.

Tampilkan postingan dengan label @B27-Indah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @B27-Indah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Juni 2017

BESARNYA PAJAK YANG MEMPENGARUHI PEREKONOMIAN NASIONAL

@B27-Indah

Oleh: Indah Puspa Murni

Abstrak

Perpajakan adalah salah satu permasalahan yang selalu menjerat Indonesia. Dimana pajak dapat membuat perekonomian di Indonesia menjadi terhambat untuk berkembang.

Sabtu, 03 Juni 2017

PENGARUH LAPANGAN KERJA TERHADAP PENGANGGURAN DI JAKARTA

@B27-Indah

Oleh: Indah Puspa Murni

Abstrak
Ketersediaan tenaga kerja diindonesia sangatlah banyak. Semakin meningkatnya ketersedian tenagakerja di indonesia membuat lapangan kerja justru semakin menurun. Penurunan jumlah lapangan kerja di Indonesia membuat indonesia mengalami permasalahan dalam kemajuan perekonomian di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi pengangguran meningkat salah satunya berupa inflasi. Banyak tenaga kerja yang berpenghasilan minim namun sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga mereka mencari pekerjaan sampingan yang terkadang tidak focus untuk mengerjakan dua pekerjaan sekaligus dan berakhir pemecatan. Oleh karena itu artikel ini di buat untuk memberikan informasi seberapa besar jumlah pengangguran di Indonesia sehingga membuat pemerintah sadar penuh untuk melakukan sebuah tidakan untuk menguranginya.

Keyword: Pengangguran di Jakarta, Pengangguran di Indonesia. Penangguran, Lapangan Pekerjaan, Tenang Kerja.

A. PENDAHULUAN
Di Jakarta, pengangguran merupakan salah satu masalah yang kompleks. Tingginya angka pengangguran di Jakarta selalu menjadi buah bibir di tingkat nasional. Pasalnya, Jakarta adalah Ibukota Indonesia yang merupakan simbol dari perekonomian di Indonesia. meskipun demikian, Jakarta tetap menjadi pilihan para kaum urban untuk mencari peruntungan di Ibukota. Tentu hal ini berdampak pada meningkatnya angka pengangguran di Jakata.

B. PERMASALAHAN 
  1. Pengertian Pengangguran?
  2. Faktor Pengangguran di Jakarta?
  3. Data Jumlah Pengangguran di Jakarta?
  4. Dampak Pengangguran di Jakarta?
  5. Upaya Pemerintah Dalam Mengurangi Pengangguran di Jakarta?
C. PEMBAHASAN
1. Mengenal Pengangguran
Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Contoh dari pengangguran seperti ibu rumah tangga, siswa sekolah smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.

2. Faktor Pengangguran di Jakarta
                a.      Ijazah dijadikan alat legalitas
                      Pendidikan tidak menjamin untuk mendapatkan pekerjaan. Pendidikan di sebagian banyak masyarakat Indonesia bahkan hanya menjadi gengsi semata. Orientasi para pelajar saat ini bukanlah tertuju pada ilmu yang didapatkan, melainkan pada pekerjaan apa yang ia dapat setelah lulus. Tentu ini sangat berbahaya jika mainset para pelajar di Indonesia sangatlah menyimpang.  kemampuan akademik disini tidaklah cukup untuk bersaing. Merekalah yang memiliki skill khusus yang biasanya ditarik oleh perusahaan perusahaan penyedia lapangan pekerjaan. 

b.   Sedikitnya Lapangan Kerja di Jakarta.
                  Semakin meningkatnya ketersedian tenagakerja di indonesia membuat lapangan kerja justru semakin menurun. Penurunan jumlah lapangan kerja di Indonesia membuat indonesia mengalami permasalahan dalam kemajuan perekonomian di Indonesia.

c.      Malas dalam mencari lowongan pekerjaan.
                    Hal ini merupakan hal yang paling mutlak berada pada diri manusia. MALAS adalah penyakit yang sangat sulit untuk disembuhkan apabila orang tersebut tidak memiliki kemauan untuk memperbaiki diri. Malas mencari pekerjaan sama aja menjatuhkan diri pada kemiskinan. Dan malah membuat tingkat kemiskinan di Indonesia khususnya Jakarta terus meningkat.

 d.      Kepadatan penduduk.
                     Kepadatan penduduk membuat lapangan kerja terus berkurang. Artinya lapangan kerja yang sempit sudah tidak bisa lagi menamupung ribuan para pelamar kerja yang terus meningkat setiap tahunnya bahkan tiap bulan. Banyak masyarakat di luar daerah Jakarta yang terus berdatangan untuk mencari penghasilan lebih besar dibandingkan di desanya.
                     
                      Ternyata hal itu adalah hal yang salah karena dalam mencari penghasilan tidak perlu pindah ketempat lapangan kerja yang minim. Justru seharusnya mereka yang berasal dari luar Jakarta mengembangkan daerahnya menjadi lebih maju dengan begitu penghasilan bisa didapat didaerahnya tanpa harus berpindah ke Jakarta yang justru sekarang sangat sulit mencari pekerjaan.

3. Data Pengangguran Di Jakarta
Berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi DKI Jakarta pada Februari 2016 sebesar 5,77 persen, mengalami penurunan 2,59 poin dibandingkan keadaan Februari 2015 (8,36 persen). Secara absolut jumlah pencari kerja atau penganggur mengalami penurunan sebesar 157,68 ribu orang, dari 463,91 ribu orang pada Februari 2015 menjadi 306,23 ribu orang pada Februari 2016.

4. Dampak Pengangguran Di Jakarta
     a.      Meningkatnya Kemiskinan
        Dengan menganggur, tentunya seseorang tidak akan bisa memperoleh penghasilan. Bagaimana mungkin ia bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Seseorang dikatakan miskin apabila pendapatan perharinya dibawah. Rp 7.500 perharinya (berdasarkan standar Indonesia) sementar berdasarkan standar kemiskinan PBB yaitu pendapatan perharinya di bawah $2 (sekitar Rp 17.400 apabila $1=Rp 8.700).

      b.      Terjadinya kekacauan sosial dan politik
             Terjadinya demonstrasi dan perebutan kekuasaan.

      c.      Terganggunya kondisi psikis seseorang.
        Misalnya, terjadi pembunuhan akibat masalah ekonomi, terjadi pencurian dan perampokan akibat masalah ekonomi, rendahnya tingkat kesehatan dan gizi masyarakat, kasus anak-anak terkena busung lapar.

5. Upaya Pemerintah Dalam Mengurangi Angka Pengangguran di Jakarta.
Tindakan pemerintah dalam mengatasi pengangguran:
  • Mengurangi pajak mendorong lebih banyak investasi membari subsidi
  • Meningkatkan taraf kemakmuran masyarakat
  • Memperbaiki pembagian pendapatan
  • Menghindari masalah kejahatan
  • Menambah keterampilan masyarakat

D. KESIMPULAN
Di Jakarta, pengangguran merupakan salah satu masalah yang kompleks. Tingginya angka pengangguran di Jakarta selalu menjadi buah bibir di tingkat nasional. Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya.

E. DAFTAR PUSTAKA
Nurahman. 2011. Masalah Pengangguran Di Jakarta. Tersedia: http://penakuasaberkarya.blogspot.co.id/2011/07/masalah-pengangguran-di-jakarta.html. Diaskes: 31 Juli 2011.


Rivaldo, Tomy. 2017. Tingkat Pengangguran di DKI Jakarta Melebihi Tingkat Pengangguran Nasional. Tersedia: http://www.kompasiana.com/rivaldotomy/tingkat-pengangguran-di-dki-jakarta-melebihi-tingkat-pengangguran-nasional_5930d615357b61c3236309cd. Diakses: 2 Juni 2017.

Gandani, Isti. 2012. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran. Tersedia: http://ceritamahasiswi.blogspot.co.id/2012/10/faktor-faktor-penyebab-terjadinya.html. Diakses: 15 Oktober 2012.

Berita Resmi Statistika. 2016. Keadaan Ketenagakerjaan Di Dki Jakarta Februari 2016. Tersedia: https://jakarta.bps.go.id/backend/brs_ind/brsInd-20160510080308.pdf. Diakses 4 Mei 2016.

Jie, Derry. 2013.  Makalah : Dampak Pengangguran Di Indonesia. Tersedia: http://derryjie.blogspot.co.id/2013/11/makalah-dampak-pengangguran-di-indonesia.html. Diakses: 2013.












Minggu, 28 Mei 2017

PERPUTARAN UANG TERBESAR BERADA DI JAKARTA

@B27-Indah

Oleh: Indah Puspa Murni

Abstrak
Penanaman modal atau investasi terbesar berada di Jakarta. Para investor cenderung akan memberikan dananya kepada wilayah yang memang memiliki potensi pasar yang baik. Hal ini membuat perputaran uang di Indonesia terpusat pada ibukota, Jakarta. Tidak heran , pembangunan begitu gencar di Jakarta. Seperti peribahasa ada gula, ada semut, Jakarta bagaikan “gula”, memiliki daya pikat sehingga orang terus berdatangan kesana. Namun hal ini membuat banyak permasalahan social. Dimana mulai timbul kesenjangan didaerah-daerah terpencil yang masih butuh perkembangan dalam infrastruktur. Oleh karena itu artikel ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar perputaran uang yang terjadi di Indonesia.

Keyword: Uang, Perputaran Uang Di Jakarta, Jalur Perputaran Uang 

A.    PENDAHULUAN
Perputaran uang (money velocity) adalah kecepatan peredaran uang dalam perekonomian. Hal ini dihitung dari pendapatan nasional tahunan dibagi dengan stok uang rata-rata pada periode tersebut. Perputaran uang di Indonesia saat ini masih terfokus di Jakarta. Bahkan, saat ini 60 persen dari total perputaran uang di Indonesia terdapat di Jakarta yang sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Padahal, Indonesia butuh sumber pendanaan untuk daerah-daerah lain. Untuk itu, butuh upaya serius dari pemerintah agar perputaran uang tidak hanya terfokus di Jakarta.

B.    PERMASALAHAN
  1.       Apa yang dimaksud Perputaran Uang?
  2.       Bagaimana perputaran di Jakarta?
  3.       Masalah yang timbul akibat perputaran uang paling besar berada di Jakarta?
  4.       Peran pemerintah untuk menanggulangi kesenjangan social yang terjadi karena perputaran uang tidak merata?

C.    PEMBAHASAN
1.      Perputaran Uang 
Sedangkan dalam bukunya yang berjudul “Makroekonomi”, Mankiw
(2006), mendefinisikan velocity of money dalam dua jenis, yaitu :
  • Perputaran uang transaksi (transactions velocity of money), yang diartikan sebagai berapa kali uang berpindah tangan dalam periode waktu tertentu dan mengukur tingkat dimana uang bersikulasi dalam perekonomian.
  • Perputaran pendapatan uang (income velocity of money), yang menyatakan bahwa berapa kali uang masuk ke dalam pendapatan seseorang dalam periode waktu tertentu (Menurut Silitonga Tritoguna, 2013).

2.   Jalur Perputaran Uang di Jakarta
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat 70% perputaran uang di Indonesia berada di DKI Jakarta. perputaran uang di Ibu Kota mencapai Rp 2.500 triliun setiap bulan, dan itu peluang yang sangat besar untuk  mendukung pengembangan UKM dan memperkuat pengetahuan pengusaha kecil memaksimalkan teknologi informasi serta mengembangkan berbagai infrastruktur di Jakarta. Dimana jika keseluruhan ini berkembang maju maka pendanaan akan mudah untuk masuk ke Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta juga mengalami peningkatan. Kalau pada 2014 sebesar 6,12%, di tahun 2015 naik menjadi 6,48% dan di tahun 2016 diperkirakan mencapai 6,50%. Dilihat dari produk domestik regional bruto (PDRB), Jakarta menyumbang sekitar 15%-17% dari PDB Indonesia. Kondisi ini menjadikan Jakarta sebagai penyumbang terbesar PDB Indonesia, jauh di atas peran provinsi lain. Besarnya kekuatan ekonomi Jakarta juga terlihat pada APBD 2016 yang mencapai Rp 67,1 triliun. 

3.   Masalah Perputaran Uang 
a.       Kesenjangan Ekonomi Tinggi
Perputaran uang di Jakarta memang paling tinggi dibandingkan dengan daerah yang lain di Indonesia. Namun itu semua tidak luput dari tingginya kesenjangan ekonomi. Sehingga membuat perekonomian di Jakarta di selimuti tingginya angka kemiskinan.

b.      Tidak Merata Fasilitas Yang Dibangun Negara
Kebutuhan setiap daerah pasti berbeda, tetapi setidaknya dampak globalisasi dalam bidang kemajuan teknologi harus bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sebagai contoh pasokan listrik di Jawa sangat melimpah, sedangkan di pedalaman Kalimantan listrik hanya bisa dinikmati di jam-jam tertentu.

c.       Minimnya Lapangan Kerja Diluar Pulau Jawa
Sedikitnya lapangan kerja di luar Pulau Jawa menjadi hambatan tersendiri bagi daerah terpencil untuk menghasilkan materi. Sehingga membuat perputaran uang juga semakin terhambat karena tidak adanya interaksi perekonomian yang terjadi didaerah luar Pulau Jawa.

4.   Peran Pemerintah Untuk Menanggulangi Permasalahan.
Fenomena seperti ini sepatutnya menjadi perhatian kita semua baik masyarakat Indonesia maupun pemerintah. Pemerintah sebagai badan pengelola negara tertinggi harus bisa menjaga persebaran penduduk di Indonesia. Penyediaan fasilitas, lapangan pekerjaan, infrastruktur harus tersebar ke seluruh Indonesia sehingga pemikiran masyarakat tidak hanya harus berpindah ke kota besar untuk menjadi makmur.
Selain menjadi tanggung jawab pemerintah, kita sebagai masyarakat Indonesia juga harus menyadari Indonesia adalah negara yang sangat luas dan memliki potensi alam yang luar biasa. Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan potensi dari masing-masing daerah, kondisi Indonesia pasti akan lebih baik dan tidak terjadi kesenjangan kepadatan penduduk yang mengakibatkan kesenjangan dari aspek lainnya di Indonesia.

KESIMPULAN
Perputaran uang (money velocity) adalah kecepatan peredaran uang dalam perekonomian. Hal ini dihitung dari pendapatan nasional tahunan dibagi dengan stok uang rata-rata pada periode tersebut.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat 70% perputaran uang di Indonesia berada di DKI Jakarta. perputaran uang di Ibu Kota mencapai Rp 2.500 triliun setiap bulan, dan itu peluang yang sangat besar untuk  mendukung pengembangan UKM dan memperkuat pengetahuan pengusaha kecil memaksimalkan teknologi informasi serta mengembangkan berbagai infrastruktur di Jakarta.
Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan potensi dari masing-masing daerah, kondisi Indonesia pasti akan lebih baik dan tidak terjadi kesenjangan kepadatan penduduk yang mengakibatkan kesenjangan dari aspek lainnya di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA
DetikFinance. 2013. Jakarta Kuasai 70% Perputaran Uang, Sayangnya Kesenjangan Tinggi. Tersedia: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/2181083/jakarta-kuasai-70-perputaran-uang-sayangnya-kesenjangan-tinggi. Diakses: 27 Februari 2013.

Mohamad, Ardyan. 2014. Setara utang negara, perputaran uang di Jakarta capai Rp 2.000 T. Tersedia: https://www.merdeka.com/uang/setara-utang-negara-perputaran-uang-di-jakarta-capai-rp-2000-t.html. Diakses: 12 Januari 2014.

Britto, Johannes. 2015. Sosiolog UGM: 60-70 Persen Perputaran Uang Masih di Jakarta. Tersedia: http://www.jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/71965/Sosiolog-UGM-60-70-Persen-Perputaran-Uang-Masih-di-Jakarta. Diakses: 23 Agustus 2015.

Silitonga,, Tritoguna. 2013. ANALISIS PERMINTAAN UANG ELEKTRONIK (E-MONEY) TERHADAP VELOCITY OF MONEY (PERPUTARAN UANG) DI INDONESIA. Tersedia: http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/41616/Chapter%20II.pdf;jsessionid=6411C0F16D16431E825A9BEFBDD854EB?sequence=4 dan http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/41616/Cover.pdf?sequence=7%20dan. Diakses: 2013.

Afrianto, Dedy. 2016. Dengan UMKM, Uang Beredar Tak Hanya di Jakarta. Tersedia: http://economy.okezone.com/read/2016/08/04/320/1454769/dengan-umkm-uang-beredar-tak-hanya-di-jakarta. Diakses: 4 Agustus 2016.
Badrul. 2016. Kuatnya Ekonomi Jakarta. Tersedia: http://www.majalahreviewweekly.com/read/1462/kuatnya-ekonomi-jakarta. Diakses: 5 September 2016

Herdyansah, Auke. 2014. Persebaran Penduduk yang Tidak Merata Mengakibatkan Kesenjangan Beberapa Aspek Kehidupan. Tersedia: http://www.kompasiana.com/aukeherdyansah/persebaran-penduduk-yang-tidak-merata-mengakibatkan-kesenjangan-beberapa-aspek-kehidupan_54f91d72a33311fc078b45ed. Diakses: 29 Desember 2014






















Minggu, 21 Mei 2017

PENINGKATAN INVESTOR SINGAPURA DI INDONESIA

@B27-Indah

Oleh: Indah Puspa Murni

Abstrak
Banyak investor Singapura yang terus menanamkan modalnya di Indonesia. Investasi ini ditujukan pada berbagai bidang industri yang sedang berkembang di Indonesia seperti, kertas dan percetakan, kimia dan farmasi, makanan, elektronika, permesinan dan logam.

Sabtu, 06 Mei 2017

PENGELUARAN ANGGARAN DALAM PEREKONOMIAN

@B27-Indah

Oleh: Indah Puspa Murni

Abstrak
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah suatu sistem akuntansi yang menggambarkan seluruh penerimaan yang diharapkan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh pemerintah selama satu tahun. Anggaran merupakan hal penunjang bagi sebuah Negara. Dimana kebutuhan Negara dapat terpenuhi jika memiliki anggaran yang besar. Negara yang maju memiliki anggaran pengeluaran lebih rendah dibandingkan dengan anggaran pendapatan. Dalam anggaran pengeluaran terdapat beberapa golongan sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu artikel ini dibuat untuk mengetahui golongan pengeluaran anggaran dalam perekonomian.

Keyword: Pengeluaran Anggaran, APBN, dan Pengeluaran Negara

A.     PENDAHULUAN
Pengeluaran anggaran mencerminkan kebijakan pemerintah. Apabila pemerintah telah menetapkan suatu kebijakan untuk membeli barang dan jasa, penegeluaran pemerintah mencerminkan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk melaksanakan kebijakan tersebut.
Negara indonesia merupakan negara berkembang. Perkembangan tersebut terlihat jelas dari sistem perekonomian indonesia yang kurang stabil. Dimana dalam anggaran pembelanjaan lebih besar dibandingkan dengan anggaran pendapatan. Hal tersebut yang menjadikan salah satu penyebab meningkatnya hutang Negara. Terdapat beberapa golongan pengeluaran Negara. pengeluaran Negara adalah pengeluaran pemerintah menyangkut pengeluaran untuk membiayai program-program dimana pengeluaran itu ditujukan untuk pencapaian kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

B.     PERMASALAHAN
  1. Pengertian pengeluaran negara?
  2. Sifat – sifat pengeluaran negara?
  3. Macam – macam pengeluaran Negara?
  4. Prinsip pokok pengeluaran Negara?
  5. Pengaruh ekonomi terhadap pengeluaran Negara?

C.     PEMBAHASAN

1. Pengeluaran Negara.
Pengeluaran Pemerintah merupakan bagian dari kebijakan fiskal yaitu suatu tindakan pemerintah untuk mengatur jalannya perekonomian dengan cara menentukan besarnya penerimaan dan pengeluaran pemerintah setiap tahunnya, yang tercermin dalam dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk nasional dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk daerah atau regional. Tujuan dari kebijakan fiskal ini adalah dalam rangka menstabilkan harga, tingkat output, maupun kesempatan kerja dan memacu atau mendorong pertumbuhan ekonomi (Menurut Merri. Anitasari dan Ahmad. Soleh)

2. Sifat – sifat pengeluaran Negara

a.      Bersifat ekhsautif 
     Pengeluaran pemerintah yang ada kontra prestasinya yaitu pembelian barang atau jasa dalam perekonomian baik untuk konsumsi maupun untuk menghasilkan barang lagi atau produksi.
b.      Bersifat transfer
           Pengeluaran pemerintah yang tidak ada kontra prestasinya yaitu berupa penyimpangan atau pemindahan.

3. Macam – macam pengeluaran Negara
a.      Pengeluaran yang save liquiditing

       Pengeluaran pemerntah akan mendapatkan timbal balik dari masyarakat untuk menerima jasa-jasa atau barang-barang yang bersangkutan.
b. Pengeluaran yang reproduktif
     Pengeluaran negara yang berakibat masyarakat dapat melakukan usaha dan meningkatkan penghasilannya. Sehingga dengan begitu pemerintah akan menerima pendapatan masyarakat dari pajak.
c. Pengeluaran yang tidak reproduktif
          Pengeluaran untuk membuat monumen yang tidak menghasilkan pemasukan kembali
d. Pengeluaran yang akan menghemat dimasa datang

      Misalnya penyantunan anak yatim, kalau dimulai sejak dini biayanya lebih ringan daripada kalau terlambat.

4. Prinsip Pokok Pengeluaran Negara
a. Prinsip atau azas moralita
Kumpulan nilai-nilai yang dipikul oleh masyarakat atau bangsa misalnya nilai agama, etika, social, adat-istiadat, dan kebudayaan.

b. Prinsip Nasionalita
Suatu azas yang menjadi dasar tugas dan pelaksanaan tugas pemerintah serta merupakan identitas bangsa.

c. Prinsip Kerakyatan
Rakyat merupakan pihak yang harus dilayani tetapi rakyat juga sebagai pemilik modal(pemegang kedaulatan) sehingga keungan negara tidak boleh merugikan rakyat.

d.  Azas Rasionalitas
Azas ini mengharuskan bahwa segala tindakan pemerintah hendaknya didasarkan pada penggunaan akal sehat.

e.   Azas fungsionalita
Pembagian tugas dan pembagian kekuasaan.

f.  Azas perkembangan
Pengeluaran untuk pembangunan.

g.  Azas keseimbangan dan keadilan
Berkaitan dengan keselarasan dan keserasian, keseimbangan dalam arti hubungan beberapa variable dalam proporsi yang tepat dan adil. hukum dan keadilan social.


5. Pengaruh ekonomi terhadap pengeluaran Negara
a. Pengaruh Pengeluaran Negara Terhadap Sektor Produksi

Contoh: Pengeluaran negara secara langsung atau tidak langsung berpengaruh terhadap sektor produksi barang dan jasa.

b. Pengaruh Pengeluaran Negara Terhadap Sektor Distribusi
Contoh: Subsidi yang diberikan oleh masyarakat sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat menikmati barang/jasa yang dibutuhkan, misalnya subsidi listrik, pupuk, BBM, dll.

c. Pengaruh Pengeluaran Negara Terhadap Sektor Masyarakat

Contoh: Pengeluaran negara yang berupa kebijakan pengurangan BBM yang menyebabkan harga BBM naik dan kenaikan harga tersebut menyebabkan konsumsi BBM menurun. kebijkan pengurangan ini dilakukan karena banyak masyarakat yang mampu memanfaatkan subsidi BBM ini dengan tidak bijaksana sehingga mengambil hak milik masyarakat kurang mampu.

D.   KESIMPULAN

     Pengeluaran Negara adalah pengeluaran pemerintah menyangkut pengeluaran untuk membiayai program-program dimana pengeluaran itu ditujukan untuk pencapaian kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. pengeluaran negara memiliki beberapa golongan yaitu: Pengeluaran yang save liquiditing, Pengeluaran yang reproduktif,  Pengeluaran yang tidak reproduktif, Pengeluaran yang akan menghemat dimasa datang. Dimana dari penggolongan tersebut memiliki tujuan yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan yang ada.

E.    DAFTAR PUSTAKA


Lina. 2013. Pengeluaran Negara dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian. Tersedia: http://www.tugassekolah.info/pengeluaran-negara-dan-pengaruhnya-terhadap-perekonomian/. Diakses: 17 April 2013.

Akmika. 2010. Pengeluaran Negara. Tersedia: http://akmika.blog.uns.ac.id/2010/05/06/3/. Diakses: 6 May 2010

Furqon, Baid. 2012. Pengeluaran Negara. Tersedia: http://redballeralfurqon.blogspot.co.id/2012/02/pengeluaran-negara.html. Diakeses: 18 Februari 2012

Pratiwi, Annisa. 2012. Makalah Pengeluaran Negara. Tersedia: http://ichatiwistar.blogspot.co.id/2012/01/makalah-pengeluaran-negara.html. Diakses: 7 Januari 2012


Nurmubarok, Ilman. 2012. Pengeluaran Negara. Tersedia: http://ilmanmilanist.blogspot.co.id/2012/06/pengeluaran-negara.html. Diakses: 6 Juni 2012







Sabtu, 15 April 2017

Meningkatnya Perekonomian Sulawesi Utara Pada Triwulan II dan Triwulan III

@B27-Indah

Oleh: INDAH PUSPA MURNI

ABSTRAK
Perekonomian Sulawesi Utara saat ini memberikan catatan positif bagi Indonesia. Keberhasilan dalam membangun perekonomian merupakan bentuk keberhasilan yang dilakukan atas kerjasama antara rakyat Sulawesi Utara dan Pemerintah. Hal tersebut dapat mendorong ekonomi indonesia lebih maju dan berani ikut serta dalam kompetisi dengan perekonomian Negara lain. Oleh karena itu tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara.

Keyword: Meningkatnya Ekonomi, Sulawesi Utara, Perkembangan Perdangan Ekonomi

A.    PENDAHULUAN
Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses peningkatan kapasitas produksi dari perekonomian secara komprehensif dan terus menerus atau berkeseinambungan sepanjang waktu, sehingga menghasilkan tingkat pendapatan nasional yang semakin lama semakin besar (Todaro, 2000). Alat ukur untuk menghitung laju pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah dengan melihat Produk Domestik Regional Bruto ( Menurut Ayu Azhari Amin, 2015)
Pembangunan wilayah selain meningkatkan daya saing wilayah juga mengupayakan keseimbangan pembangunan antardaerah sesuai dengan potensinya masing-masing. Perkembangan indikator utama dalam pembangunan wilayah meliputi pertumbuhan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan pengurangan kemiskinan dapat menggambarkan capaian kinerja pembangunan wilayah secara umum ( Menurut Seri Analisi Pembangunan Wilayah, 2015 ).
Provinsi Sulawesi utara berada pada posisi strategis karena terletak di Pasifik Rim yang secara langsung berhadapan dengan negara-negara Asia Timur dan negara--negara Pasifik.Posisi strategis ini menjadikan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia ke Pasifik dan memiliki potensi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Provinsi ini juga turut mendukung peran Pulau Sulawesi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan serta pertambangan nikel di tingkat nasional ( Menurut Seri Analisi Pembangunan Wilayah, 2015 ).

B.    PERMASALAHAN
  1. Bagaimana perkembangan ekonomi di Sulawesi Utara saat ini?
  2. Faktor apa saja yang mendukung perkembangan ekonomi di Sulawesi Utara?
  3. Manfaat apa saja yang dirasakan setelah peningkatan ekonomi di Sulawesi Utara?
  4. Peran pemerintah dalam perkembangan yang sedang terjadi di Sulawesi Utara?

 C.    PEMBAHASAN
1. Perkembangan Ekonomi Di Sulawesi Utara
Sulawesi utara merupakan tempat yang paling strategis karena langsung berhadapan dengan Negara asia timur dan pasifik yang mendukung perkembangan ekonomi di Sulawesi Utara. Perekonomian Sulawesi utara pada triwulan II 2016 mulai mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini terjadi ketika dibukanya direct flight dari beberapa kota di Tiongkok yang ternyata dapat mendongkrak kunjungan wisata ke Sulawesi Utara sehingga membuat pendapatan masyarakat Sulawesi utara meningkat tajam. Tetapi pada triwulan II investasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami perlambatan.
            Memasuki triwulan III 2016, pertumbuhan ekonomi Sulut diperkirakan mengalami peningkatan. Keadaan tersebut tercermin dari meningkatnya wisatawan yang mengunjungi Sulawesi Utara. Membuat Lapangan Usaha Informasi dan komunikasi juga mengalami pertumbuhan yang tinggi yaitu sebesar 6,86 persen yang didorong oleh masih luasnya potensi, ekspansi, dan penetrasi pelaku usaha teknologi informasi, juga mulai masuknya industri transportasi online di Kota Manado pada kuartal ke-3 tahun ini.

2. Faktor Yang Mendorong Perkembangan Sulawesi Utara
  • Pertanian
  • Kehutanan
  • Perikanan
  • Perdangan besar dan eceran
  • Respirasi mobil dan motor
  • Konstruksi

3. Manfaat Dari Meningkatnya Ekonomi Sulawesi Utara
  • Meningkatnya kemakmuran masyarakat.
  • Membantu pemerintah dalam melaksanakan kesejahteraan  secara merata.
  • Memajukan perekonomian Indonesia

4. Peran Pemerintah Dalam Perkembangan Sulawesi
  • Memberikan Gerakan Pengembangan Komoditas Unggulan Berbasis Agri bisnis (Gerbang Kuba) meliputi industri ikan tuna, cakalang dan layang. Hasil penangkapan ikan di taut merupakan produksi tertinggi di sektor perikanan. Para nelayan kini juga tengah mengembangkan teknik-teknik baru dalam budidaya perikanan laut, meliputi ikan untuk umpan, ikan kerapu, baronang, rumput laut dan kerang mutiara. Untuk budidaya perikanan darat fokus diarahkan untuk ikan mas dan nilai.
  • Membantu masyarakat Sulawesi Utara dalam memenuhi alat kebutuhan dalam memajukan kegiatan ekonomi Indonesia.
  • Memberikan program pemerintah berupa sosialisasi tentang kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan masyarakat Sulawesi Utara dengan memanfaatkan SDA yang tersedia, sehingga masyarakat sekitar dapat terdorong untuk ikut berperan dalam memajukan perekonomian Sulawesi Utara dan Indonesia.
D. KESIMPULAN
Pertumbuhan ekonomi ( Economic Growth ) adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Provinsi Sulawesi utara berada pada posisi strategis karena terletak di Pasifik Rim yang secara langsung berhadapan dengan negara-negara Asia Timur dan negara-negara Pasifik. Posisi strategis ini menjadikan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia ke Pasifik dan memiliki potensi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Sulawesi utara pada triwulan II 2016 mulai mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

E. DAFTAR PUSTAKA

BPS Provinsi Sulawesi Utara. 2016. Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan III-2016 Perekonomian Sulawesi Utara Triwulan Iii-2016 Tumbuh 6,01 Persen. Tersedia: https://minahasakab.bps.go.id/lawas/new/backend/brs_ind/brsInd-20161121010925.pdf. Diakses: 7 November 2016.

Manado, Tribun. 2016. Wisman Tiongkok Penggerak Ekonomi Sulut Triwulan III 2016. Tersedia: http://manado.tribunnews.com/2016/11/09/wisman-tiongkok-penggerak-ekonomi-sulut-triwulan-iii-2016. Diakses: 9 November 2016

Manado, Tribun. 2016. Pertumbuhan Ekonomi Sulut Triwulan III Naik Berkat 'Badai Wisman Tiongkok. Tersedia: http://manado.tribunnews.com/2016/11/09/pertumbuhan-ekonomi-sulut-triwulan-iii-naik-berkat-badai-wisman-tiongkok. Diakses: 9 November 2016

Fajarpra. 2013. Makalah Provinsi Sulawesi Utara. Tersedia: https://fajarpras69.wordpress.com/2013/10/31/makalah-provinsi-sulawesi-utara/. Diakses: 31 Oktober 2013