.

Sabtu, 07 April 2018

Persoalan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat

 Oleh : Tania S Fajrin

Abstrak
Provinsi Kalimantan Barat memiliki permasalahan ekonomi dalam beberapa faktor. Mulai dari kurangnya infrastruktur, banyaknya pengangguran, keterlambatan kinerja perekonomian.

Kata kunci
Permasalahan ekonomi, infrastruktur, pengangguran, kinerja

Pendahuluan
Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi yang terletak di Pulau Kalimantan, yaitu di bagian Barat Pulau Kalimantan. Provinsi Kalimantan Barat berbatasan dengan salah satu Negara Bagian Malaysia yaitu Sarawak dibagian Utaranya. Di sebelah Timur, Provinsi Kalimantan Barat berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah. Sedangkan di sebelah selatan dan Barat Provinsi Kalimantan Barat dikelilingi oleh laut yaitu Laut Jawa di Selatannya serta Laut Natuna dan Selat Karimata di Baratnya. Luas Wilayah Provinsi Kalimantan Barat adalah 147.307 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 5.313.332 jiwa. Secara geografis, Provinsi Kalimantan Barat terletak di 2°08’ – 3°05’ Lintang Selatan dan 108°0’ – 114°10’ Bujur Timur. Provinsi Kalimantan Barat termasuk dalam zona Waktu Indonesia Barat atau WIB. Provinsi Kalimantan Barat dibagi menjadi 12 Kabupaten dan 2 Kota (Dickason, 2018).
Dengan begitu, Kalimantan Barat memiliki permasalahan ekonomi yang sangat serius. Masalah Ekonomi adalah masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari hari baik masalah dalam jual beli, tawar menawar ataupun ekspor impor (Deboo, 2018). Dalam kehidupan sekarang terutama di Indonesia terdapat beberapa masalah ekonomi. Salah satu provinsi di Indonesia yang mengalami permasalahan ekonomi adalah Kalimantan Barat.

Permasalahan
1.       Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat?
2.       Bagaimanakah cara mengatasinya?

Pembahasan
Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi yang terletak di Pulau Kalimantan yang mempunyai persoalan masalah ekonomi yang sangat serius hingga sekarang. Banyak permasalahan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat yang harus di benahi, sehingga menjadikan Kalimantan Barat semakin berkembang dan maju.

Beberapa Faktor Permasalahan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat yaitu :

1.       Kurangnya pembangunan infrastruktur yang memadai
Menurut Adriyani (2013) pada tahun 2013 infrastruktur di Provinsi Kalimantan Barat belum merata. Khususnya di daerah-daerah perbatasan di Kalimantan Barat. Padahal, pembangunan infrastruktur di kawasan ini sangatlah memegang peranan penting. Tidak saja bagi pertahanan dan keamanan negara, melainkan juga kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan. Masih minimnya infrastruktur di daerah-daerah perbatasan Kalimantan Barat menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat. 
Hingga saat ini, jalan-jalan yang sudah dibuat oleh dinas PU Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat (dalam hal ini Bina Marga) masih ada yang belum bisa menghubungkan satu desa ke desa lain. Sebagai contoh, jalan dari ibu kota kabupaten Sambas menuju ke Aruk sekitar 30 km jauhnya masih belum terhubung, padahal jalan tersebut akan menjadi jalan internasional, apalagi dengan adanya rencana pembukaan pintu gerbang perbatasan Aruk dalam waktu dekat. Demikian pula keadaan jalan negara, salah satunya jalan negara dari Pontianak ke Entikong. Belum lagi kondisi jalan-jalan antarkabupaten, misalnya di Sanggau, yang hancur dan berlubang. Banyaknya lubang-lubang terjadi akibat truk-truk bermuatan besar yang kapasitasnya melebihi 8 ton melewati jalan yang berkapasitas hanya 8 ton. Jalan penghubung antara Kalbar dan Kalteng juga masih belum tembus (terhubung) dan sekitar 72 km lebih masih berupa jalan tanah, sedangkan jalan penghubung antara Kaltim dan Kalteng sudah mulus beraspal.
Jembatan satu-satunya yang bisa menghubungkan jalan Trans Kalimantan dari Kalinantan Barat haruslah melalui sungai di Tayan. Akan tetapi jembatan tersebut masih belum jadi karena saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Entah kapan diluncurkan dana sehingga jembatan yang rencananya sepanjang 2 km itu bisa terbangun. Jalan Trans Kalimantan yang belum terhubung hanyalah yang menghubungkan dengan Kalimantan Barat saja, sementara Trans Kalimantan yang menghubungkan antarprovinsi lainnya sudah.

2.       Pengangguran
Menurut Arianto (2013) pada tahun 2010 pengangguran di Provinsi Kalimantan Barat menjadi hal yang paling serius yang harus dibenahi dalam pembangunan ekonomi. Khususnya di Kalimantan barat banyak sekali faktor yang menjadi penyebab penganguran, seperti : mutu pendidikan, kesiapan tenaga kerja, fasilitas, lapangan pekerjaan, sumber daya manusia yang tidak memadai.  Hal tersebut membuat banyak sekali orang yang tidak mendapatkan kesempatan untuk mendapat pekerjaan. Pengangguran yang tinggi dapat berdampak secara langsung maupun secara tidak langsung terhadap kemiskinan, kriminalitas, dan masalah-masalah sosial lain yang juga semakin meningkat. Dengan jumlah angkatan kerja yang semakin besar, arus migrasi yang terus mengalir masuk ke Privinsi Kalimantan Barat, serta dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini, membuat permasalahan  pengangguran menjadi sangat besar dan kompleks.
Menurut data terakhir, jumlah penganguran di Kalimantan Barat pada tahun 2010 di perkirakan mencapai ± 101,6 ribu jiwa atau sekitar 4,62 persen dari 2,2 juta jiwa angkatan kerja yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Jika masalah pengangguran yang demikian besar dibiarkan berlarut-larut, maka sangat  besar kemungkinannya untuk mendorong suatu krisis sosial yang berdampak tidak saja menimpa para pencari kerja yang baru lulus sekolah, melainkan juda menimpa orangtua yang dapat kehilangan pekerjaan karena kantor dan pabriknya tutup, sehingga angka penagguran di Provinsi Kalimantan Barat menjadi meningkat.

Cara mengatasi pengangguran yang ada di Kalimantan Barat
ü  Peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja.
ü  Segera memindahkan tenaga kerja dari sektor yang kelebihan ke  tempat dan sektor ekonomi yang kekeurangan.
ü  Mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi lowongan kerja yang kosong .
ü  Segera mendirikan industri padat karya di wilayah yang mengalami pengangguran.
ü  Pembukaan proyek-proyek umum oleh pemerintah, seperti pembangunan jembatan, jalan raya, PLTU, PLTA, dan lain-lain sehingga bias menyerap tenaga kerja secara langsung maupun utuk merangsang insvestasi baru dari kalangan swasta.

3.       Kinerja perekonomian Kalimantan Barat melambat
Dikutip dalam Pontianakpos (2016) Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat kembali melambat pada Triwulan I tahun ini. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Kalimantan Barat mengalami perlambatan sebesar 5,93% pada kuartal I-2016 dibandingkan dengan kuartal I-2015 (year on year) yang mencapai 6,33%. Kepala BPS Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi disumbang dari lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 13,26%.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalbar Dwi Suslamanto mengatakan kinerja perekonomian Kalbar sepanjang 2015 mengalami perlambatan. Dwi mengatakan permintaan ekonomi dengan adanya perbaikan kinerja ekspor komoditas mineral alumina dan terjaganya konsumsi rumah tangga bakal membuat pertumbuhan ekonomi tumbuh kendati masih lambat. “Dari sisi penawaran, sumber pertumbuhan perekonomian Kalbar masih bersumber dari kinerja sektor perekonomian utama seperti industri pengolahan dan sektor konstruksi,” 

Kesimpulan
Masalah Ekonomi adalah masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari hari baik masalah dalam jual beli, tawar menawar ataupun ekspor impor. Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi yang terletak di Pulau Kalimantan, yaitu di bagian Barat Pulau Kalimantan. Banyak permasalahan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat yang harus di benahi, sehingga menjadikan Kalimantan Barat semakin berkembang dan maju. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi permasalahan ekonomi dalam Provinsi Kalimantan Barat seperti pengangguran, kurangnya infrastruktur, keterlambatannya kinerja.

Daftar Pustaka
Adriyani, 2013. Analisis Daerah Perbatasan Indonesia. Karsantireno.blogspot.co.id.  dalam http://karsantireno.blogspot.co.id/2013/06/analisis-daerah-perbatasan-indonesia.html. Diunduh 6 April 2015.
Arianto, 2013. Masalah Pengganguran di Kalimantan. Anggunarianto.blogspot.co.id. dalam  http://anggunarianto.blogspot.co.id/2013/05/masalah-pengangguran-di-kalimanatan_15.html. Diunduh 6 April 2018
Pontianakpost, 2016. Ekonomi Kalbar Kembali Melambat. Pontianakpost.co.id. dalam http://www.pontianakpost.co.id/ekonomi-kalbar-kembali-melambat. Diunduh 6 April 2018
Deboo, 2011. Masalah Ekonomi. Debydeboo.wordpress.com. dalam  https://debydeboo.wordpress.com/2011/04/26/masalah-ekonomi/. Diunduh 6 April 2018
Dickason, 2018. Profil Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Ilmupengetahuanumum.com. dalam  https://ilmupengetahuanumum.com/profil-daftar-kabupaten-dan-kota-di-provinsi-kalimantan-barat/. Diunduh 6 April 2018




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.