Tampilkan postingan dengan label @A28-Herdikma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A28-Herdikma. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Juli 2017
Kamis, 08 Juni 2017
Inflasi
Pengertian inflasi adalah suatu keadaan perekonomian dimana harga-harga secara umum mengalami kenaikan dalam waktu yang panjang. Kenaikan harga yang bersifat sementara seperti kenaikan harga pada masa lebaran tidak dianggap sebagai inflasi, karena disaat setelah masa lebaran, harga-harga dapat turun kembali. Inflasi secara umum dapat terjadi karena jumlah uang beredar lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi merupakan suatu gejala ekonomi yang tidak pernah dapat dihilangkan dengan tuntas. Usaha-usaha yang dilakukan biasanya hanya sampai sebatas mengurangi dan mengendalikannya.
Penyebab Inflasi
Inflasi disebabkan oleh kenaikan permintaan dan kenaikan biaya produksi. Penjelasan lebih lanjut untuk kedua penyebab inflasi tersebut adalah sebagai berikut.
a. Inflasi karena kenaikan permintaan (Demand Pull Inflation)
Inflasi seperti ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan untuk beberapa jenis barang. Dalam hal ini, permintaan masyarakat meningkatkan secara agregat (aggregate demand). Peningkatan permintaan ini dapat terjadi karena peningkatan belanja pada pemerintah, peningkatan permintaan akan barang untuk diekspor, dan peningkatan permintaan barang bagi kebutuhan swasta. Kenaikan permintaan masyarakat (aggregate demand) ini mengakibatkan harga-harga naik karena penawaran tetap.
b. Inflasi karena biaya produksi (Cos Pull Inflation)
Inflasi seperti ini terjadi karena adanya kenaikan biaya produksi. Kenaikan pada biaya produksi terjadi akibat karena kenaikan harga-harga bahan baku, misalnya karena keberhasilan serikat buruh dalam menaikkan upah atau karena kenaikan harga bahan bakar minyak. Kenaikan biaya produksi mengakibatkan harga naik dan terjadilah inflasi.
c. Inflasi karena jumlah uang yang beredar bertambah
Teori ini diajukan oleh kaum klasik yang mengatakan bahwa ada hubungan antara jumlah uang yang beredar dan harga-harga. Bila jumlah barang itu tetap, sedangkan uang beredar bertambah dua kali lipat maka harga akan naik dua kali lipat. Penambahan jumlah uang yang beredar dapat terjadi misalnya kalau pemerintah memakai sistem anggaran defisit. Kekurangan anggaran ditutup dengan melakukan pencetakan uang baru yang mengakibatkan harga-harga naik.
Selasa, 30 Mei 2017
Money
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional
didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum.
Senin, 22 Mei 2017
Pemahaman Investasi
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa
pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi.
Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan
suatu harapan mendapatkan keuntungan pada
masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. (Wikipedia)
Manfaat investasi:
1. Potensi Penghasilan Jangka Panjang
Secara historis, investasi yang memiliki beberapa risiko
modal—entah itu risiko default pada obligasi korporasi, atau risiko penurunan
harga saham—telah memberi banyak manfaat pada para investor. Tentu saja tidak
ada jaminan mengenai hal ini. Jadi, walaupun uang tunai memang lebih aman
dibandingkan saham, pada jangka panjang saham bisa menghasilkan potensi
pertumbuhan yang signifikan. Plus, setiap volatilitas di pasar saham
kadang-kadang dapat merupakan peluang bagi manajer investasi yang ingin membeli
saham murah.
2. Mengungguli Inflasi
Agar tabungan Anda bisa tumbuh secara nyata dari waktu ke
waktu, tabungan tersebut perlu mendapatkan tingkat pengembalian setelah pajak
yang lebih besar daripada tingkat inflasi. Dengan suku bunga rendah seperti
saat ini, menemukan rekening tabungan yang memberikan pengembalian di atas
tingkat inflasi bisa sangat sulit sehingga sangat layak bagi Anda
mempertimbangkan investasi yang memiliki potensi untuk mengalahkan inflasi.
3. Memberikan Penghasilan Tetap
Jika Anda mendekati atau berada di masa pensiun, Anda akan
mencari penghasilan tetap untuk biaya hidup sehari-hari. Berbagai investasi
termasuk, ekuitas, obligasi dan properti dapat memberikan tingkat penghasilan
yang tetap dan menarik, yang seringkali lebih tinggi dari tingkat inflasi.
4. Bisa Menyesuaikan Dengan Perubahan Kebutuhan
Portofolio investasi dapat dirancang untuk mencapai tujuan
yang berbeda saat Anda menjalani hidup. Misalnya, sikap Anda terhadap risiko
dapat berubah saat Anda menjadi lebih tua, dan dengan perencanaan yang matang,
sangat mungkin bagi Anda untuk menyesuaikan portofolio Anda agar bisa sesuai
dengan perubahan tujuan Anda.
Jika Anda memiliki jangka waktu yang panjang untuk
investasi, Anda mungkin ingin berinvestasi pada jenis investasi yang potensi
pertumbuhan atau berinvestasi di sektor yang lebih berisiko seperti ekuitas
swasta di mana tabungan Anda bisa mempengaruhi fluktuasi pasar jangka pendek.
Jika Anda mendekati pensiun, Anda mungkin lebih ingin berinvestasi pada
investasi yang lebih berfokus pada pendapatan.
5. Anda Bisa Berinvestasi Sesuai Dengan Keadaan Keuangan
Anda
Keadaan keuangan Anda akan berubah dari waktu ke waktu,
tetapi Anda dapat mengubah cara Anda berinvestasi sesuai dengan hal tersebut.
Jika Anda punya uang, Anda bisa langsung berinvestasi karena semakin cepat Anda
memulai, semakin lama investasi Anda akan berkembang. Atau, investasi dengan
jumlah yang rutin setiap bulannya dapat membantu mengatasi fluktuasi kinerja
pasar modal. Hal ini bisa sangat bermanfaat dalam pasar yang bergejolak.
Proses Investasi
Proses investasi menunjukkan bagaimana seharusnya seorang investor membuat keputusan investasi pada efek-efek yang bisa dipasarkan , dan kapan dilakukan. Untuk itu diperlukan tahapan sebagai berikut.
Proses investasi menunjukkan bagaimana seharusnya seorang investor membuat keputusan investasi pada efek-efek yang bisa dipasarkan , dan kapan dilakukan. Untuk itu diperlukan tahapan sebagai berikut.
a. Menentukan
tujuan investasi
b. Melakukan analisis
Investor
c. Melakukan
pembentukan portofolio
d. Melakukan evaluasi
kinerja portofolio
e. Melakukan revisi
kinerja portofolio
Kesimpulan
Investasi adalah penggunaan suatu aktiva untuk pertumbuhan
kekayaan (accreation of wealth) melalui distribusi hasil investasi (seperti
bunga, royalti,dividen dan uang sewa) untuk apresiasi nilai investasi, atau
untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang
diperoleh melalui hubungan perdagangan.
Daftar Pustaka:
-Anonim. 2016. Makalah Investasi. Indonesia. Tugas Makalah. http://www.tugasmakalah.com/2016/03/makalah-investasi.html
-Anonim. 2017. Investasi. Indonesia. Wikipedia.
-Anonim.2017. Pengertian Investasi dan Proses Investasi. http://www.tongkis.com/2015/10/pengertian-investasi-dan-proses-investasi.html
-Lukman. Muhammad. 2016. Makalah Teori Investasi.http://terjadoel.blogspot.co.id/2016/04/makalah-teori-investasi.html
Rabu, 10 Mei 2017
KONSUMSI
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa
yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga,
orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
(Wikipedia)
Senin, 17 April 2017
Perekonomian Kalimantan Selatan
Pertumbuhan ekonomi merupakan realisasi hasil pembangunan
ekonomi yang dilaksanakan pada suatu daerah dalam suatu periode.
Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan tidak terlepas dari perkembangan
masing masing kabupaten/kota nya sendiri, dimana masih terjadi perbedaan
kegiatan ekonomi yang berakibat kecilnya nilai tambah yang dihasilkan masing
masing daerah, sehingga terjadi ketimpangan.
A. Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang
terletak di pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Banjarmasin.
Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas 37.530,52 km² dengan
populasi hampir 3,7 juta jiwa.
Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota.
DPRD Kalimantan Selatan dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei
1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan.
Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah RIS No. 21 Tahun 1950,
merupakan tanggal dibentuknya provinsi Kalimantan, setelah pembubaran
Republik Indonesia Serikat (RIS), dengan gubernur Dokter Moerjani. Secara
historis wilayah Kalimantan Selatan mula-mula dibentuk merupakan wilayah
Karesidenan Kalimantan Selatan di dalam Propinsi Kalimantan itu sendiri.
Penduduk Kalimantan Selatan berjumlah 3.626.616 jiwa (2010).
(Wikipedia)
B. Sumber Perekonomian
Kalimantan Selatan
1.Tenaga Kerja
Industri di Kalimantan Selatan didominasi oleh industri
manufaktur mikro dan kecil, disusul oleh industri manufaktur besar dan sedang. Sampai
pada tahun 2010, jumlah unit usaha berjumlah 60.432 unit, meningkat 10,92%
dibandingkan pada tahun 2009.
2. Pertambangan
Pertambangan didominasi batu bara, di samping minyak bumi,
emas, intan, kaloin, marmer, dan batu-batuan.
3. Keuangan & Perbankan
Ditinjau kinerjanya pada tahun 2009, perbankan di Kalimantan
Selatan mencatat pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya
sebagai imbas krisis finansial global. Namun beberapa indikator masih mencatat
pertumbuhan yang positif. Volume usaha perbankan (asset) Kalsel tumbuh 13,3%
dari akhir tahun 2008 sehingga mencapai Rp21,24 triliun. Pertumbuhan asset ini
terutama ditopang oleh pertumbuhan kredit dan DPK.
Dana masyarakat yang dihimpun perbankan Kalsel pada akhir
tahun 2009 mencapai Rp18,33 triliun atau tumbuh 13% (y-o-y). seluruh jenis
rekening dalam bentuk giro, tabungan, maupun deposito menunjukkan pertumbuhan
yang positif yakni masing-masing sebesar 10,51% (y-o-y), 17% (y-o-y), dan 5,86%
(y-o-y).
Sementara itu dari sisi penyaluran kredit, pada akhir
Desember 2009 jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp13,95 triliun atau
tumbuh 16% (y-o-y). pertumbuhan kredit ini terutama ditopang oleh kredit
konsumsi dan kredit investasi yang tumbuh cukup tinggi yakni sebesar 24,81%
(y-o-y) dan 30,42% (y-o-y).
Dengan perkembangan tersebut, fungsi intermediasi perbankan
yang dicerminkan oleh rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) pada tahun 2009
menunjukkan peningkatan yaitu dari 74% pada tahun 2008 menjadi 75,7%. Sementara
itu, berkat kerja keras semua pihak yang berwenang, risiko kredit pada tahun
2009 terjaga pada level yang aman yakni dengan rasio NPL sebesar 2,14% lebih
rendah dari rasio NPL pada akhir tahun 2008 yang mencapai 4,76%.
Jumlah lembaga perbankan di Kalimantan Selatan terdiri dari
15 bank umum konvensional, 6 bank umum syariah, 24 bank perkreditan rakyat
(BPR) serta 1 BPR Syariah, dengan jaringan sebanyak 196 kantor, dan dukungan
123 ATM.
4. Pariwisata
Sektor pariwisata merupakan peluang usaha yang potensial di Kalimantan
Selatan karena banyak objek-objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan,
baik dari dalam negeri mau pun dari mancanegara.
Kalimantan Selatan memiliki hampir semua jenis objek wisata
alam seperti laut, pantai, danau, dan gunung. Selain itu pariwisata Kalimantan
Selatan juga banyak menjual budayanya yang khas, seperti Festival Pasar
Terapung, Festival Tanglong, dan lain-lain. Disamping wisata alam dan budaya,
Kalimantan Selatan juga terkenal dengan wisata kulinernya.
Menurut presiden:
"Walaupun sempat menghadapi dampak dari turunnya harga
komoditas di pasaran dunia, di tahun 2016 pertumbuhan ekonomi di Kalimantan
Selatan kelihatan sudah mulai naik lagi menjadi 4,38 yang sebelumnya 2015
berada pada angka 3,84 persen," kata Presiden.
Data yang ia miliki memperlihatkan sebanyak 20,87 persen perekonomian Kalimantan Selatan berasal dari kontribusi sektor pertambangan.
"Untuk itu ketergantungan pertambangan harus sedikit demi sedikit mulai dikurangi dengan menggeser ke arah pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan," katanya.
Hal yang paling penting menurut Presiden yakni terkait industri pengolahan yang artinya bahan-bahan mentah yang ada di Kalsel seharusnya bisa diarahkan untuk masuk ke industri pengolahan.
Saat ini Presiden memantau sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kalsel memberikan kontribusi 14,91 persen yang diikuti dengan industri pengolahan di angka 13,98 persen.
Data yang ia miliki memperlihatkan sebanyak 20,87 persen perekonomian Kalimantan Selatan berasal dari kontribusi sektor pertambangan.
"Untuk itu ketergantungan pertambangan harus sedikit demi sedikit mulai dikurangi dengan menggeser ke arah pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan," katanya.
Hal yang paling penting menurut Presiden yakni terkait industri pengolahan yang artinya bahan-bahan mentah yang ada di Kalsel seharusnya bisa diarahkan untuk masuk ke industri pengolahan.
Saat ini Presiden memantau sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kalsel memberikan kontribusi 14,91 persen yang diikuti dengan industri pengolahan di angka 13,98 persen.
Daftar Pustaka:
Nirmala, Rona. 2016. Tiga hambatan pertumbuhan ekonomi versi
JK. https://beritagar.id/artikel/berita/tiga-hambatan-pertumbuhan-ekonomi-versi-jk
(diakses pada 16 April 2017)
Wikipedia. 2017. Kalimantan Selatan. https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Selatan#Perekonomian
(diakses pada 16 April 2017)
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan. Ekonomi
dan Perdagangan. https://kalsel.bps.go.id/Subjek/view/id/9#subjekViewTab1|accordion-daftar-subjek2
(diakses pada 16 April 2017)
Senin, 10 April 2017
Apa itu Pasar Monopoli?
Oleh:
Herdikma Muhammad
Abstrak
Berbicara
mengenai fungsi pasar tidak akan pernah ada habisnya, mulai dari
pembahasan mengenai fungsi, peranan, asal mula dan lain sebagaianya. Pasar
merupakan salah satu tempat sakral di dunia perekonomian menjadi ikon dari
segala kegiatan dan aktivitas perekonomian. Hal ini dikarenakan di dalam
pasarlah semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat melaksanakan kegiatan
ekonomi yang merupakan salah satu kebutuhan dalam hidupnya. Dengan adanya
sebuah kebutuhan inilah pasar menjelma menjadi sebuah tempat yang mampu menjadi
tempat mencari dan mencapai sebuah tujuan dengan berbagai jenis yang sesuai
dengan kebutuhan masyarakat.
Pendahuluan
Di suatu
negara ada juga yang menerapkan kegitan monopoli di dalam suatu pasar.
Kegiatan tersebut juga sangat berpengaruh pada perekonomiandi suatu negara.
Maka dari itu sebelum menginjak lebih jauh kegiatan monopoli ini kita
lebih baik menganalisa kegitan monopoli di dalam artikel.
Dengan
pembuatan artikrl ini diharapkan kita dapat mengetahui pengertian dan ciri-ciri
pasar monopoli. Kita juga dapat mengetahui factor-faktor timbulnya monopoli dan
macam-macam monopoli. Selain itu, kita dapat mengetahui kelebihan serta
kelemahan pasar monopoli.
Rumusan Masalah
1.Apa yang
dimaksud dengan pasar monopoli?
2.Apa
ciri-ciri pasar monopoli?
3.Apa faktor timbulnya
pasar monopoli?
4.Apa
macam-macam monopoli?
5.Apa
kelebihan dan kelemahan pasar monopoli?
Pembahasan
A. Pasar Monopoli
Pasar
monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein,
menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai
pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut
sebagai "monopolis".
Sebagai
penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi
harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin
sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu
pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan
dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan
menunda (Wikipedia)
B. Ciri-Ciri Pasar Monopoli
-Dalam pasar
monopoli hanya terdapat satu penjual saja.
-Barang atau
jasa yang dihasilkan hanya dapat dibeli dipasar monopoli dan tidak terdapat
ditempat lain.
-Barang yang
diproduksi atau dijual tidak terdapat barang penggantinya.
-Terdapat
hambatan atau rintangan (barries) bagi perusahaan baru yang akan
masuk ke dalam pasar monopoli.
-Pelaku pasar
monopoli dapat menentukan harga barang sesuai harga barang keinginannya.
-Karena sifat
monopolinya menyebabkan perusahaan tidak memerlukan promosi atau ikan untuk
menawarkan produknya.
C. Faktor Timbulnya Pasar Monopoli
-Perusahaan
monopoli hanya memiliki suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki
oleh perusahaan lain.
-Perusahaan
monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi hingga ke tingkat produksi
yang sangat tinggi.
-Monopoli
wujud dan berkembang melalui undang-undang, yaitu pemerintah memberi hak
monopoli kepada perusahaan tersebut.
D. Macam-Macam Monopoli
-Monopoli by
Law. Yaitu monopoli oleh negara untuk cabang-cabang produksi penting bagi
negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.
-Monopoli by
Nature. Yaitu monopoli yang lahir dan berkembang secara alamiah karena didukung
iklim dan lingkungan hidup tertentu.
-Monopoli by
Lisence. Yaitu izin penggunaan hak atas kekayaan intelektual.
(http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopoli-ciri-ciri-dan-contohnya.html)
(http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopoli-ciri-ciri-dan-contohnya.html)
E. Kelebihan dan Kelemahan Pasar
Monopoli
Kelebihan
-Pasar
monopoli selalu melakukan inovasi untuk tetap bisa bertahan
-Pasar
monopoli mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-Pasar
monopoli bisa meningkatkan daya saing jika diperoleh karena kemampuan efisiensi
-Pasar
monopoli dapat dengan mudah mengontrol orang banyak jika monopoli dilakukan
Negara
Kelemahan
-Adanya
ketidakadilan karena keuntungan banyak dinikmati oleh produsen
-Tidak
efisiensinya biaya produksi, karena perusahaan monopoli tidak memanfaatkan
secara penuh -penghematan ongkos produksi atau sering disebut timbulnya
pemborosan.
-Konsumen
merasa berat karena harus membeli barang dengan harga tinggi.
-Adanya unsur
eksploitasi terhadap konsumen dan pemiliki faktor produksi.
Daftar
Pustaka:
Wikipedia.
2017. Pasar monopoli. https://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_monopoli
(Diakses Tanggal 9 April 2017)
Anonim. 2015. Pengertian Pasar Monopoli, Ciri-ciri dan
Contohnya. http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopoli-ciri-ciri-dan-contohnya.html
(Diakses Tanggal 9 April 2017)
Kurniawan, Yusuf. 2013. CONTOH MONOPOLI, DUOPOLI, OLIGOPOLI, DAN MONOPOLISTIK. http://darealekonomi.blogspot.co.id/2015/03/contoh-monopoli-duopoli-oligopoli-dan.html#comment-form
(Diakses Tanggal 9 April 2017)
Anonim. 2017. Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Monopoli. https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-mikro/pengertian-fungsi-jenis-pasar/pengertian-dan-ciri-ciri-pasar-monopoli/
(Diakses Tanggal 9 April 2017)
Kamis, 30 Maret 2017
Apa itu produksi?
Oleh: Herdikma Muhammad
Abstrak
Pemahaman yang kurang akan produksi sering kali membuat
pengusaha muda indonesia gagal dalam menjalankan bisnisnya.
Begitu banyak problematika yang dihadapi oleh para pengusaha muda di tanah air.
Mulai dari kurang tepatnya dalam memanfaatkan sumber daya, tidak efisien dan
efektif, dan terlalu banyaknya cacat produk dalam pengolahannya. Oleh karena
itu diharapkan dengan adanya artikel ini para pengusaha muda semakin paham
tentang produksi dan bisa melanjutkan kegiatan produksinya dengan baik.
Keyword: Pengertian Produksi, Tujuan Produksi, Faktor
Produksi
Pendahuluan
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk
menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih
bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda
tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa.
Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan
bentuknya dinamakan produksi barang.
B. PERMASALAHAN
1. Definisi Produksi ?
2. Fungsi Produksi ?
3. Faktor Produksi ?
4. Ciri-ciri Produksi ?
C. Pembahasan
A. Definisi Produksi
Pengertian produksi menurut kamus besar Bahasa Indonesia
adalah suatu proses yang mengeluarkan hasil. Sedangkan dalam arti ekonomi,
Pengertian Produksi adalah sebagai kegiatan mengenai penciptaan dan
penambahan atau utilitas terhadap suatu barang dan jasa.
B. Fungsi Produksi
fungsi produksi dapat didefinisikan sebagai spesifikasi
persyaratan masukan minimum yang diperlukan untuk menghasilkan jumlah output
yang ditunjuk, mengingat teknologi yang tersedia. Hal ini biasanya dianggap
bahwa fungsi produksi yang unik dapat dibangun untuk setiap teknologi produksi.
Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi
adalah:
1. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang
digunakan untuk pengolahan masukan (inputs),
2. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa
pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan
dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan
efisien.
3. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan
pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam
suatu dasar waktu atau periode tertentu.
4. Pengendalian atau perawatan, merupakan fungsi untuk
menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga
maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada
kenyataannya dapat dilaksanakan
C. Faktor Produksi
Faktor produksi adalah segala sesuatu yang perlukan dalam
kegiatan produksi terhadap suatu barang dan jasa. Faktor-faktor produksi
terdiri dari alam (natural resources), tenaga kerja (labor), modal (capital),
dan keahlian (skill) atau sumber daya pengusaha (enterpreneurship).
Faktor-faktor produksi alam dan tenaga kerja adalah faktor produksi utama
(asli), sedangkan modal dan tenaga kerja merupakan faktor produksi turunan.
Berikut penjelasan faktor-faktor produksi:
-
Faktor Produksi Alam, adalah semua kekayaan
yang ada di alam semesta digunakan dalam proses produksi. Faktor produksi alam
disebut faktor produksi utama atau asli. Faktor produksi alam terdiri dari
tanah, air, udara, sinar matahari, dan barang tambang.
-
Faktor Produksi Tenaga Kerja, adalah faktor
produksi insani yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menjalankan
kegiatan produksi. Faktor produksi tenaga kerja sebagai faktor produksi asli.
Walaupun kini banyak kegiatan proses produksi diperankan oleh mesin, namun
keberadaan manusia wajib diperlukan.
-
Faktor Produksi Modal, adalah faktor
penunjang yang mempercepat dan menambah kemampuan dalam memproduksi. Faktor
produksi dapat terdiri dari mesin-mesin, sarana pengangkutan, bangunan, dan
alat pengangkutan.
-
Faktor Produksi Keahlian, adalah keahlian
atau keterampilan individu mengkoordinasikan dan mengelola faktor produksi
untuk menghasilkan barang dan jasa.
D. Ciri-ciri Produksi
Ciri-ciri suatu produksi adalah :
-
Adanya kegiatan perusahaan membuat barang yang
akan di produksi,
-
Adanya menghasilkan barang dan jasa yang di
produksi, dan
-
Meningkatkan nilai guna barang dan jasa.
Daftar Pustaka:
Manurung, M. & Rahardja, P. 2008.Pengantar Ilmu Ekonomi.
LP-FEUI.Depok (1 April 2017)
Situmorang, Alam. 2008. Ekonomi Jilid I untuk SMA/MA
Kelas X. Jakarta: ESIS (1 April 2017)
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 2017. Produksi. http://kbbi.web.id/produksi (1
April 2017)
Wikipedia. 2017. Produksi. https://id.wikipedia.org/wiki/Produksi
(1 April 2017)
Senin, 20 Maret 2017
Apasih Perilaku Konsumen itu??
@28-Herdikma
Oleh: Herdikma Muhammad
Abstrak
seorang konsumen akan mengambil tindakan sebagai suatu
keputusan pembelian terhadap suatu produk yang diinginkan. Dengan adanya
faktor-faktor tersebut biasanya konsumen akan menitik beratkan pada faktor
budaya yang terkini. Selain dari gaya hidup, faktor tersebut merupakan adanya
kemajuan perilaku konsumen yang termobilisasi terhadap produk yang diinginkan.
Dengan faktor dominan ini, maka produk yang ditawarkan oleh produsen akan
semakin meningkat seiring perkembangan zaman.
A.Pendahuluan
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen
untuk membuat keputusan pembelian. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang
atau produk, tentu Anda sebagai konsumen selalu memikirkan terlebih dahulu
barang yang akan Anda beli. Mulai dari harga, kualitas, fungsi atau kegunaan
barang tersebut, dan lain sebagainya. Kegiatan memikirkan, mempertimbangkan,
dan mempertanyakan barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam
perilaku konsumen.
Kata kunci: Perilaku konsumen, ciri-ciri,teori,faktor
B.Permasalahan
Apa itu perilaku konsumen?
Apa saja ciri-ciri perilaku
konsumen?
Apa saja teori perilaku konsumen?
Faktor apa saja yang mempengaruhi
perilaku konsumen?
C.Pembahasan
Perilaku
konsumen adalah sebuah kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian
suatu barang atau jasa. Mungkin Anda sedikit bingung, perilaku seperti apa yang
dimaksud atau dikategorikan ke dalam perilaku konsumen. Melalui ulasan artikel
berikut ini, akan dibahas secara menyeluruh mengenai perilaku konsumen. Mulai
dari definisi, jenis, proses, hingga cara mengetahui masalah-masalah konsumen
yang sering dihadapi ketika melakukan pembelian. Pada dasarnya cakupan mengenai
perilaku konsumen ini sangat luas, mungkin Anda melakukan perilaku konsumen,
namun tidak menyadarinya. Hal-hal seperti itu seringkali terjadi ketika
melakukan proses pembelian.
Berikut adalah beberapa definisi
perilaku konsumen menurut para ahli :
A. Menurut Engel, Blackwell dan
Miniard
Perilaku konsumen adalah
tindakan-tindakan produk dan jasa, termasuk didalamnya adalah proses keputusan
yang mengawali serta mengikuti tindakan pembelian tersebut. Tindakan tersebut
adalah terlibat secara langsung dalam proses memperoleh, mengkonsumsi bahkan
membuang atau tidak jadi menggunakan suatu produk atau jasa tersebut.
B. Menurut The American Marketing
Association
Perilaku konsumen adalah proses
membagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan
dimana seseorang melakukan pertukaran aspek kehidupannya.
C. Menurut Mowen
Perilaku konsumen merupakan
aktivitas ketika seseorang mendapatkan, mengkonsumsi atau membuang barang atau
jasa pada saat proses pembelian.
Keputusan membeli oleh konsumen
dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat dikelompokan menjadi:
(1) Stimuli pemasaran,
(2) Lingkungan sosial budaya masyarakat,
dan
(3) Psikologi konsumen.
(Menurut Jurnal model perilaku
konsumen)
berikut beberapa ciri-ciri yang
menjadi dasar perbedaan antara perilaku konsumen yang bersifat rasional dan
perilaku konsumen yang bersifat irrasional.
Berikut ini beberapa ciri-ciri dari
Perilaku Konsumen yang bersifat Rasional:
1. Konsumen memilih barang
berdasarkan kebutuhan,
2. Barang yang dipilih konsumen
memberikan kegunaan optimal bagi konsumen,
3. Konsumen memilih barang
yang mutunya terjamin,
4. Konsumen memilih barang yang
harganya sesuai dengan kemampuan konsumen.
Beberapa ciri-ciri Perilaku
Konsumen yang bersifat Irrasional:
1. Konsumen sangat cepat tertarik
dengan iklan dan promosi di media cetak maupun elektronik,
2. Konsumen memilih barang-barang
bermerk atau branded yang sudah dikenal luas,
3. Konsumen memilih barang bukan
berdasarkan kebutuhan, melainkan gengsi atau prestise.
Teori Perilaku Konsumen
Swastha dan Handoko (2000:27),
membagi teori perilaku konsumen menjadi empat jenis, yaitu:
1.Teori Ekonomi Mikro.
Dalam teori ini menjelaskan bahwa
keputusan untuk membeli merupakan hasil perhitungan ekonomis rasional yang
sadar. Pembeli individual berusaha menggunakan barang-barang yang akan
memberikan kegunaan (kepuasan) paling banyak, sesuai dengan selera dan harga-harga
relatif.
2.Teori Psikologis.
Teori ini mendasari faktor-faktor
psikologis individu untuk selalu dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan lingkungan,
yang merupakan penerapan dari teori-teori bidang psikologis dalam menganalisa
perilaku konsumen.
3.Teori Sosiologis.
Teori ini lebih menitik beratkan
pada hubungan dan pengaruh antara individu-individu yang dikaitkan dengan
perilaku mereka jadi lebih mengutamakan perilaku kelompok dari pada perilaku
individu.
4.Teori Anthropologis.
Teori ini sama dengan teori sosiologis, teori ini juga
menekankan pada tingkah laku pembelian dari suatu kelompok tetapi kelompok yang
diteliti adalah kelompok masyarakat luas antara lain: kebudayaan (kelompok
paling besar), sub kultur (kebudayaan daerah) dan kelas-kelas sosial.
Menurut Kotler (2000), faktor-faktor utama yang memengaruhi
perilaku pembelian konsumen adalah faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor
personal dan faktor psikologi sebagai berikut:
a. Faktor Kebudayaan
Faktor-faktor kebudayaan mempunyai pengaruh yang paling luas
dan mendalam terhadap perilaku konsumen. Pemasar harus memahami peran yang
dimainkan oleh kultur, sub-kultur, dan kelas sosial pembeli.
b. Faktor Sosial
Perilaku seorang konsumen yang dipengaruhi oleh
faktor-faktor sosial seperti perilaku kelompok acuan (kelompok referensi),
keluarga, serta peran dan status sosial dari konsumen.
c. Faktor Pribadi
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh
karakteristik pribadi, yaitu usia pembeli dan tahap siklus hidup pembeli,
pekerjaan, kondisi ekonomi. Gaya hidup, serta kepribadian dan kondisi ekonomi,
gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.
d. Faktor Psikologis
Pilihan pembelian seseorang dipengaruhi pula oleh empat
faktor psikologis utama, yaitu motivasi, persepsi, pengetahuan (learning),
serta keyakinan dan sikap.
Selain empat faktor tersebut, perilaku konsumen juga dapat dipengaruhi dari stimuli pemasaran berupa bauran pemasaran yang meliputi (Kotler, 2000;34):
a. Produk
Kebijakan produk meliputi perencanaan dan pengembangan
produk. Kegiatan ini penting terutama dalam lingkungan yang berubah-ubah. Oleh
karenanya perusahaan dituntut untuk menghasilkan dan menawarkan produk yang
bernilai dan sesuai dengan selera konsumen.
b. Harga
Harga suatu produk dapat dikatakan sebagai alat pemasaran
yang cukup penting, dibandingkan dengan bauran pemasaran lainnya. Hal ini
disebabkan misalnya karena perubahan harga suatu produk akan mengakibatkan
perubahan kebijakan saluran distribusi, dan promosi. Meskipun disangkal bahwa
suatu tingkat harga harus dapat menutup biaya bauran pemasaran.
c. Promosi
Usaha untuk mendorong peningkatan volume penjualan yang
tampak paling agresif adalah dengan cara promosi. Dasar pengembangan promosi
adalah komunikasi.
d. Saluran distribusi
Pendistribusian produk ke pasar merupakan sebagian dari
proses pengembangan pemasaran, untuk mencapai pasar sasaran bagi perusahaan dan
tujuan khususnya yang menyangkut perencanaan pemasaran strategis. Jauh sebelum
produk selesai, manajemen harus menentukan metode apa yang akan didayagunakan
untuk mengantarkan produk ke pasar.
Daftar Pustaka:
Siska. 2016. Teori perilaku konsumen. http://merdifransisca.blogspot.co.id/ (18 Maret 2017)
Daftar Pustaka:
Manurung, M. & Rahardja, P. 2008.Pengantar Ilmu Ekonomi.
LP-FEUI.Depok (19 Maret 2017)
Suhari, Yohanes. 2010. Model perilaku konsumen. http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=7568 (18 Maret 2017)
Siska. 2016. Teori perilaku konsumen. http://merdifransisca.blogspot.co.id/ (18 Maret 2017)
Wikipedia. 2017. Perilaku konsumen. https://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen (20 Maret 2017)
Universitas Ciputra. 2015. http://ciputrauceo.net/blog/2015/6/11/perilaku-konsumen (20 Maret 2017)
Senin, 13 Maret 2017
Mekanisme Pasar
@A28-Herdikma
Oleh: Herdikma Muhammad
Abstrak
Pada dunia pasar dari zaman ke zaman
kita sangatlah akrab dengan yang namanya permintaan pelanggan dan tawar
menawar, pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang mekanisme
pasar. Mekanisme pasar bisa disebut juga sebagai proses penentuan tingkat harga
berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran. Mekanisme pasar terbagi menjadi
dua yaitu permintaan dan penawaran.
Senin, 06 Maret 2017
Ruang Lingkup Ekonomi
Pengertian Ekonomi adalah suatu bidang keilmuan yang
akan menyelesaikan permasalahan kehidupan manusia melalui penggemblengan
seluruh sumber ekonomi yang ada berdasarkan pada prinsip dan teori dalam suatu system
ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
Menurut JS Mill:
Pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu praktis yang mempelajari tentang pengeluaran dan penagihan.
Pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu praktis yang mempelajari tentang pengeluaran dan penagihan.
Menurut Paul A. Samuelson:
Pengertian Ekonomi adalah ragam cara yang digunakan
oleh seorang atau sekumpulan manusia dalam memanfaatkan sumber-sumber terbatas
untuk mendapatkan berbagai macam produk dan komoditi serta mendistribusikannya
agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat banyak.
Menurut Web Wikipedia:
adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari
aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi
terhadap barang dan jasa,
Diatas itu merupakan pengertian ekonomi menurut para
ahli. Mungkin selama ini kita berfikir bahwa ilmu ekonomi ini kita pelajari
hanya tentang uang saja, padahal tidak. Dari pengertian diatas dapat kita
simpulkan pengertian ekonomi adalah suata cara atau metode untuk menyelesaikan
permasalahan yang ada pada manusia menggunakan materi-materi yang ada pada ilmu
ekonomi sendiri untuk mencapai tujuan yang maksimal.
Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi:
Ruang lingkup ekonomi sendiri itu terbagi dua, yaitu
ekonomi mikro dan ekonomi makro. Apasih ekonomi mikro dan ekonomi makro? Kita
akan bahas pada penjelasan dibawah ini:
1.Ekonomi Mikro
Ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi
yang mempelajari sebagian kecil ilmu ekonomi dari seluruh kegiatan
perekonomian. Analisis dalam teori ekonomi mikro antara lain meliputi perilaku
pembeli (konsumen) dan produsen secara individua dalam pasar. Sikap dan
perilaku konsumen tercermin dalam menggunakan pendapatan yang diperolehnya,
sedangkan sikap dan perilaku produsen tercermin dalam menawarkan barangnya.
Jadi inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi
mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).
Beberapa aspek yang dianalisis ekonomi mikro, tiga
aspek ini diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Interaksi di Pasar Barang
b. Tingkah Laku Pembeli dan Penjual
c. Interaksi di Pasar Faktor Produksi
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih
dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
a, mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber, dan
b, mencapai kepuasan yang maksimum.
b, mencapai kepuasan yang maksimum.
Contoh dari ekonomi mikro misalnya adalah pada
perusahaan rumah tangga.
2.Ekonomi Makro
Dari namanya saja sudah terlihat jelas bahwa makro
sendiri berarti besar. Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan
perekonomian, bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang
dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Beberapa aspek yang dianalisis teori ekonomi makro,
antara lain adalah sebagai berikut:
a. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara
b. Pengertian Agregat
c. Mengatasi Pengangguran dan Inflasi
Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan
berikut :
a. Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
b. Sumber daya tersedia secara terbatas.
c. Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa
alternatif penggunaan.
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan
menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
Daftar Pustaka:
-Rahardja P dan M Manurung. Juni 18. 2001. Pengantar
Ilmu Ekonomi. LPFEUI. Depok
-Anonim. 2016. Ilmu Ekonomi. [Online]. Tersedia : https://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi (
Diakses 06 Maret 2017 )
-Koster, James. April 2. 2013. Ruang Lingkup Ekonomi.
[Online]. Tersedia: https://rendymni.wordpress.com/2013/04/02/ruang-lingkup-ekonomi/
Langganan:
Postingan (Atom)








