilihan. Sebagai tambahan, pilihan merek dipengaruhi oleh demografi konsumen, gaya hidup, dan karakteristik personalia.
2.      Pengaruh Lingkungan
Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh budaya (norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan), kelas sosial (keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen), grup tata muka (teman, anggota keluarga, dan grup referensi) dan faktor menentukan yang situasional (situasi dimana produk dibeli seperti keluarga yang menggunakan mobil dan kalangan usaha).
3.      Marketing strategy
Merupakan variabel dimana    pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen. Variabel-variabelnya adalah barang, harga, periklanan dan distribusi yang mendorong konsumen dalam proses pengambilan keputusan. Pemasar harus mengumpulkan informasi dari konsumen untuk evaluasi kesempatan utama pemasaran dalam pengembangan pemasaran

Kesimpulan
bahwa perilaku konsumen merupakan tingkah laku atau proses yang dilakukan oleh individu, keluarga, lingkungan masyarakat, atau budaya yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, memuaskan dan menggunakan produk atau jasa yang diinginkan. Dengan faktor –  faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tersebut yang didapat dari pengalaman ataupun dipengaruhi lingkungan . Perilaku konsumen sebagai tingkah laku dari konsumen itu sendiri, dimana perlu pendekatan kepada konsumen agar konsumen mendapatkan kepuasan laten pada suatu produk atau jasa yang dijual produsen. pada pendekatan ini konsumen dalam mengkonsumsi sejumlah produk tertentu akan berusaha memaksimalkan kepuasan totalnya baik yang dapat diukur ataupun tidak. Elastisitas yang dibagi menjadi elastisitas permintaan dan penawaran dengan bentuk elastis, unitari, inelastis, tidak sempurna atau sempurna. Yang digunakandalam menentukan perubahan harga kenaikan/penurunan atas perubahan produk yang diminta atau yang ditawarkan untuk melihat kepekaan bahkan respon yang diberikan konsumen yang berhubungan dengan barang subtitusi dan komplementer.

Daftar pustaka
-          Indra, Pratama. 2017. Perilaku Konsumen. Academia. Indonesia.
-          Atiqullah, Muhammad Ghifari. 2017. Perilaku Konsumen. Academia. Indonesia.
-          Hatmoyo, Andreas Tri. 2015. Jurnal Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Suatu Barang. Wordpress. Indonesia.
-          Anwar, Chaerul. 2013. Macam macam Pembelian Konsumen. Anonim. Indonesia.
-          Coebanif. 2010. Makalah Perilaku Konsumen. Wordpress. Indonesia.
https://coebanif.wordpress.com/2010/05/25/makalah-perilaku-konsumen/