Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang
sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai
pekerja penuh atau lebih sejahtera.
Tampilkan postingan dengan label @B17-Alvin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @B17-Alvin. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Juli 2017
Senin, 10 Juli 2017
Tingkat Inflasi Di Sumatera Selatan
Menurut sindonews(2017), Ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun ini masih dihadapkan pada
tingkat inflasi yang meningkat, bahkan angkannya berada di atas inflansi
nasional. Kondisi ini harus segera dibenahi dengan beberapa langkah strategis.
Senin, 29 Mei 2017
Kredit Dan Pinjaman
Yang lebih mapan untuk kegiatan perbankan di Indonesia telah
dirumuskan dalam Undang – Undang Pokok Perbankan No. 7 Tahun 1992 yang
menyatakan bahwa kriteria adalah penyediaan uang / tagihan yang dapat
dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan / kesepakatan pinjam meminjam
antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk
melaksanakan dengan jumlah bunga sebagai imbalan(sarjanaku, 2012).
Pengertian
Kredit
Kredit merupakan suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan
seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan
membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan. UU No. 10 tahun 1998
menyebutkan bahwa kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat
dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam
meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk
melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Jika
seseorang menggunakan jasa kredit, maka ia akan dikenakan bunga tagihan(Wikipedia).
Istilah Kredit berasal dari bahasa latin yaitu credere yang
berarti kepercayaan, atau credo yang berarti saya percaya, artinya kepercayaan
dari kreditor (pemberian pinjaman) bahwa debitornya (penerima pinjaman) akan
mengembalikan pinjaman beserta bunganya sesuai dari perjanjian kedua belah
pihak(umum-pengertian, 2016).
Secara umum Pengertian Kredit adalah pemberian penggunaan
suatu uang atau barang kepada orang lain di waktu tertentu dengan jaminan atau
tanpa jaminan, dengan pemberian jasa atau bunga atau tanpa bunga(umum-pengertian,
2016).
Unsur-Unsur
Kredit
Menurut usaha-aku(2012),
Berikut ini merupakan unsur-unsur yang terdapat dalam kredit.
1. Kepercayaan
Keyakinan pihak bank selaku pemberi kredit terhadap prestasi
yang diberikan kepada nasabah debitur untuk melunasi cicilan sesuai jangka
waktu yang telah ditentukan.
2. Jangka Waktu
Adanya jangka waktu yang telah disepakati bersama mengenai
pemberian kredit oleh pihak bank dan pelunasan kredit oleh pihak nasabah
debitur.
3. Prestasi
Prestasi boleh dikatakan sebagai objek berupa bunga atau
imbalan yang telah disepakati bank dan nasabah debitur.
4. Risiko
Untuk menghindari risiko buruk dalam perjanjian kredit,
diadakan pengikatan angunan atau jaminan yang dibebankan pada pihak nasabah
debitur atau peminjam
Tujuan Dan
Fungsi Kredit
Menurut contohdanfungsi(2013), Pemberian fasilitas kredit
memilki beberapa tujuan yang tentunya tidak terlepas dari misi perusahaan
tersebut didirikan, menurut Kashmir (2008 : 105 ) tujuan pemberian kredit
anatara lain:
l. Mencari keuntungan
Tujuan utama pemberian kredit adalah untuk memperoleh
keuntungan, hasil keuntungan diperoleh dalam bentuk bunga yang diterima Bank
sebagai balas jasa.
2. Membantu usaha nasabah
Tujuan selanjutnya adalah membentu usaha nasabah yang
memerlukan dana, baik dana untuk investasi maupun dana untuk modal kerja,
dengan dana tersebut maka pihak nasabah akan dapat mengembangkan dan memperluas
usahanya.
3. Membantu pemerintah
Tujuan lain nya adalah membantu pemerintah dalam berbagai
bidang, bagi pemerintah semakin banyak kredit yang disalurkan, maka semakin
baik mengingat semakin banyak kredit adanya kucuran dana dalam rangka
peningkatan pembangunan diberbagai sektor terutama sektor rill.
Disamping
memiliki tujuan, pemberian fasilitas kredit juga memiliki fungsi antara lain:
Ø Untuk meningkatkan daya guna uang
Adanya kredit dapat meningkat kan daya guna. uang maksud nya
j ika uang hanya disimpan tidak akan menghasilkan sesuatu yang berguna, dengan
diberikann kredit, uang tersebut menjadi berguna untuk menghasilkan barang dan
jasa oleh penerima kredit.
Ø Meningkatkan peredaran dan lalu
lintas uang
Uang yang diberikan atau disalurkan akan beredar dari satu
wilayah ke wilayah lain nya sehingga, suatu daerah yang kekurangan uang dengan
memperoleh kredit maka daerah tersebut
akan memperoleh kredit maka daerah tersebut akan memperoleh tambahan uang dari
daerah lain nya.
Ø Meningkatkan daya guna barang
Kredit yang diberikan dapat digunakan oleh nasabah untuk
mengolah barang yang semula tidak betguna menjadi bexgkma atau betmanfaat.
Ø Meningkatkan peredaran barang
Adanya kredit dapat menambah atau memperlancar arus barang
dari satu wilayah ke wilayah lain nya, sehingga jumlah barang yang beredar dari
satu wilayah ke wilayah lain nya bertambah ataukredit dapat meningkatkan jumlah
barang yang beredar.
Ø Sebagai alat stabilitas ekonomi
Memberikan kredit dapat dikatakan sebagai alat stabilitas
ekonomi karena dengan adanya kredit yang diberikan akan menambah jumlah barang
yang diperlukan oleh masyarakat, kredit dapat memebantu mengekspor barang dari
dalam negeri keluar negeri sehingga dapat meningkat kan devisa Negara.
Ø Untuk meningkatkan kegairahan
berusaha
Bagi penerima kredit akan meningkat kan kegairahan berusaha,
terkhusus bagi nasabah yang memeilki modal pas - pasan dengan memeperoleh
kredit dapat memperbesar dan memperluas usahanya.
Ø Untuk meningkatkan pemerataan
pendapatan
Semakin banyak kredit yang dislaurkan, maka akan semakin baik
terutama dalam meningkatkan pendapatan.
Ø Untuk meningktakan hubungan
internasional
Dalam hal pinjaman internasional, pemberian kredit oleh
Negara lain akan meningkatkan kerjasama lain nya, sehingga tercipta perdamaian
dunia.
Macam-Macam Kredit
1. Manurut gurupendidikan(2016), Macam-Macam
Kredit Berdasarkan Kelembagaan
·
Kredit
Perbankan, yaitu jenis kredit yang diberikan kepada masyarakat oleh bank negara
atau swasta untuk suatu kegiatan usaha atau konsumsi
·
Kredit
Likuiditas, yaitu jenis kredit yang diberikan kepada bank-bank beroperasi di
Indonesia oleh bank-bank sentral yang berfungsi sebagai dana dalam membiayai
suatu kegiatan perkreditannya.
·
Kredit
Langsung, yaitu jenis kredit yang diberikan kepada suatu lembaga pemerintah
atau semi pemerintah (kredit program) oleh BI.
·
Kredit
Pinjaman Antarbank, yaitu jenis kredit yang diberikan oleh bank yang kelebihan
dana kepada bank yang kekurangan dana.
2. Manurut gurupendidikan(2016), Macam-Macam
Kredit Berdasarkan Jangka Waktu
§ Kredit Konsumtif, yaitu jenis kredit
yang digunakan dalam pemenuhan kebutuhan sendiri dan dengan keluarganya,
misalnya pada kredit mobil, dan rumah untuk dirinya dan keluarganya. Kredit
yang satu ini sangat tidak produktif
§ Kredit Modal Kerja atau Kredit
Perdagangan, yaitu jenis kredit yang digunakan untuk menambah suatu modal usaha
debitur. Kredit yang satu ini sangat produktif
§ Kredit Investasi, yaitu jenis kredit
yang digunakan dalam investasi produktif, tetapi baru mendapatkan hasilnya
dalam jangka waktu yang relatif lama. Kredit yang biasanya diberikan grace
period, misalnya seperti kredit perkebunan kelapa sawit dan lain sebagainya.
Daftar
Pustaka:
Ä Sarjanaku.2012.
pengertian-kredit.
http://www.sarjanaku.com/2012/12/pengertian-kredit-fungsi-unsur-macam.html.
(di akses 29 May 2017)
Ä gurupendidikan.2016.macam-macam
kredit. http://www.gurupendidikan.com/pengertian-tujuan-dan-macam-macam-kredit-beserta-10-fungsinya-terlengkap/.
(di akses 29 May 2017)
Ä umum-pengertian.
2016.
Pengertian
kredit secara umum. http://umum-pengertian.blogspot.nl/2016/08/pengertian-kredit-secara-umum-serta.html.
(di akses 29 May 2017)
Ä usaha-aku.
2012.
unsur-unsur
tujuan dan fungsi kredit. http://usaha-aku.blogspot.nl/2012/04/unsur-unsur-tujuan-dan-fungsi-kredit.html.
(di akses 29 May 2017)
Ä contohdanfungsi.2013.
tujuan
dan fungsi kredit. https://contohdanfungsi.blogspot.nl/2013/03/tujuan-dan-fungsi-kredit.html.
(di akses 29 May 2017)
Selasa, 23 Mei 2017
PEMAHAMAN INVESTASI
Pemahaman Investasi dan Contohnya | Definisi Investasi
Pengertian investasi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia dalam PSAK : adalah
suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan (accreation
of wealth) melalui distribusi hasil investasi (seperti: bunga, royalti, deviden
dan uang sewa), untuk apresiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi
perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan
perdagangan(notarisdanppat, 2013).
Pengertian Investasi
Investasi yang lazim disebut juga dengan istilah penanaman
modal atau pembentukan modal merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat
pengeluaran agregat. Tabungan dari sektor rumah tangga melalui
institusiintitusi keuangan akan mengalir ke sektor perusahaan. Apabila para
pengusaha menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang modal ,
pengeluaran tersebut dinamakan investasi. Umumnya investasi dibedakan menjadi
dua yaitu:
Investasi pada financial assets,
dilakukan di pasar uang, misalnya berupa sertifikat deposito, commercial paper,
surat berharga pasar uang, dan lainnya. Atau dilakukan di pasar modal, misalnya
berupa saham, obligasi, waran, opsi, dan lainnya
Investasi pada real assets,
diwujudkan dalam bentuk pembelian assets produktif, pendirian pabrik, pembukaan
tambang, dan pembukaan perkebunan(zonasiswa, 2014).
Investasi di Indonesia
Sekarang bangsa Indonesia sudah banyak berkembang termasuk
dalam bisnis dan keuangan, salah satunya investasi. Sudah banyak yang tertarik
dan terjun dalam dunia investasi, bukan untuk melipatgandakan kekayaan, namun
bertujuan untuk memikirkan masa depan. Fungsinya sama seperti tunjangan hari
tua atau juga kesehatan. Namun investasi dilakukan masuk kedalam rencana
sendiri, sehingga anda dapat mengatur keuangan anda baik sekarang atau masa
depan. Ada baiknya jika anda memiliki uang atau kekayaan lebih maka lakukan
investasi(notarisdanppat, 2013)..
Macam-Macam Investasi
Ada beberapa jenis atau macam investasi. Banyak orang yang
hanya tahu tentang investasi dan belum mengerti tentang investasi yang
sebenarnya. Supaya anda juga lebih tahu dan mengerti tentang investasi , Anda
bisa lebih tahu dan mengerti tentang investasi, anda bisa membaca beberapa
tulisan di bawah ini. Ada beberapa cara jenis atau macam investasi. Jenis atau
macam investasi ada di bawah ini. Dalam berinvestasi, secara umum ada dua macam
jenis aset, yaitu aset riil dan aset financial. Aset riil dan aset financial
sama-sama bisa dipertimbangkan sebagai sarana investasi dalam rangka mencapai
tujuan keuangan yang Anda inginkan(notarisdanppat, 2013).
TUJUAN INVESTASI
Menurut deden08m
(2011),Tujuan investasi: meningkatkan kesejahteraan investor.
1.
Untuk mendapatkan kehidupan yang
lebih layak di masa datang.
2. Mengurangi tekanan inflasi.
3. Dorongan
untuk menghemat pajak.
Tujuan investasi pada umumnya
untuk memenuhi kebutuhan (needs) dan/atau keinginan (wants) yang kita harapkan.
Pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut guna meningkatkan kualitas hidup dan
kehidupan keluarga kita. Untuk dapat mencapai kebutuhan dan keinginan tersebut
maka investasi merupakan salah satu solusi terbaik tentunya. Instrumen
investasi cukup luas dan beragaman jenisnya seperti saham, obligasi, reksadana
(mutual funds), logam mulia (emas), properti bahkan membuka bisnis riil
sendiri. Setiap instrumen investasi tentunya memiliki karakter yang berbeda
satu dengan instrumen lainnya baik imbal hasil maupun risikonya(yarsi,2009).
Daftar
Pustaka:
Senin, 17 April 2017
MASALAH EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)
Ekonomi
merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seiring
perkembangan zaman ,tentu kebutuhan terhadap manusia bertambah oleh karena itu
ekonomi secara terus-menerus mengalami pertumbuhan dan perubahan.
Senin, 10 April 2017
Persaingan Dalam Pasar Yang Sempurna (PERFECT COMPETITION)
Pasar persaingan sempurna (penerima
harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen
dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat
membedakan perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan
jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat
homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga
penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya
berperan sebagai peapakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B,
atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan
pengaruh terhadap penjualan produk. (Anonim, 2007)
Dalam pasar persaingan sempurna jumlah
perusahaan sangat banyak dan kemampuan setiap perusahaan dianggap sedemikian
kecilnya, sehinga tidak mampu mempengaruhi pasar. Beberapa karakteristik agar
sebuah pasar dapat dikatakan pasar persaingan sempurna yaitu :
1. Semua
perusahaan memproduksi barang/produk yang homogen. Produk yang homogen adalah
produk yang mampu memberikan kepuasan (utilitas) kepada konsumen tanpa perlu
mengetahui siapa produsennya.
2. Produsen
dan konsumen memiliki pengetahuan atau informasi yang sempurna. Para pelaku
ekonomi (konsumen dan produsen) memiliki pengetahuan sempurna tentang harga
produk dan input yang dijual sehingga konsumen tidak akan mengelami perlakuan
harga jual yang berbeda dari suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.
3. Output
sebuah perusahaan relative kecil dibandingkan dengan output pasar. Jumlah
output setiap perusahaan secara inividu dianggap relative kecil dibandingkan
dengan jumlah output seluruh perusahaan dalam industri.
4. Perusahaan
menerima harga yang ditentukan pasar dengan menjual produknya dengan berpatokan
pada harga yang ditetapkan pasar karena perusahaan tidak mampu mempengaruhi
harga pasar.
5. Semua
perusahaan bebas masuk dan keluar pasar, hal ini disebabkan oleh adanya faktor
mobilitasnya tidak terbatas dan tak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk
memindahkan faktor produksi.
CIRI-CIRI
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Terdapat banyak sekali pasar
persaingan sempurna di Indonesia, seperti penjualan beras, gandum, jagung, dan
bahan-bahan pangan lainnya. Berikut adalah ciri dan karakteristik pasar
persaingan sempurna (sayanda, 2016):
1. HOMOGENITAS
PRODUK
Barang yang
dihasilkan semua perusahaan sama (homogen) atau serupa. Kondisi ini membuat
pembeli sulit membedakan perusahaan penghasil produk dan tidak ada gunanya bagi
para produsen untuk bersaing.
2. PENJUAL DAN
PEMBELI MEMILIKI PENGETAHUAN SEMPURNA
Maksudnya
ialah baik penjual maupun pembeli sama-sama memiliki pengetahuan yang baik
tentang harga dan input produk yang dijual. Hal ini membuat penjual dan pembeli
tidak bisa mempengaruhi harga pasar.
3. PRODUSEN
MUDAH KELUAR-MASUK PASAR
Bila sebuah
perusahaan mengalami kerugian dan ingin meninggalkan industri, pilihan tersebut
mudah dilakukan. Begitu juga bila ada produsen yang ingin masuk dalam industri
yang cenderung sangat mudah. Tidak ada hambatan yang berarti akan hal ini.
4. HARGA
MURNI HASIL PENAWARAN DAN PERMINTAAN (SUPPLY AND DEMAND)
Perusahaan
tidak dapat semena-mena meningkatkan harga jual, karena harga jual murni hasil
dari banyaknya penawaran dan permintaan yang ada di pasar.
Menariknya, selama masih dalam
taraf normal, harga jual pada pasar persaingan sempurna bebas naik turun tanpa
campur tangan pemerintah.
NILAI PLUS
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Mengoptimalkan Efisiensi
Ada dua konsep efisiensi dari pasar persaingan sempurna,
yakni:
1. Efisiensi
produktif: Syarat mencapai efisiensi ini ialah semua tingkat produksi
menggunakan biaya minimum dan industri secara keseluruhan harus memproduksi
barang dengan biaya terendah.
2. Efisiensi
alokatif: Syarat mencapai efisiensi maksimum ialah harga setiap barang sama
dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut.
Dari pemahaman efisiensi tersebut bisa dijelaskan bahwa
keuntungan normal bisa didapatkan, asalkan biaya produksi minim dan
harga barang sama dengan biaya marjinal produksi barang.
v Kebebasan
Memilih dan Betindak
Tidak ada
konsentrasi kekuasaan pada pasar persaingan sempurna. Penjual tidak memiliki
banyak pilihan dalam menentukan variasi barang, sehingga kualitas dan harga barang
setiap penjual hampir sama.
Hal tersebut memberikan kebebasan untuk pembeli dalam memilih
barang yang diinginkan. Tidak ada yang bisa mempengaruhi harga yang cenderung
stabil. Nilai jual di pasaran juga cenderung yang termurah, karena banyaknya
penjual barang, sehingga para penjual tidak dapat meningkatkan harga jual (sayanda,
2016).
NILAI MINUS
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Ø Minim
Inovasi
Persamaan yang
terjadi antar produsen membuat penjual tidak terdorong untuk berkembang dan
berinovasi. Hal ini karena teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh
perusahaan lain. Tidak ada perbedaan dan keuntungan kekal, karena proses dan
hasilnya dibuat sama atau serupa.
Ø
Konflik Keadilan
Bagi konsumen, kualitas produk memang lebih terjamin karena semuanya tampak
sama dan serupa. Namun, ini juga membuat terbatasnya pilihan karena tidak
ada variasi.
Bagi produsen, ada konflik
keadilan yang terjadi di internal industri. Mulai dari perkara biaya hingga
distribusi pendapatan yang tak merata. Distribusi pendapatan menentukan bentuk
dan penggunaan sumber daya yang efisien. Bila tak merata, maka penggunaan akan
lebih banyak digunakan oleh golongan kaya saja (sayanda, 2016).
KARAKTERISTIK
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Menurut ikachan22 (2016), Pasarpersaingansempurnamemilikikarakteristikkhusus,
di antaranyasebagaiberikut...
g Homogenitas
produk,yang dimaksud dengan produk yang homogen adalah produk yang mampu
memberikan kepuasan(utilitas)kepada konsumen tanpa perlu mengetahui siapa
produsennya. Konsumen tidak membeli merek barang tapi kegunaan barang. Karena
itu semua semua perusahaan dianggap mampu memproduksi barang dan jasa dengan
kualitas dan karakteristik yang sama.
g Pengetahuan
sempurna,para pelaku ekonomi(konsumen dan produsen)memiliki pengetahuan
sempurna tentang harga produk yang di jual. Dengan demikian konsumen tidak akan
mengalami perlakuan harga jual yang berbeda dari suatu perusahaan dengan
perusahaan lainnya. Dari siapapun produk dibeli, harga yang berlaku adalah
sama. Demikian halna dengan perusahaan hanya akan menghadapi satu harga yang
sama dari berbagai pemilik faktor produksi.
g Perusahaan
menerima harga yang ditentukan pasar, perusahaan menjual produknya dengan
berpatokan pada harga yang ditetapkan pasar. Karena secara individu perusahaan
tidak mampu mempengaruhi harga pasar yang dapat dilakukan perusahaan adalah
menyesuaikan jumah output untuk mencapai harga maksimum.
g Bebas
keluar-masuk pasar, dalam pasar persaingan sempurna faktor produksi
mobilitasnya tidak terbatas dan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk
memindahkan faktor produksi. Pengertian mobilitas mencakup pengertian geografis
dan antarpekerja. Maksudnya, faktor produksi seperti tenaga kerja mudah
dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya atau dari satu pekerjaan ke
pekerjaan lainny, tanpa biaya. Hal tersebut menyebabkan perusahaan leluasa
untuk keluar-masuk pasar. Jika perusahaan tertarik di satu industri(dalam
industri masih memberikan laba), dengan segera dapat masuk. Bila tak tertarik
lagi atau gagal, dengan seger dapat keluar.
PEMAKSIMUMAN KEUNTUNGAN
JANGKA PENDEK
Menurut –mr (2016) Dalam
bagian ini secara serentak akan ditunjukan contoh angka tentang biaya produksi,
hasil penjualan dan penentuan keuntungan. Dalam contoh ini akan ditunjukan:
(i)
cara menghitung biaya total, biaya rat-rat dan biaya
marjinal,
(ii) cara
menghitung hasil penjualan total, penjualan rata-rata dan penjualan marjinal,
(iii) menunjukan
caranya sesuatu perusahaan menentukan tingkat produksi yang akan memaksimumkan
keuntungannya.
Sebelum hal-hal yang dinyatakan
diatas ditunjukan dan diterangkan, akan dirumuskan dengan cara untuk menentukan
pemaksimuman keuntungan oleh suatu perusahaan.
Karakteristik pasar persaingan sempurna, antara lain sebagai
berikut:
1. Terdapat banyak penjual dan pembeli. Kondisi ini menyebabkan
pembeli maupun penjual tidak dapat mempengaruhi harga. Penentuan harga
didasarkan pada kekuatan permintaan dan penawaran atau mekanisme pasar. Jadi,
penjual dalam pasar persaingan sempurna merupakan penerima harga atau price
taker.
2. Barang yang diperjualbelikan sifatnya homogen. Barang
yang diperjualbelikan di pasar ini merupakan barang substitusi untuk barang
dari produsen lain. Sifat ini menunjukkan bahwa tidak ada ketergantungan
terhadap satu penjual saja sehingga pembeli bebas memilih untuk membeli di
penjual mana pun.
3. Adanya kebebasan dari produsen untuk membuka atau
menutup usaha. Pada prinsipnya, suatu usaha dilakukan dengan tujuan untuk
memperoleh laba. Jika laba yang diperoleh banyak, produsen akan terus
mengembangkan usahanya. Namun, jika kegiatan usahanya mengalami kerugian,
produsen kemungkinan akan berpindah ke jenis usaha lain.
4. Adanya kemudahan dari pelaku pasar untuk memperoleh
informasi mengenai pasar. Pembeli dan penjual mempunyai pengetahuan yang luas
tentang pasar baik harga, kualitas, dan kuantitas barang. Kondisi ini
menyebabkan terjadinya titik keseimbangan atas harga barang yang
diperjualbelikan di pasar.
5. Tidak adanya hambatan buatan terhadap pergerakan
harga (tidak ada campur tangan pemerintah). Hal ini terjadi karena pergerakan
harga ditentukan oleh kekuatan pasar, yaitu interaksi antara permintaan dan
penawaran. Contoh hambatan buatan adalah kebijakan pemerintah dan pengaruh
perusahaan tertentu. (yuniaryuni17, 2015)
Daftar
Pustaka
# Anonim.
2007. Pasar persaingan sempurna. https://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_persaingan_sempurna
. (di akses 10 April 2017)
# ikachan22.
KARAKTERISTIK PASAR PERSAINGAN SEMPURNA. http://ikachan22.blogspot.nl/2016/11/makalah-pasar-persaingan-sempurna.html.
(di akses 10 April 2017)
# sayanda.
2016. NILAI PLUS PASAR PERSAINGAN SEMPURNA . http://pasarpersaingansempurna-mr.blogspot.nl/2016/03/pasar-persaingan-sempurna.html
.(di akses 10 April 2017)
# -mr. 2016. PEMAKSIMUMAN KEUNTUNGAN JANGKA
PENDEK. http://pasarpersaingansempurna-mr.blogspot.nl/2016/03/pasar-persaingan-sempurna.html
.(di akses 10 April 2017)
Kamis, 06 April 2017
Pengertian Produksi
Catatan : Copas dari http://www.artikelsiana.com/2015/09/pengertian-produksi-faktor-faktor.html
Sama dengan @B38
Pengertian Produksi,
Faktor-Faktor, Proses, & Tujuannya|Secara Umum, Pengertian Produksi adalah suatu
kegiatan untuk menciptakan/menghasilkan atau menambah nilai guna terhadap suatu
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan oleh orang atau badan (produsen).
Senin, 20 Maret 2017
Proses Pembentukan Perilaku Konsumen
Perkembangan dunia usaha saat ini dengan diberlakukannya perdagangan
bebas memberikan dampak semakin ketatnya persaingan usaha, hal ini menuntut
para pelaku usaha untuk lebih jeli dan tajam di dalam melihat peluang yang ada
dan melihat perilaku konsumen yang menjadi sasaran pasarnya.
Selasa, 14 Maret 2017
Mengatasi Kerugian Dalam Pasar
@B17-Alvin
Tidak selamanya usaha yang di jalani yang membawa keuntungan tetap menguntungkan selamanya.Kerugian juga akan mengiringi perjalanan usaha dan bermasalah pada keuangan usaha tersebut.
Tidak selamanya usaha yang di jalani yang membawa keuntungan tetap menguntungkan selamanya.Kerugian juga akan mengiringi perjalanan usaha dan bermasalah pada keuangan usaha tersebut.
Selasa, 07 Maret 2017
Langganan:
Postingan (Atom)




