.

Tampilkan postingan dengan label @A28-Herdikma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A28-Herdikma. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juli 2017

Sistem Perekonomian

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.

Kamis, 08 Juni 2017

Inflasi

Pengertian inflasi adalah suatu keadaan perekonomian dimana harga-harga secara umum mengalami kenaikan dalam waktu yang panjang. Kenaikan harga yang bersifat sementara seperti kenaikan harga pada masa lebaran tidak dianggap sebagai inflasi, karena disaat setelah masa lebaran, harga-harga dapat turun kembali. Inflasi secara umum dapat terjadi karena jumlah uang beredar lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi merupakan suatu gejala ekonomi yang tidak pernah dapat dihilangkan dengan tuntas. Usaha-usaha yang dilakukan biasanya hanya sampai sebatas mengurangi dan mengendalikannya.
Penyebab Inflasi
Inflasi disebabkan oleh kenaikan permintaan dan kenaikan biaya produksi. Penjelasan lebih lanjut untuk kedua penyebab inflasi tersebut adalah sebagai berikut. 
a. Inflasi karena kenaikan permintaan (Demand Pull Inflation)
Inflasi seperti ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan untuk beberapa jenis barang. Dalam hal ini, permintaan masyarakat meningkatkan secara agregat (aggregate demand). Peningkatan permintaan ini dapat terjadi karena peningkatan belanja pada pemerintah, peningkatan permintaan akan barang untuk diekspor, dan peningkatan permintaan barang bagi kebutuhan swasta. Kenaikan permintaan masyarakat (aggregate demand) ini mengakibatkan harga-harga naik karena penawaran tetap. 
b. Inflasi karena biaya produksi (Cos Pull Inflation)
Inflasi seperti ini terjadi karena adanya kenaikan biaya produksi. Kenaikan pada biaya produksi terjadi akibat karena kenaikan harga-harga bahan baku, misalnya karena keberhasilan serikat buruh dalam menaikkan upah atau karena kenaikan harga bahan bakar minyak. Kenaikan biaya produksi mengakibatkan harga naik dan terjadilah inflasi. 
c. Inflasi karena jumlah uang yang beredar bertambah 
Teori ini diajukan oleh kaum klasik yang mengatakan bahwa ada hubungan antara jumlah uang yang beredar dan harga-harga. Bila jumlah barang itu tetap, sedangkan uang beredar bertambah dua kali lipat maka harga akan naik dua kali lipat. Penambahan jumlah uang yang beredar dapat terjadi misalnya kalau pemerintah memakai sistem anggaran defisit. Kekurangan anggaran ditutup dengan melakukan pencetakan uang baru yang mengakibatkan harga-harga naik. 

Selasa, 30 Mei 2017

Money

Pengertian Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum.

Senin, 22 Mei 2017

Pemahaman Investasi

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. (Wikipedia)

Manfaat investasi:
1. Potensi Penghasilan Jangka Panjang
Secara historis, investasi yang memiliki beberapa risiko modal—entah itu risiko default pada obligasi korporasi, atau risiko penurunan harga saham—telah memberi banyak manfaat pada para investor. Tentu saja tidak ada jaminan mengenai hal ini. Jadi, walaupun uang tunai memang lebih aman dibandingkan saham, pada jangka panjang saham bisa menghasilkan potensi pertumbuhan yang signifikan. Plus, setiap volatilitas di pasar saham kadang-kadang dapat merupakan peluang bagi manajer investasi yang ingin membeli saham murah.

2. Mengungguli Inflasi
Agar tabungan Anda bisa tumbuh secara nyata dari waktu ke waktu, tabungan tersebut perlu mendapatkan tingkat pengembalian setelah pajak yang lebih besar daripada tingkat inflasi. Dengan suku bunga rendah seperti saat ini, menemukan rekening tabungan yang memberikan pengembalian di atas tingkat inflasi bisa sangat sulit sehingga sangat layak bagi Anda mempertimbangkan investasi yang memiliki potensi untuk mengalahkan inflasi.

3. Memberikan Penghasilan Tetap
Jika Anda mendekati atau berada di masa pensiun, Anda akan mencari penghasilan tetap untuk biaya hidup sehari-hari. Berbagai investasi termasuk, ekuitas, obligasi dan properti dapat memberikan tingkat penghasilan yang tetap dan menarik, yang seringkali lebih tinggi dari tingkat inflasi.

4. Bisa Menyesuaikan Dengan Perubahan Kebutuhan
Portofolio investasi dapat dirancang untuk mencapai tujuan yang berbeda saat Anda menjalani hidup. Misalnya, sikap Anda terhadap risiko dapat berubah saat Anda menjadi lebih tua, dan dengan perencanaan yang matang, sangat mungkin bagi Anda untuk menyesuaikan portofolio Anda agar bisa sesuai dengan perubahan tujuan Anda.
Jika Anda memiliki jangka waktu yang panjang untuk investasi, Anda mungkin ingin berinvestasi pada jenis investasi yang potensi pertumbuhan atau berinvestasi di sektor yang lebih berisiko seperti ekuitas swasta di mana tabungan Anda bisa mempengaruhi fluktuasi pasar jangka pendek. Jika Anda mendekati pensiun, Anda mungkin lebih ingin berinvestasi pada investasi yang lebih berfokus pada pendapatan.

5. Anda Bisa Berinvestasi Sesuai Dengan Keadaan Keuangan Anda
Keadaan keuangan Anda akan berubah dari waktu ke waktu, tetapi Anda dapat mengubah cara Anda berinvestasi sesuai dengan hal tersebut. Jika Anda punya uang, Anda bisa langsung berinvestasi karena semakin cepat Anda memulai, semakin lama investasi Anda akan berkembang. Atau, investasi dengan jumlah yang rutin setiap bulannya dapat membantu mengatasi fluktuasi kinerja pasar modal. Hal ini bisa sangat bermanfaat dalam pasar yang bergejolak.

Proses Investasi
Proses investasi menunjukkan bagaimana seharusnya seorang investor membuat keputusan investasi pada efek-efek yang bisa dipasarkan , dan kapan dilakukan. Untuk itu diperlukan tahapan sebagai berikut.
a.       Menentukan tujuan investasi
b.      Melakukan analisis Investor
c.       Melakukan pembentukan portofolio
d.      Melakukan evaluasi kinerja portofolio
e.       Melakukan revisi kinerja portofolio

Kesimpulan
Investasi adalah penggunaan suatu aktiva untuk pertumbuhan kekayaan (accreation of wealth) melalui distribusi hasil investasi (seperti bunga, royalti,dividen dan uang sewa) untuk apresiasi nilai investasi, atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan perdagangan.

Daftar Pustaka:
-Anonim. 2016. Makalah Investasi. Indonesia. Tugas Makalah. http://www.tugasmakalah.com/2016/03/makalah-investasi.html
-Anonim. 2017. Investasi. Indonesia. Wikipedia.
-Anonim.2017. Pengertian Investasi dan Proses Investasi. http://www.tongkis.com/2015/10/pengertian-investasi-dan-proses-investasi.html
-Lukman. Muhammad. 2016. Makalah Teori Investasi.http://terjadoel.blogspot.co.id/2016/04/makalah-teori-investasi.html

Rabu, 10 Mei 2017

KONSUMSI

Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. (Wikipedia)

Senin, 17 April 2017

Perekonomian Kalimantan Selatan

Pertumbuhan ekonomi merupakan realisasi hasil pembangunan ekonomi yang dilaksanakan pada suatu daerah dalam suatu periode. Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan tidak terlepas dari perkembangan masing masing kabupaten/kota nya sendiri, dimana masih terjadi perbedaan kegiatan ekonomi yang berakibat kecilnya nilai tambah yang dihasilkan masing masing daerah, sehingga terjadi ketimpangan.

A. Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Banjarmasin. Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas 37.530,52 km² dengan populasi hampir 3,7 juta jiwa.
Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota. DPRD Kalimantan Selatan dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah RIS No. 21 Tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya provinsi Kalimantan, setelah pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS), dengan gubernur Dokter Moerjani. Secara historis wilayah Kalimantan Selatan mula-mula dibentuk merupakan wilayah Karesidenan Kalimantan Selatan di dalam Propinsi Kalimantan itu sendiri.
Penduduk Kalimantan Selatan berjumlah 3.626.616 jiwa (2010). (Wikipedia)

B. Sumber Perekonomian Kalimantan Selatan
1.Tenaga Kerja
Industri di Kalimantan Selatan didominasi oleh industri manufaktur mikro dan kecil, disusul oleh industri manufaktur besar dan sedang. Sampai pada tahun 2010, jumlah unit usaha berjumlah 60.432 unit, meningkat 10,92% dibandingkan pada tahun 2009.

2. Pertambangan
Pertambangan didominasi batu bara, di samping minyak bumi, emas, intan, kaloin, marmer, dan batu-batuan.

3. Keuangan & Perbankan
Ditinjau kinerjanya pada tahun 2009, perbankan di Kalimantan Selatan mencatat pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebagai imbas krisis finansial global. Namun beberapa indikator masih mencatat pertumbuhan yang positif. Volume usaha perbankan (asset) Kalsel tumbuh 13,3% dari akhir tahun 2008 sehingga mencapai Rp21,24 triliun. Pertumbuhan asset ini terutama ditopang oleh pertumbuhan kredit dan DPK.
Dana masyarakat yang dihimpun perbankan Kalsel pada akhir tahun 2009 mencapai Rp18,33 triliun atau tumbuh 13% (y-o-y). seluruh jenis rekening dalam bentuk giro, tabungan, maupun deposito menunjukkan pertumbuhan yang positif yakni masing-masing sebesar 10,51% (y-o-y), 17% (y-o-y), dan 5,86% (y-o-y).
Sementara itu dari sisi penyaluran kredit, pada akhir Desember 2009 jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp13,95 triliun atau tumbuh 16% (y-o-y). pertumbuhan kredit ini terutama ditopang oleh kredit konsumsi dan kredit investasi yang tumbuh cukup tinggi yakni sebesar 24,81% (y-o-y) dan 30,42% (y-o-y).
Dengan perkembangan tersebut, fungsi intermediasi perbankan yang dicerminkan oleh rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) pada tahun 2009 menunjukkan peningkatan yaitu dari 74% pada tahun 2008 menjadi 75,7%. Sementara itu, berkat kerja keras semua pihak yang berwenang, risiko kredit pada tahun 2009 terjaga pada level yang aman yakni dengan rasio NPL sebesar 2,14% lebih rendah dari rasio NPL pada akhir tahun 2008 yang mencapai 4,76%.
Jumlah lembaga perbankan di Kalimantan Selatan terdiri dari 15 bank umum konvensional, 6 bank umum syariah, 24 bank perkreditan rakyat (BPR) serta 1 BPR Syariah, dengan jaringan sebanyak 196 kantor, dan dukungan 123 ATM.

4. Pariwisata
Sektor pariwisata merupakan peluang usaha yang potensial di Kalimantan Selatan karena banyak objek-objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan, baik dari dalam negeri mau pun dari mancanegara.
Kalimantan Selatan memiliki hampir semua jenis objek wisata alam seperti laut, pantai, danau, dan gunung. Selain itu pariwisata Kalimantan Selatan juga banyak menjual budayanya yang khas, seperti Festival Pasar Terapung, Festival Tanglong, dan lain-lain. Disamping wisata alam dan budaya, Kalimantan Selatan juga terkenal dengan wisata kulinernya.

Menurut presiden:
"Walaupun sempat menghadapi dampak dari turunnya harga komoditas di pasaran dunia, di tahun 2016 pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan kelihatan sudah mulai naik lagi menjadi 4,38 yang sebelumnya 2015 berada pada angka 3,84 persen," kata Presiden.

Data yang ia miliki memperlihatkan sebanyak 20,87 persen perekonomian Kalimantan Selatan berasal dari kontribusi sektor pertambangan.

"Untuk itu ketergantungan pertambangan harus sedikit demi sedikit mulai dikurangi dengan menggeser ke arah pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan," katanya.

Hal yang paling penting menurut Presiden yakni terkait industri pengolahan yang artinya bahan-bahan mentah yang ada di Kalsel seharusnya bisa diarahkan untuk masuk ke industri pengolahan.

Saat ini Presiden memantau sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kalsel memberikan kontribusi 14,91 persen yang diikuti dengan industri pengolahan di angka 13,98 persen.


Daftar Pustaka:
Nirmala, Rona. 2016. Tiga hambatan pertumbuhan ekonomi versi JK. https://beritagar.id/artikel/berita/tiga-hambatan-pertumbuhan-ekonomi-versi-jk (diakses pada 16 April 2017)
Wikipedia. 2017. Kalimantan Selatan. https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Selatan#Perekonomian (diakses pada 16 April 2017)

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan. Ekonomi dan Perdagangan. https://kalsel.bps.go.id/Subjek/view/id/9#subjekViewTab1|accordion-daftar-subjek2 (diakses pada 16 April 2017)

Senin, 10 April 2017

Apa itu Pasar Monopoli?

@A28-Herdikma
Oleh: Herdikma Muhammad

Abstrak
Berbicara mengenai fungsi pasar tidak akan pernah ada habisnya, mulai dari pembahasan mengenai fungsi, peranan, asal mula dan lain sebagaianya. Pasar merupakan salah satu tempat sakral di dunia perekonomian menjadi ikon dari segala kegiatan dan aktivitas perekonomian. Hal ini dikarenakan di dalam pasarlah semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat melaksanakan kegiatan ekonomi yang merupakan salah satu kebutuhan dalam hidupnya. Dengan adanya sebuah kebutuhan inilah pasar menjelma menjadi sebuah tempat yang mampu menjadi tempat mencari dan mencapai sebuah tujuan dengan berbagai jenis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pendahuluan
Di suatu negara ada juga yang menerapkan kegitan monopoli di dalam suatu pasar.  Kegiatan tersebut juga sangat berpengaruh pada perekonomiandi suatu negara. Maka dari itu sebelum menginjak lebih jauh kegiatan monopoli  ini kita lebih baik menganalisa kegitan monopoli di dalam artikel.
Dengan pembuatan artikrl ini diharapkan kita dapat mengetahui pengertian dan ciri-ciri pasar monopoli. Kita juga dapat mengetahui factor-faktor timbulnya monopoli dan macam-macam monopoli. Selain itu, kita dapat mengetahui kelebihan serta kelemahan pasar monopoli.

Rumusan Masalah
1.Apa yang dimaksud dengan pasar monopoli?
2.Apa ciri-ciri pasar monopoli?
3.Apa faktor timbulnya pasar monopoli?
4.Apa macam-macam monopoli?
5.Apa kelebihan dan kelemahan pasar monopoli?

Pembahasan
A. Pasar Monopoli
Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda (Wikipedia)

B. Ciri-Ciri Pasar Monopoli
-Dalam pasar monopoli hanya terdapat satu penjual saja.
-Barang atau jasa yang dihasilkan hanya dapat dibeli dipasar monopoli dan tidak terdapat ditempat lain.
-Barang yang diproduksi atau dijual tidak terdapat barang penggantinya.
-Terdapat hambatan atau rintangan (barries) bagi perusahaan baru yang akan masuk ke dalam pasar monopoli.
-Pelaku pasar monopoli dapat menentukan harga barang sesuai harga barang keinginannya.
-Karena sifat monopolinya menyebabkan perusahaan tidak memerlukan promosi atau ikan untuk menawarkan produknya.

C. Faktor Timbulnya Pasar Monopoli
-Perusahaan monopoli hanya memiliki suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain.
-Perusahaan monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi hingga ke tingkat produksi yang sangat tinggi.
-Monopoli wujud dan berkembang melalui undang-undang, yaitu pemerintah memberi hak monopoli kepada perusahaan tersebut.

D. Macam-Macam Monopoli
-Monopoli by Law. Yaitu monopoli oleh negara untuk cabang-cabang produksi penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.
-Monopoli by Nature. Yaitu monopoli yang lahir dan berkembang secara alamiah karena didukung iklim dan lingkungan hidup tertentu.
-Monopoli by Lisence. Yaitu izin penggunaan hak atas kekayaan intelektual.
(http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopoli-ciri-ciri-dan-contohnya.html)

E. Kelebihan dan Kelemahan Pasar Monopoli
Kelebihan
-Pasar monopoli selalu melakukan inovasi untuk tetap bisa bertahan
-Pasar monopoli mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
-Pasar monopoli bisa meningkatkan daya saing jika diperoleh karena kemampuan efisiensi
-Pasar monopoli dapat dengan mudah mengontrol orang banyak jika monopoli dilakukan Negara
Kelemahan
-Adanya ketidakadilan karena keuntungan banyak dinikmati oleh produsen
-Tidak efisiensinya biaya produksi, karena perusahaan monopoli tidak memanfaatkan secara penuh -penghematan ongkos produksi atau sering disebut timbulnya pemborosan.
-Konsumen merasa berat karena harus membeli barang dengan harga tinggi.
-Adanya unsur eksploitasi terhadap konsumen dan pemiliki faktor produksi.

Daftar Pustaka:
Wikipedia. 2017.  Pasar monopoli. https://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_monopoli (Diakses Tanggal 9 April 2017)
Anonim. 2015. Pengertian Pasar Monopoli, Ciri-ciri dan Contohnya. http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopoli-ciri-ciri-dan-contohnya.html (Diakses Tanggal 9 April 2017)
Kurniawan, Yusuf. 2013. CONTOH MONOPOLI, DUOPOLI, OLIGOPOLI, DAN MONOPOLISTIK. http://darealekonomi.blogspot.co.id/2015/03/contoh-monopoli-duopoli-oligopoli-dan.html#comment-form (Diakses Tanggal 9 April 2017)

Anonim. 2017. Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Monopoli. https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-mikro/pengertian-fungsi-jenis-pasar/pengertian-dan-ciri-ciri-pasar-monopoli/ (Diakses Tanggal 9 April 2017)

Kamis, 30 Maret 2017

Apa itu produksi?

@28-Herdikma
Oleh: Herdikma Muhammad

Abstrak
Pemahaman yang kurang akan produksi sering kali membuat pengusaha muda indonesia gagal dalam menjalankan bisnisnya.  Begitu banyak problematika yang dihadapi oleh para pengusaha muda di tanah air. Mulai dari kurang tepatnya dalam memanfaatkan sumber daya, tidak efisien dan efektif, dan terlalu banyaknya cacat produk dalam pengolahannya. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya artikel ini para pengusaha muda semakin paham tentang produksi dan bisa melanjutkan kegiatan produksinya dengan baik.
Keyword: Pengertian Produksi, Tujuan Produksi, Faktor Produksi

Pendahuluan
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.

B. PERMASALAHAN
1. Definisi Produksi ?
2. Fungsi Produksi ?
3. Faktor Produksi ?
4. Ciri-ciri Produksi ?

C. Pembahasan

A. Definisi Produksi
Pengertian produksi menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah suatu proses yang mengeluarkan hasil. Sedangkan dalam arti ekonomi, Pengertian Produksi adalah sebagai kegiatan mengenai penciptaan dan penambahan atau utilitas terhadap suatu barang dan jasa.

B. Fungsi Produksi
fungsi produksi dapat didefinisikan sebagai spesifikasi persyaratan masukan minimum yang diperlukan untuk menghasilkan jumlah output yang ditunjuk, mengingat teknologi yang tersedia. Hal ini biasanya dianggap bahwa fungsi produksi yang unik dapat dibangun untuk setiap teknologi produksi.
Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi adalah:
1. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs),
2. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
3. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu.
4. Pengendalian atau perawatan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan 

C. Faktor Produksi
Faktor produksi adalah segala sesuatu yang perlukan dalam kegiatan produksi terhadap suatu barang dan jasa. Faktor-faktor produksi terdiri dari alam (natural resources), tenaga kerja (labor), modal (capital), dan keahlian (skill) atau sumber daya pengusaha (enterpreneurship). Faktor-faktor produksi alam dan tenaga kerja adalah faktor produksi utama (asli), sedangkan modal dan tenaga kerja merupakan faktor produksi turunan. Berikut penjelasan faktor-faktor produksi:

-          Faktor Produksi Alam, adalah semua kekayaan yang ada di alam semesta digunakan dalam proses produksi. Faktor produksi alam disebut faktor produksi utama atau asli. Faktor produksi alam terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari, dan barang tambang.

-          Faktor Produksi Tenaga Kerja, adalah faktor produksi insani yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menjalankan kegiatan produksi. Faktor produksi tenaga kerja sebagai faktor produksi asli. Walaupun kini banyak kegiatan proses produksi diperankan oleh mesin, namun keberadaan manusia wajib diperlukan.

-          Faktor Produksi Modal, adalah faktor penunjang yang mempercepat dan menambah kemampuan dalam memproduksi. Faktor produksi dapat terdiri dari mesin-mesin, sarana pengangkutan, bangunan, dan alat pengangkutan.

-          Faktor Produksi Keahlian, adalah keahlian atau keterampilan individu mengkoordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

D. Ciri-ciri Produksi
Ciri-ciri suatu produksi adalah :
-          Adanya kegiatan perusahaan membuat barang yang akan di produksi,
-          Adanya menghasilkan barang dan jasa yang di produksi, dan
-          Meningkatkan nilai guna barang dan jasa.

Daftar Pustaka:
Manurung, M. & Rahardja, P. 2008.Pengantar Ilmu Ekonomi. LP-FEUI.Depok (1 April 2017)
Situmorang, Alam. 2008. Ekonomi Jilid I untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: ESIS (1 April 2017)
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 2017. Produksi. http://kbbi.web.id/produksi (1 April 2017)
Wikipedia. 2017. Produksi. https://id.wikipedia.org/wiki/Produksi (1 April 2017)











Senin, 20 Maret 2017

Apasih Perilaku Konsumen itu??

@28-Herdikma

Oleh: Herdikma Muhammad


Abstrak
seorang konsumen akan mengambil tindakan sebagai suatu keputusan pembelian terhadap suatu produk yang diinginkan. Dengan adanya faktor-faktor tersebut biasanya konsumen akan menitik beratkan pada faktor budaya yang terkini. Selain dari gaya hidup, faktor tersebut merupakan adanya kemajuan perilaku konsumen yang termobilisasi terhadap produk yang diinginkan. Dengan faktor dominan ini, maka produk yang ditawarkan oleh produsen akan semakin meningkat seiring perkembangan zaman.

A.Pendahuluan
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang atau produk, tentu Anda sebagai konsumen selalu memikirkan terlebih dahulu barang yang akan Anda beli. Mulai dari harga, kualitas, fungsi atau kegunaan barang tersebut, dan lain sebagainya. Kegiatan memikirkan, mempertimbangkan, dan mempertanyakan barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam perilaku konsumen.
Kata kunci: Perilaku konsumen, ciri-ciri,teori,faktor

B.Permasalahan
Apa itu perilaku konsumen?
Apa saja ciri-ciri perilaku konsumen?
Apa saja teori perilaku konsumen?
Faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku konsumen?

C.Pembahasan
Perilaku konsumen adalah sebuah kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian suatu barang atau jasa. Mungkin Anda sedikit bingung, perilaku seperti apa yang dimaksud atau dikategorikan ke dalam perilaku konsumen. Melalui ulasan artikel berikut ini, akan dibahas secara menyeluruh mengenai perilaku konsumen. Mulai dari definisi, jenis, proses, hingga cara mengetahui masalah-masalah konsumen yang sering dihadapi ketika melakukan pembelian. Pada dasarnya cakupan mengenai perilaku konsumen ini sangat luas, mungkin Anda melakukan perilaku konsumen, namun tidak menyadarinya. Hal-hal seperti itu seringkali terjadi ketika melakukan proses pembelian.

Berikut adalah beberapa definisi perilaku konsumen menurut para ahli :
A. Menurut Engel, Blackwell dan Miniard
Perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan produk dan jasa, termasuk didalamnya adalah proses keputusan yang mengawali serta mengikuti tindakan pembelian tersebut. Tindakan tersebut adalah terlibat secara langsung dalam proses memperoleh, mengkonsumsi bahkan membuang atau tidak jadi menggunakan suatu produk atau jasa tersebut.

B. Menurut The American Marketing Association
Perilaku konsumen adalah proses membagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan dimana seseorang melakukan pertukaran aspek kehidupannya.

C. Menurut Mowen
Perilaku konsumen merupakan aktivitas ketika seseorang mendapatkan, mengkonsumsi atau membuang barang atau jasa pada saat proses pembelian.

Keputusan membeli oleh konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat dikelompokan menjadi:
(1) Stimuli pemasaran,
(2) Lingkungan sosial budaya masyarakat, dan
(3) Psikologi konsumen.
(Menurut Jurnal model perilaku konsumen)

berikut beberapa ciri-ciri yang menjadi dasar perbedaan antara perilaku konsumen yang bersifat rasional dan perilaku konsumen yang bersifat irrasional.
Berikut ini beberapa ciri-ciri dari Perilaku Konsumen yang bersifat Rasional:
1. Konsumen memilih barang berdasarkan kebutuhan,
2. Barang yang dipilih konsumen memberikan kegunaan optimal bagi konsumen,
3. Konsumen memilih barang yang mutunya terjamin,
4. Konsumen memilih barang yang harganya sesuai dengan kemampuan konsumen.

Beberapa ciri-ciri Perilaku Konsumen yang bersifat Irrasional:
1. Konsumen sangat cepat tertarik dengan iklan dan promosi di media cetak maupun elektronik,
2. Konsumen memilih barang-barang bermerk atau branded yang sudah dikenal luas,
3. Konsumen memilih barang bukan berdasarkan kebutuhan, melainkan gengsi atau prestise.

Teori Perilaku Konsumen 
Swastha dan Handoko (2000:27), membagi teori perilaku konsumen menjadi empat jenis, yaitu:

1.Teori Ekonomi Mikro.
Dalam teori ini menjelaskan bahwa keputusan untuk membeli merupakan hasil perhitungan ekonomis rasional yang sadar. Pembeli individual berusaha menggunakan barang-barang yang akan memberikan kegunaan (kepuasan) paling banyak, sesuai dengan selera dan harga-harga relatif. 

2.Teori Psikologis.
Teori ini mendasari faktor-faktor psikologis individu untuk selalu dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan lingkungan, yang merupakan penerapan dari teori-teori bidang psikologis dalam menganalisa perilaku konsumen. 

3.Teori Sosiologis.
Teori ini lebih menitik beratkan pada hubungan dan pengaruh antara individu-individu yang dikaitkan dengan perilaku mereka jadi lebih mengutamakan perilaku kelompok dari pada perilaku individu. 

4.Teori Anthropologis.
Teori ini sama dengan teori sosiologis, teori ini juga menekankan pada tingkah laku pembelian dari suatu kelompok tetapi kelompok yang diteliti adalah kelompok masyarakat luas antara lain: kebudayaan (kelompok paling besar), sub kultur (kebudayaan daerah) dan kelas-kelas sosial.

Menurut Kotler (2000), faktor-faktor utama yang memengaruhi perilaku pembelian konsumen adalah faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor personal dan faktor psikologi sebagai berikut:

a. Faktor Kebudayaan
Faktor-faktor kebudayaan mempunyai pengaruh yang paling luas dan mendalam terhadap perilaku konsumen. Pemasar harus memahami peran yang dimainkan oleh kultur, sub-kultur, dan kelas sosial pembeli.

b. Faktor Sosial
Perilaku seorang konsumen yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial seperti perilaku kelompok acuan (kelompok referensi), keluarga, serta peran dan status sosial dari konsumen.

c. Faktor Pribadi
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi, yaitu usia pembeli dan tahap siklus hidup pembeli, pekerjaan, kondisi ekonomi. Gaya hidup, serta kepribadian dan kondisi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.

d. Faktor Psikologis
Pilihan pembelian seseorang dipengaruhi pula oleh empat faktor psikologis utama, yaitu motivasi, persepsi, pengetahuan (learning), serta keyakinan dan sikap.

Selain empat faktor tersebut, perilaku konsumen juga dapat dipengaruhi dari stimuli pemasaran berupa bauran pemasaran yang meliputi (Kotler, 2000;34):

a. Produk 
Kebijakan produk meliputi perencanaan dan pengembangan produk. Kegiatan ini penting terutama dalam lingkungan yang berubah-ubah. Oleh karenanya perusahaan dituntut untuk menghasilkan dan menawarkan produk yang bernilai dan sesuai dengan selera konsumen.

b. Harga 
Harga suatu produk dapat dikatakan sebagai alat pemasaran yang cukup penting, dibandingkan dengan bauran pemasaran lainnya. Hal ini disebabkan misalnya karena perubahan harga suatu produk akan mengakibatkan perubahan kebijakan saluran distribusi, dan promosi. Meskipun disangkal bahwa suatu tingkat harga harus dapat menutup biaya bauran pemasaran.

c. Promosi 
Usaha untuk mendorong peningkatan volume penjualan yang tampak paling agresif adalah dengan cara promosi. Dasar pengembangan promosi adalah komunikasi.

d. Saluran distribusi 

Pendistribusian produk ke pasar merupakan sebagian dari proses pengembangan pemasaran, untuk mencapai pasar sasaran bagi perusahaan dan tujuan khususnya yang menyangkut perencanaan pemasaran strategis. Jauh sebelum produk selesai, manajemen harus menentukan metode apa yang akan didayagunakan untuk mengantarkan produk ke pasar.

Daftar Pustaka:
Manurung, M. & Rahardja, P. 2008.Pengantar Ilmu Ekonomi. LP-FEUI.Depok (19 Maret 2017)

Suhari, Yohanes. 2010. Model perilaku konsumen. http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=7568 (18 Maret 2017)

Siska. 2016. Teori perilaku konsumen. http://merdifransisca.blogspot.co.id/ (18 Maret 2017)

Wikipedia. 2017. Perilaku konsumen. https://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen (20 Maret 2017)

Universitas Ciputra. 2015. http://ciputrauceo.net/blog/2015/6/11/perilaku-konsumen (20 Maret 2017)


Senin, 13 Maret 2017

Mekanisme Pasar

@A28-Herdikma

Oleh: Herdikma Muhammad


Abstrak
Pada dunia pasar dari zaman ke zaman kita sangatlah akrab dengan yang namanya permintaan pelanggan dan tawar menawar, pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang mekanisme pasar. Mekanisme pasar bisa disebut juga sebagai proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran. Mekanisme pasar terbagi menjadi dua yaitu permintaan dan penawaran.

Senin, 06 Maret 2017

Ruang Lingkup Ekonomi

Menurut Abraham Maslow:
Pengertian Ekonomi adalah suatu bidang keilmuan yang akan menyelesaikan permasalahan kehidupan manusia melalui penggemblengan seluruh sumber ekonomi yang ada berdasarkan pada prinsip dan teori dalam suatu system ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.

Menurut JS Mill:
Pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu praktis yang mempelajari tentang pengeluaran dan penagihan.

Menurut Paul A. Samuelson:
Pengertian Ekonomi adalah ragam cara yang digunakan oleh seorang atau sekumpulan manusia dalam memanfaatkan sumber-sumber terbatas untuk mendapatkan berbagai macam produk dan komoditi serta mendistribusikannya agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat banyak.

Menurut Web Wikipedia:
adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa,

Diatas itu merupakan pengertian ekonomi menurut para ahli. Mungkin selama ini kita berfikir bahwa ilmu ekonomi ini kita pelajari hanya tentang uang saja, padahal tidak. Dari pengertian diatas dapat kita simpulkan pengertian ekonomi adalah suata cara atau metode untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada manusia menggunakan materi-materi yang ada pada ilmu ekonomi sendiri untuk mencapai tujuan yang maksimal.

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi:
Ruang lingkup ekonomi sendiri itu terbagi dua, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Apasih ekonomi mikro dan ekonomi makro? Kita akan bahas pada penjelasan dibawah ini:

1.Ekonomi Mikro
Ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari sebagian kecil ilmu ekonomi dari seluruh kegiatan perekonomian. Analisis dalam teori ekonomi mikro antara lain meliputi perilaku pembeli (konsumen) dan produsen secara individua dalam pasar. Sikap dan perilaku konsumen tercermin dalam menggunakan pendapatan yang diperolehnya, sedangkan sikap dan perilaku produsen tercermin dalam menawarkan barangnya. Jadi inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).

Beberapa aspek yang dianalisis ekonomi mikro, tiga aspek ini diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Interaksi di Pasar Barang
b. Tingkah Laku Pembeli dan Penjual
c. Interaksi di Pasar Faktor Produksi

Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;

a,  mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber, dan
b,  mencapai kepuasan yang maksimum.

Contoh dari ekonomi mikro misalnya adalah pada perusahaan rumah tangga.

2.Ekonomi Makro
Dari namanya saja sudah terlihat jelas bahwa makro sendiri berarti besar. Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.

Beberapa aspek yang dianalisis teori ekonomi makro, antara lain adalah sebagai berikut:
a. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara
b. Pengertian Agregat
c. Mengatasi Pengangguran dan Inflasi

Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
a. Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
b. Sumber daya tersedia secara terbatas.
c. Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.

Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.

Daftar Pustaka:
-Rahardja P dan M Manurung. Juni 18. 2001. Pengantar Ilmu Ekonomi. LPFEUI. Depok
-Anonim. 2016. Ilmu Ekonomi. [Online]. Tersedia : https://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi ( Diakses 06 Maret 2017 )
-Koster, James. April 2. 2013. Ruang Lingkup Ekonomi. [Online]. Tersedia: https://rendymni.wordpress.com/2013/04/02/ruang-lingkup-ekonomi/