.

Tampilkan postingan dengan label @C14-Maulani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @C14-Maulani. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juli 2018

Sistem Ekonomi Pancasila

Abstrak
Sistem ekonomi merupakan  suatu  keselurahan dari semua lembaga ekonomi yang dilaksanakan atau   dipergunakan oleh suatu Negara atau bangsa untuk mencapai cita-cita yang telah di tetapkan.  Ekonomi Pancasila merupakan suatu konsep sistem ekonomi berasal Keadilan Sosial. Ekonomi Pancasila bercirikan keselarasan dan lebih mengutamakan masyarakat dan bukan kemakmuran perorangan.

Kata Kunci
Sistem Ekonomi, pancasila

Pendahuluan
Yang mendasari dari sistem ekonomi pancasila adalah berpedoman dengan pancasila dan berdasarkan UUD 1945. Dijelaskan bahwa setiap yang dilakukan oleh rakyat Indonesia telah tercantum dalam Pancasila dan UUD1945, karena setiap individu diajarkan untuk hidup bergotong royong dan saling membantu orang yang membutuhkan. Sistem ekonomi Pncasila idak hanya berfokus pada ekonomi tetapi mencakup dalam bidang lainnya seperti sosial-budaya, bidang politik dan bidang pertahanan. Perwujudan sistem ekonomi pancasila harus dimulai dari sikap dan prilaku sebagai manusia yang berpancasila. Tujuan utama dari sistem ekonomi pancasila, ialah  memahami isi dari pancasila, mengamalkan isi dari pancasila, dan mengamalkannya. 

Permasalahan
1.         Apa yang dimaksud dengan Sistem Ekonomi Pancasila?  
2.         Kelebihan dan Kekurangan?

Pembahasan
1.Sistem Ekonomi Pancasila
 Ekonomi Pancasila merupakan ilmu ekonomi kelembagaan (instructional economics) yang menjunjung tinggi nilai-nilai kelembagaan Pancasila sebagai ideologi Negara dengan kelima silanya secara utuh maupun sendiri-sendiri. Jika Pancasila mengandung 5 asas, maka semua substansi sila Pancasila yaitu :
                        1. Etika,
                        2. Kemanusiaan,
                        3. Nasionalisme,
                        4. Kerakyatan/Demokrasi, dan
                        5. Keadilan sosial,
harus di pertimbangkan dalam model ekonomi yang disusun. Kalau sila pertama dan kedua adalah dasarnya, sedangkan sila ketiga dan keempat sebagai caranya, maka sila kelima Pancasila adalah tujuan dari Ekonomi Pancasila.
Sistem Ekonomi Pancasila adalah keseluruhan lembaga-lembaga ekonomi yang dilaksanakan atau dipergunakan oleh Bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita yang telah ditetapkan. Adapun faktor yang digunakan dalam produksi, distribusi, dan konsumsi barang-barang dan jasa falsafah Hidup Pancasila sebagai  ‘Weltanschauung ‘ Bangsa Indonesia.   
Oleh karena itu, sistem ekonomi pancasila ialah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasikan segala aktivitas ekonomi  dalam masyarakat baik dilakukan oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan. Sistem ekonomi pancasila yaitu seluruh lembaga ekonomi yang dipergunakan bangsa Indonesia dalm mengolah dan melakukan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Setiap sistem mempunyai perbedaan yaitu dalam menjalankan prinsip sistem tersebut dan perbedaan dalam penerapan kepemilikan.
 2. Kekurangan dan Kelebihan
      Kelebihan:
a.       Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
b.      Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan mengusasi hajat hidup   rakyat  banyak dikuasai oleh negara.
c.        Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
d.       Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permuwakafan lembaga perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijakannya ada pada lembaga perwakilan rakyat pula.
e.        Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
f.        Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
g.       Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara diperkembangkan sepenuhnya dalam batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
h.      Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.
Kekurangan:
a.       Sistem free fight liberalism (sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan).
b.       Sistem terpusat, yang dapat mematikan potensi, kreasi, dan inisiatif warga masyarakt.
c.       Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.
 Daftar Pustaka
http://litamonicasari2016.blogspot.com/2016/11/makalah-sistem-ekonomi-pancasila.html
http://arindaprc.blogspot.com/2016/10/makalah-sistem-ekonomi-ekonomi-pancasila.html

Rabu, 27 Juni 2018

Kebijakan Moneter dan Keseimbangan Ekonomi IS-LM Abstrak


Kebijakan Moneter dan Keseimbangan Ekonomi IS-LM
Abstrak
Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai dampak kebijakan pemerintah yang dilaksanakan khususnya dalam bidang ekonomi. Pertumbuhan ekonomi merupakam laju pertumbuhan yang dibentuk dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara tidak langsung menggambarkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang terjadi.
Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetapi stabil tidaklah pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan, ini gambarkan seperti mata uang dua sisi, kadang dicapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi tapi tidak stabil. Untuk mencapai inilah diperlukan kebijakan moneter.
Kata Kunci
Kebijakan Moneter , Keseimbangan Ekonomi, IS-LM
Pendahuluan
Kebijakan moneter bertujuan mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang lebih baik dan atau diinginkan. Kondisi-kondisi tersebut diukur dengan menggunakan indikator-indikator makro utama seperti terpeliharanya pertumbuhan ekonomi yang baik, stabilitas harga umum yang terkendali, dan menurunnya tingkat pengangguran.
Sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat Indonesia yang kegiatannya bertumpu pada aset keuangan kredit perbankan, maka pemerintah perlu melaksanakan kebijakan moneter melalui pengelolaan instrumen-instrumen kebijakan moneter itu sendiri, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi struktur potensi ekonomi masyarakat  yang akan digerakkan. Kebijakan moneter tujuannya adalah untuk mencapai stabilisasi ekonomi. Berhasil tidaknya tujuan dari kebijakan moneter tersebut dipengaruhi oleh dua faktor, pertama: kuat tidaknya hubungan kebijakan moneter dengan kegiatan ekonomi tersebut, kedua: jangka waktu perubahan kebijakan moneter terhadap kegiatan ekonomi.
Permasalahan
1.      Apa difinisi dan pengertian dari kebijakan moneter?
2.      Pengertian dan Konsep IS-LM?
3.      Apa saja instrumen dari kebijakan moneter dan pengertiannya?
4.      Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Kurva IS – LM?
Pembahasan
1.      Kebijakan Moneter
Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilan harga dan inflasi serta terjadinya peningkatan output keseimbangan dan atau terpeliharanya stabilitas harga (inflasi terkontrol). Melalui kebijakan moneter pemerintah dapat mempertahankan,menambah atau mengurangi jumlah uang beredar dalam upaya mempertahankan kemampuan ekonomi bertumbuh,sekaligus mengendalikan inflasi.
Jika yang di lakukan menambah uang beredar,maka pemerintah dikataan menempuh kebijkan moneter ekspnsif (monetary expansive). Sebaliknya jika jumlah uang beredar dikurangi, pemerintah menempuh kebijakan moneter kontraktif (monetary contractive) (Mahasiswa.com)
2.      Konsep IS-LM
Model IS-LM memunculkan titik ekubilibrium tentang suku bunga dan pengeluaran diberikan oleh ekulibrium di dalam pasar barang dan uang. Pasar barang diwakilkan oleh ekuilibrium antara investasi dan tabungan (IS), dan pasar uang diwakilkan oleh penawaran uang dan preferensi likuiditas. Kurva IS termasuk oleh titik-titik dimana investasi, berdasarkan suku bunga, setara dengan tabungan, berdasarkan keluaran. 
Kurva IS melandai kebawah karena keluaran dan suku bunga memiliki hubungan berbanding terbalik di pasar barang: Apabila keluaran meningkat maka akan lebih banyak uang yang ditabung, yang artinya suku bunga haruslah diturunkan untuk mendorong investasi yang cukup sehingga sepantaran dengan tabungan. Kurva LM melandai keatas karena suku bunga dan keluaran memiliki relasi positif di pasar uang. Dengan meningkatknya keluaran, permintaan untuk uang akan naik, dan suku bunga akan turut naik. (Selvy Yuliani.2014)
3.      Instrumen dari kebijakan moneter dan pengertiannya
Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
a.       Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)
b.        Fasilitas Diskonto (Discount Rate)
c.       Rasio Cadangan Wajib
d.      Imbauan moral (moral persuasion)
4.      Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Kurva IS – LM
Efektifitas kebijakan moneter tergantung pertama, dari tingkat kemiringan kurva LM. Bila kurva LM vertical maka semakin besar dampak dari kebijakan moneter terhadap perubahan income dan sebaliknya bila kurva LM semakin miring maka semakin kurang efektif kebijakan moneter tersebut karena sangat kecil dampaknya terhadap penambahan income. Berarti efektifitas kebijakan moneter akan dipengaruhi oleh factor yang menentukan kemiringan kurva LM. Kemiringan kurva LM tergantung dengan tingkat sensitifitas permintaan uang terhadap tingkat bunga (koefisien b pada persamaan 6.5). Bila permintaan uang sangat sensitive terhadap perubahan bunga (b besar) maka kurva LM akan miring. Ini berarti bahwa sedikit perubahan tingkat bunga mengakibatkan penurunan tingkat bunga sehingga pengeluaran investasi akan semakin besar.
Faktor kedua yang mempengaruhi efektifitas kebijakan moneter adalah kemiringan kurva IS, semakin tegak kurva IS maka semakin tidak efektif kebijakan moneter, sebaliknya bila kurva IS semakin datar maka kebijakan moneter akan semakin efektif. Kemiringan kurva IS tergantung dengan tingkat sensifitas investasi terhadap perubahan tingkat bunga. Bila pengeluaran investasi sangat sensitif terhadap perubahan bunga maka sedikit perubahan tingkat bunga akan mengakibatkan perubahan investasi yang relative lebih besar. Dalam keadaan seperti ini maka bentuk kurva IS akan semakin mendatar. Pengeluaran investasi yang sensitive terhadap bunga merupakan indikasi bahwa ekonomi berada dalam keadaan tidak full employment, artinya masih banyak factor produksi yang belum dipakai penuh. Bila ekonomi berada dalam keadaan full employment maka pengeluaran investasi menjadi tidak sensitive terhadap perubahan bunga dan bentuk kurva IS adalah vertical. Dalam keadaan seperti ini maka bila stok uang ditambah (kebijakan moneter) maka income tidak akan naik walupun tingkat bunga turun. Keadaan ini disebabkan karena investasi tidak respon terhadap penurunan bunga. (Bayu Bzet. 2014)




Daftar Pustaka
Anonim. 2016. Kebijakan Moneter. Mahasiswa. Dalam https://mahasiswasuksesmulia.blogspot.com/2016/08/kebijakan-moneter.html
Bayu Bzet. 2014. Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Kurva IS – LM.  Rumah Belajar Bzat dalam  http://rumah-belajar-bzet.blogspot.com/2014/10/pengaruh-kebijakan-moneter-terhadap.html
Selvy Yuliani. 2014. Konsep Kurva IS-LM. Privateselv. Dalam http://privateselv.blogspot.com/2014/10/keseimbangan-kurva-is-lm.html



Jumat, 08 Juni 2018

Indeks Harga


Abstrak
Dalam ilmu ekonomi, harga diartikan sebagai suatu ukuran yang berkenaan dengan nilai suatu barang dalam kegiatan pertukaran. Ada dua sebab munculnya harga, yaitu karena kelangkaan dan karena kegunaan. Agar mendapatkan barang yang dibutuhkan, seseorang harus membayar harga sesuai dengan yang ditentukan.
Harga barang yang terjadi di pasar seringkali berfluktuasi (naik/turun). Perubahan harga tersebut, sering merugikan pihak yang berkaitan (konsumen maupun produsen). Oleh karena itu, seringkali pemerintah campur tangan dalam menetapkan harga ini, terutama untuk barang-barang tertentu. Campur tangan pemerintah itu disebut politik harga.
Kata Kunci
Indeks Harga
Pendahuluan
Harga barang yang terjadi di pasar seringkali berfluktuasi (naik/turun). Perubahan harga tersebut, sering merugikan pihak yang berkaitan (konsumen maupun produsen). Oleh karena itu, seringkali pemerintah campur tangan dalam menetapkan harga ini, terutama untuk barang-barang tertentu. Campur tangan pemerintah itu disebut politik harga.
Melalui kebijakan harga tersebut, diharapkan stabilitas harga dapat terjamin sehingga tidak terjadi penetapan harga yang sewenang-wenang oleh para produsen. Di samping itu, harga barang hasil produksi dapat terjangkau oleh masyarakat, bahkan apabila memungkinkan dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan dapat tercapai.
Dalam mengendalikan harga-harga tersebut, pemerintah menetapkan politik harga secara kontinu. Politik harga dapat dilakukan pemerintah dengan cara membandingkan harga setiap komoditas pada suatu periode dengan periode yang lain. Untuk mengukur besarnya perubahan-perubahan tersebut, pemerintah akan menetapkan suatu nilai standar atas dasar periode tertentu yang dianggap normal atau stabil. Nilai standar yang dijadikan pedoman oleh pemerintah untuk mengendalikan harga itu disebut Indeks Harga.
Permasalahan
1.      Apa pengertian Indeks Harga?
2.      Apa Tujuan Indeks Harga?
3.      Apa saja Jenis-jenis Indeks Harga?
4.      Bagaimana Peranan Indeks Harga dalam Ekonomi?
5.      Metode Perhitungan Indeks Harga?
Pembahasan
1.      Pengertian
Menurut Maila Niamas Indeks harga adalah suatu perbandingan antara harga rata – rata suatu barang pada tahun yang dihitung dan harga rata – rata pada tahun dasarnya. Pengertian Indeks harga adalah sebagai suatu ukuran yang menunjukkan mengenai berbagai perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu.
2.      Tujuan Indeks Harga
Menurut Maila Niamas Adapun tujuan indeks harga dalam perekonomian suatu negara adalah sebagai berikut :
  • Sebagai petunjuk atau indikator yang dapat digunakan dalam mengukur kegiatan perekonomian secara umum.
  • Indeks harga perdagangan dasar dapat memberi gambaran trend atau kecenderungan dalam perdagangan.
  • Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Biaya Hidup dapat digunakan untuk penetapan gaji karyawan dan perubahannya.
  • Indeks Harga yang berlaku bagi petani, baik yang diterima ataupun yang dibayar, merupakan gambaran bagi petani tersebut apakah petani tersebut  makmur atau semakin melarat.
  • Indeks Harga umumnya digunakan pedagang dalam kebijakan penetapan harga dan penentuan jumlah barang.
  • Indeks harga bertujuan untuk menghitung atau mengetahui tingkat kemajuan perekonomian negara.
  • Indeks harga bertujuan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam membandingkan harga dari waktu ke waktu
  • Indeks harga bertujuan untuk mengetahui perkembangan ekonomi suatu negara. Harga yang berlaku di pasar merupakan indeks harga konsumen, yang sangat penting untuk menentukan kebijakan perekonomian di masa mendatang.
  • Indeks harga memiliki tujuan untuk mengetahui apakah suatu permintaan dan penawaran menurun atau meningkat dalam suatu kegiatan perekonomian negara.
3.      Jenis-Jenis Indeks Harga
Jenis jenis Indeks Harga menurut woocara.blogspot :
·         Indeks harga konsumen (IHK)Indeks harga konsumen
angka perbandingan perubahan harga barang dan jasa yang dihitung serta dianggap mewakili belanja konsumen, kelompok barang yang dihitung dapat berubah-ubah disesuaikan dengan pola konsumsi aktual pada masyarakat.
·         Indeks harga produsen (IHP
perbandingan perubahan barang dan juga jasa yang dibeli oleh para produsen pada kurun waktu tertentu, yang dibeli oleh produsen antara lain bahan-bahan mentah dan bahan-bahan setengah jadi. Perbedaannya antara IHP dan IHK adalah kalau IHP mengukur tingkat harga pada saat awal sistem distribusi, IHK mengukur harga secara langsung yang dibayar oleh konsumen pada tingkat harga eceran yang ditentukan. Indeks harga produsen dapat disebut dengan indeks harga grosir.
·         Indeks harga yang dibayar dan diterima petani.
Indeks harga berbagai jenis barang yang harus dibayar oleh petani baik itu untuk biaya hidup ataupun biaya proses produksi, apabila dalam menghitung indeks tersebut dimasukkan unsur jumlah biaya hipotek, pajak, dan upah pekerja yang harus dibayar oleh petani, indeks yang diperoleh dapat disebut indeks paritas. Rasio perbandingan antara indeks harga yang dibayar petani dengan indeks paritas dalam kurun waktu tertentu disebut rasio paritas.
4.      Peranan Indeks Harga
Peranan Indeks Harga menurut woocara.blogspot :
a.    Indeks harga adalah suatu petunjuk atau sebuah barometer dari kondisi ekonomi umum. Hal ini mengandung suatu maksud sebagai berikut :
o Indeks harga grosir menggambarkan dengan tepat tentang tren perdagangan.
o Indeks harga diterima oleh petani guna menggambarkan tingkat kemakmuran di bidang agraria.
b.                   Indeks harga umum adalah pedoman untuk berbagai kebijakan dan administrasi perusahaan.
c.                   Indeks harga dapat dipakai untuk deflator, pengaruh perubahan harga dapat dihilangkan melalui cara membagi nilai tertentu dengan indeks harga yang lebih sesuai. Proses tersebut dinamakan deflasi dan pembaginya dinamakan deflator.
d.                  Indeks harga dapat dipergunakan untuk pedoman bagi pembelian berbagai jenis barang. Maksudnya adalah harga barang yang dibeli dapat untuk dibandingkan dengan indeks harga eceran atau grosir supaya dapat diukur efisiensi dalam pembelian suatu barang yang bersangkutan.
e.                   Indeks harga barang-barang konsumsi ialah pedoman dalam mengatur gaji buruh atau untuk menyesuaikan kenaikan gaji buruh pada saat inflasi.
5.      Metode Perhitungan Indeks Harga
Perhitungan angka indeks dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode. Oleh sebab itu, perlu dilakukan adanya pilihan yang tepat yang tujuan agar angka indeks yang ditetapkan dapat tercapai.
Pada dasarnya terdapat 2 metode perhitungan angka indeks, antara lain :
1.                  Angka indeks sederhana (simple agregative methode) dibagi dalam bentuk berupa agregatif sederhana dan rata-rata harga relatif.
2.                   Angka indeks yang ditimbang, dibagi dalam bentuk agregatif yang sederhana dan rata-rata harga relatif tertimbang.
Agar lebih jelas lagi, perhatikan pembahasan dibawah ini.
a. Indeks Harga Tidak Tertimbang dengan Metode Agregatif Sederhana.
Angka indeks yang dimaksud dalam penghitungan indeks harga tidak tertimbang yang meliputi indeks harga, kuantitas, dan nilai.
b. Angka Indeks Tertimbang
Perhitungan angka indeks tertimbang dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode.
Daftar Pustaka
Maila,N. ___ . Indeks Harga. Akuntansilengkap.com. dalam http://www.akuntansilengkap.com/ekonomi/indeks-harga-pengertian-tujuan-dan-fungsi/ diakses tanggal 8 Juni 2018
Muhammad Yopi. 2015. Indeks Harga. Woocara.blogspot.com. dalam http://woocara.blogspot.com/2015/10/pengertian-indeks-harga-jenis-indeks-harga-ciri-ciri.html diakses tanggal 8 Juni 2018