.

Tampilkan postingan dengan label @TEB-01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @TEB-01. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Mei 2017

MENGAPA BELAJAR ILMU EKONOMI PENTING ?


Pendahuluan
Ilmu ekonomi merupakan studi tentang bagaimana masyarakat memilih penggunaan sumber-sumber daya produktif langka yang mempunyai beberapa alternatif penggunaan, untuk menghasilkan berbagai jenis komoditi, dan mendistribusikannya kepada berbagai kelompok.

Minggu, 16 April 2017

Masalah Pokok Ekonomi




Teori-teori mulai muncul untuk mencoba mengidentifikasi maslah ekonomi apakah yang sebenarnya yang dihadapi manusia di muka bumi ini. Secara umum ada dua buah teori umum yang mencoba untuk menjelaskan permasalahan yang ada dalam ekonomi, yaitu pokok masalah ekonomi secara klasik dan modern.

1.         Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Pokok maslaah ekonomi klaskik merupakan bahasan teori ekonomi klasik. Teori ini berdasarkan pemikiran Adam smith, David Ricardo, dan Jhon Stuart Mill yang mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya  masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kesejahteraan (kemakmuran), dalam hal ini amat menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi.
Masalah ekonomi klasik adalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana. Pada dasarrnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal, yaitu kemakmuran. Pemecahan masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran dpat dicapai. Yang disebut sebagai kemakmuran adalah situasi dimana semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia telah tersedia. Apabila dirincikan masalah ekonomi klasik dilihat dari segi produksi, distibusi, dan konsumsi
a.       Masalah Produksi
Permasalahan produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibutuhkan masyarakat banyak.
b.      Masalah distribusi
Maslah distribusi terletak pada bagamana supaya benda-benda pemuas kebutuhan bisa sampai ke tangan konsusmen yang membutuhkannya. Seperti yang telah diketahui , barang dan jasa yang tidak sampai ke tangan konsumen yang tepat, tidak ada nilai gunanya, dan tidak dpaat memuasakan kebutuhan.
c.       Masalah Konsumsi
Maslaah konsumsi menyangkut  masalah apakah benda pemuas kebutuahn yang diproduksi memang benda  yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang  yang diproduksi haruslah barang yang tepat, yaitu barang yang memang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.
2.         Pokok Masalah Ekonomi Modern
Pokok permaslaaan ekonomi modern terangkum dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan. Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, dan for whom tersebut. Walaupun setiap masyarakat menghadapi pertanyaan yang sama, namun cara mengatasinya berbeda. Perbedaan cara ini lah yang melahirkan sejumlah sistem ekonomi.
Kita dapat mendefinisikan empat maslaah fundamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern.
a.       Apa (What)
Barang dan jasa apa saja yang akan  diproduksi dan dalam jumlah bera, harus ditentukan. Dari sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi!. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.
b.      Bagaimana (How)
Dengan cara bagamana proses produksi akan dilakukan? Apakah akan mendatangkankeuntungan yang besar? Apabila terdapat barang modal berupa bangunan apakah akan dijadikan kantor atau gudang? Bila  terdapat sebidang tanah apakah akan digunakan? Ditanami padi, jagung, atau tebu?.
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu harus dijawab dengan bijaksana. Salah melakukan produksi akan berakibat pada kerugiaa, Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan kerugian, karena aktivitas produksi membutuhkan biaya.
Dengan cara bagaimana (who) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya  apa saaja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, dan seberapa besar skala produksinya. Hai ini dibutuhkan dalam  rangka penyesuaian perkembangan zaman. Beberapa faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini yaitu:
–          Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan
–          Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan
–          Penentuan teknologi yang digunakan
–          Pertimbangan faktor eksternal: harga, perekonomian, suku bunga, biaya produksi, inflasi, valuta asing dan lain-lain.
c.       Siapa pelalu Produksi (Who)
Di zaman modern,  banyak pihak yang bisa melakukan produksi seperti, pemerintah, swasta, atau koperasi. Inilah salah satu modernisasi, yaitu spesialisasi. Spesialisasi berarti setiap pihak memiliki keterampilan dan keahlian khusus  yang tidak dimiliki pihak lain.
Pertimbangan mengenai pelaku produksi merupakan hal yang penting  karena setiap pihak memiliki kelebihan untuk memproduksi lebih baik.
d.      Untuk siapa (For Whom)
Untuk siapa (for whom) barang di produksi apakah untuk segmen pasar tertentu, atau  masyarakat umum.
Menghadapi masalah pokok ekonomi tersebut, bagaimana kita memecahkan pokok persoalan itu?
Secara garis besar, kita mengenal empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Keempat sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi campuran.

–
Sistem Ekonomi Tradisional 
Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya.
Dalam sistem ini segala barang dan jasa yang diperlukan, dipenuhi sendiri oleh masyarakat itu sendiri. Tentunya Anda akan bertanya apa tugas pemerintah dalam sistem ekonomi tradisional ini?
Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah hanya terbatas memberikan perlindungan dalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertiban umum. Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitu masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat.
Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan.
–
Sistem Ekonomi Terpusat 
Pada sistem ekonomi ini, pemerintah bertindak sangat aktif, segala kebutuhan hidup termasuk keamanan dan pertahanan direncanakan oleh pemerintah secara terpusat. Pelaksanaan dilakukan oleh daerah-daerah di bawah satu komando dari pusat.
Dengan demikian, masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi, semuanya diatur oleh pemerintah secara terpusat. Kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi dibatasi sehingga inisiatif perorangan tidak dapat berkembang.
Pada umumnya sistem ekonomi terpusat ini diterapkan pada negara-negara yang menganut paham komunis. Namun karena kurang sesuai dengan aspirasi rakyat, akhir-akhir ini sudah ditinggalkan.
–
Sistem Ekonomi Pasar 
Pada sistem ekonomi pasar, kehidupan ekonomi diharapkan dapat berjalan bebas sesuai dengan mekanisme pasar.
Siapa saja bebas memproduksi barang dan jasa, sehingga mendorong masyarakat untuk bekerja lebih giat dan efisien. Dengan demikian bagi produsen memungkinkan memperoleh laba sebesar-besarnya. Jika barang atau jasa dapat dipasarkan, pada akhirnya produsen akan menyesuaikan dengan keinginan dan daya beli konsumen.
Salah satu ciri sistem ekonomi pasar adalah berlakunya persaingan secara bebas. Akibatnya yang kuat bertambah kuat, sedang yang lemah semakin terdesak tidak berdaya. Untuk mengatasi keadaan itu pemerintah ikut campur tangan melalui peraturan perundang-undangan yang dianggap perlu, sehingga terbentuk sistem ekonomi pasar yang terkendali, bukan ekonomi bebas lagi.
–
Sistem Ekonomi Campuran 
Sistem ekonomi campuran pada umumnya ditetapkan pada negara-negara berkembang. Dalam sistem ini sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui. Hal ini berarti di samping sektor swasta, terdapat pula badan perencana negara yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi.
Sistem ekonomi campuran ini dasarnya merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.


Sumber:


Senin, 20 Maret 2017

Permintaan & Kenaikan BBM di Indonesia


@B03-Rian

Oleh : Rian Fitriansyah

Abstrak

Meningkatnya ketergantungan gaya hidup masyarakat terhadap sarana transportasi mengakibatkan kebutuhan dan permintaan akan bahan bakar minyak (BBM) terus meningkat.

Minggu, 19 Maret 2017

Pemahaman Ilmu Ekonomi


Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

Selasa, 14 Maret 2017

Analisis Permintaan dan Penawaran Kedelai di Indonesia

@B03-Rian

Oleh : Rian Fitriansyah

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui permintaan dan penawaran kedelai di Indonesia, juga faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan dan penawaran kedelai tersebut.

Kegagalan Pasar dan Intervensi Pemerintah

@B20-Joko

Yang dimaksud dengan kegagalan pasar adalah ketidakmampuan dari suatu perekonomian pasar untuk berfungsi secara efisien dan menimbulkan keteguhan dan pertumbuhan ekonomi.

Senin, 13 Maret 2017

Peran dan Tujuan Ilmu Ekonomi


@B26-Hariadi

Oleh: Hariadi Adha Putra Rieswanto

Pengertian ilmu ekonomi adalah bidang yang mempelajari tentang perilaku seseorang dan masyarakat tentang bagaimana memilih untuk menggunakan sumber-sumber terbatas
dengan atau tanpa uang menggunakan alternatif terbaik untuk menghasilkan barang dan jasa

Kamis, 09 Maret 2017

BELAJARLAH ILMU EKONOMI

Oleh : Khoirul Amin


Mengapa kita harus mempelajari ilmu ekonomi ?
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat membuat pilihan (dengan atau tanpa uang) ilmu ini

Rabu, 08 Maret 2017

Pentingnya Ekonomi Industri

@B21-Ferdias

Ilmu Ekonomi industri merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempunyai pokok bahasan tentang perilaku firm dalam suatu industri serta dampaknya terhadap industri dan konsumen.

Selasa, 07 Maret 2017

RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI

Pengertian

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari suatu hubungan individu dengan masyarakat membuat pilihan (dengan atau tanpa uang) menggunakan narasumber yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan manusia yang relative tidak terbatas.

Pengertian Ilmu Ekonomi

@B29-Thoriq

Oleh:  THORIQ EL HABIBI

PENGERTIAN ILMU EKONOMI

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia  Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Istilah ‘ekonomi’ berasal dari bahasa Yunani oikonomia, yaitu gabungan kata oikos-nomos. Oikos berarti rumah tangga, sedangkan nomos berarti aturan. Oikonomia mengandung arti aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.

Ekonomi Sebagai Ilmu Penunjang Teknik Industri

@B18-Edi
Mind Map


oke guys, ini adalah pertama kalinya gue nulis artikel dan gue akan mencoba membahas tentang ilmu ekonomi di dalam teknik industri. Sebelum gue masuk ke dalam pembahasan. Ada yang tau apa itu ilmu ekonomi? Apa fungsinya di dalam teknik industri? Nah buat kalian yang belum tau dan ingin menambah wawasan kalian tentang ilmu ekonomi industri, silahkan baca nih artikel.

Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang alokasi sumber daya secara optimal untuk mencapai kemakmuran rakyat atau masyarakat.

Masalah Pokok Ekonomi Modern dan Ekonomi Klasik

@B17-Alvin

Masalah ekonomi muncul karena pertemuan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas melawan sumber daya yang terbatas. Yang intinya, masalah ekonomi adalah bagaimana menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan sebaik-baiknya.

Tentang Ilmu Ekonomi

@B16-Lukman


Pengertian Ilmu Ekonom

merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, aspek-aspek yang dikaji meliputi sistem produksi,

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli


@B28-Syafiq

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

Senin, 06 Maret 2017

YUKK BELAJAR ILMU EKONOMI DIRUMAH

sekarang jaman sudah berubah yang awalnya semuanya serba manual dan ribet . sekarang dengan adanya internet semua bisa di akses berupa dengerin lagu nonton video ataupun membaca buku online.

nah kali ini saya mau sharing nih mengenai ILMU EKONOMI.
+
+
+
cek this out.

Materi :
Pengertian Ilmu Ekonomi
Ruang lingkup Ekonomi
Masalah – masalah ekonomi

Bismillahirahmanirrahim.
tak mungkin ilmu ekonomi hadir sebelum ada yang menemui tentang ilmu tsb pada awalnya. maka dari itu, ada beberapa ahli yang mengemukakan tentang pengertian ilmu ekonomi itu sendiri, diantaranya :

1.MENURUT MEL VILYE J ULMER:
Ilmu Ekonomi Yaitu: Ilmu Pengertahuan Tentang Kegiatan – Kegiatan Manusia Yang Berhubungan Dengan Proses Produksi, Distreibusi Dan Konsumsi.
Membicarakan Tentang Kegiata Manusi Mencakup Proses Produksi, Distreibusi Dan Konsumsi.
2.MENURUT OSCAR LANGEN:
Ilmu Ekonomi Yaitu: Mempelajari Tata Administrasi Dari Resources Sedemikian Rupa Sehingga Dapat Digunakan Bagi Kehidupan Manusia Sebaik-Baiknya.
Membicarakan Tentang Pengolahan Sumberdaya Agar Bermanfaat Bagi Kehidupan Manusia
3.MENURUT ALBERT L MEYERS:
Ilmu Ekonomi Yaitu: Ilmu Pengetahuan Yang Mempersoalkan Kebutuhan Dan Pemuas Kebutuhan Manusia. Membicarakan Tentang Cara Bagai Mana Kebutuhan Dan Pemuas Kebutuhan Manusia Dapat Terpenuhi
4.MENURUT PROF. DR. J.L MEY JR.:
Ilmu Ekonomi Yaitu: Ilmu Pengetahuan Yang Mempelajari Usaha Manusia Kearah Kemakmuran.
Membicarakan Tentang Usaha Yang Dilakukan Manusia Untuk Mandapatkan Kemakmuran.
5.MENURUT LIONEL ROBBINS :
Ilmu Ekonomi Yaitu:Ilmu Pengetahuan Yang Mempelajari Tingkalaku Manusia Dalam Hubunganya Pemenuhan Kebutuhan Yang Langka.
Membicarakan Tentang Usahan Yang Dilakukan Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhannya Yang Langka.

jadi ,apabila disimpulkan dari ke 5 ungkapan ahli diatas , bisa kita ketahui bahwa Ilmu Ekonomi Yaitu: Suatu Ilmu Yang Mempelajari Tentang Tingkalaku Manusia Dalam Mengelola Dan Memanfaatkan Sumberdaya Alam Sehingga Dapat Memenuhi Dan Memuaskan Kebutuhan Sehari-Harinya.

dalam ilmu ekonomi dibagi menjadi 2 ruang lingkup bahasan. diantaranya :
EKONOMI MIKRO

Ekonomi Mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari bagian-bagian kecil (aspek individual) dari keseluruhan kegiatan perekonomian. so, inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
1)         mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber, dan
2)         mencapai kepuasan yang maksimum.


EKONOMI MAKRO

Ekonomi Makro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan (agregate) berkaitan dengan penggunaan faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan . nahh jadi  ekonomi makro sering dinamakan sebagai teori pendapatan (income theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi makro antara lain membahas masalah
1)         sisi permintaan agregate dalam menentukan tingkat kegiatan ekonomi, dan
2)         pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi      kegiatan ekonomi yang diinginkan.







nah setelah mengenai pengertian dari Ilmu ekonomi itu sendiri, seperti hukum segala sesuatu akan selalu ada masalah termasuk dalam bidang ilmu sekalipun. dan untuk ilmu ekonomi , yang pernah terjadi sampe saat ini itu dibagi menjadi 2 pokok bidang ,yaitu :

++ Pokok Masalah Ekonomi Klasik
++ Pokok Masalah Ekonomi Modern


+ Pokok Masalah Ekonomi Klasik.

singkatnya Maslah ekonomi klasik adalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana.

pada pokok ini meliputi ;

a. Masalah Produksi

Permasalahan produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibutuhkan masyarakat banyak.

b. Masalah distribusi

Maslah distribusi terletak pada bagamana supaya benda-benda pemuas kebutuhan bisa sampai ke tangan konsusmen yang membutuhkannya.

c. Masalah Konsumsi

Masalah konsumsi menyangkut masalah apakah benda pemuas kebutuahan yang diproduksi memang benda yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang yang diproduksi haruslah barang yang tepat, yaitu barang yang memang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.


+ Pokok Masalah Ekonomi Modern


jelas pokok masalah ini adalah yang ada pada era sekarang , tapi untuk lebih jelasnya pokoknya ini menjelaskan secara detail bagaimana masalah bisa terjadi:



a. Apa (What)

Barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah bera, harus ditentukan. Dari sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi!. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.

b. Bagaimana (How)

Dengan cara bagamana proses produksi akan dilakukan? Apakah akan mendatangkankeuntungan yang besar? Apabila terdapat barang modal berupa bangunan apakah akan dijadikan kantor atau gudang? Bila terdapat sebidang tanah apakah akan digunakan? Ditanami padi, jagung, atau tebu?.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu harus dijawab dengan bijaksana. Salah melakukan produksi akan berakibat pada kerugiaa, Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan kerugian, karena aktivitas produksi membutuhkan biaya.

Dengan cara bagaimana (who) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saaja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, dan seberapa besar skala produksinya. Hai ini dibutuhkan dalam rangka penyesuaian perkembangan zaman. Beberapa faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini yaitu:

– Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan

– Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan

– Penentuan teknologi yang digunakan

– Pertimbangan faktor eksternal: harga, perekonomian, suku bunga, biaya produksi, inflasi, valuta asing dan lain-lain.

c. Siapa pelalu Produksi (Who)

Di zaman modern, banyak pihak yang bisa melakukan produksi seperti, pemerintah, swasta, atau koperasi. Inilah salah satu modernisasi, yaitu spesialisasi. Spesialisasi berarti setiap pihak memiliki keterampilan dan keahlian khusus yang tidak dimiliki pihak lain.

Pertimbangan mengenai pelaku produksi merupakan hal yang penting karena setiap pihak memiliki kelebihan untuk memproduksi lebih baik.

d. Untuk siapa (For Whom)



Untuk siapa (for whom) barang di produksi apakah untuk segmen pasar tertentu, atau masyarakat umum.

Dalam kenyataannya ternyata di indonesia masih saja banyak yang mengalami masalah ekonomi diantaranya :

1. Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
2. Kemiskinan
3. Pengangguran
4. Kesenjangan Penghasilan
5. Inflasi
6. Hutang Luar Negeri
7. Defisit Anggaran
8. Ketidakmampuan Industrial
9. Ketidakmampuan Mengelola Sumber Daya Manusia
10. Penguasaan Iptek yang Kurang
11. Korupsi
12. Masalah Pangan
13. Pembangunan yang Cenderung Tersentralisasi

Sumber :

Ilmu Ekonomi, Berbeda Dengan Ilmu Akuntansi!



@B38-Anna
Oleh : Anna Lusiana
Manusia adalah makhluk yang serba terbatas. Tidak semua cita-cita serta keinginan kita dapat terpenuhi dan tercapai.

Mengenal Ekonomi Industri

PENGERTIAN ILMU EKONOMI INDUSTRI

Ilmu Ekonomi industri merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempunyai pokok bahasan tentang perilaku firm dalam suatu industri serta dampaknya terhadap industri dan konsumen.

Permasalahan Ekonomi yang Ada Di Indonesia

@A35-Varatri

Oleh : Varatri apriliani

Permasalahan ekonomi merupakan sebuah hal yang penting yang dapat menentukan bahwa negera tersebut sudah maju atau tidak. Jika sebuah negara bisa memperkecil permasalahan ekonomi yang ada dinegaranya, maka negara tersebut akan menjadi negara yang makmur dan maju.