.

Selasa, 28 Maret 2017

Mengenal Lebih Jauh Tentang Produksi

@A16-Zarica
Oleh : Zarica Halimmah
Pendahuluan
Biaya bukan merupakan hal yang asing bagi semua orang. Kata biaya sering muncul dalam kehidupan sehari hari kita terlebih dibidang ekonomi, seperti biaya produksi, biaya transportasi, atau biaya-biaya yang lain.
Walaupun biaya sudah menjadi hal yang lumrah banyak dari kita hanya mengetahui apa itu biaya dari luarnya saja.
Tidak banyak yang tahu konsep dari biaya itu sendiri dan klasifikasi dari biaya itu sendiri. Selama ini kita hanya mengetahui bahwa biaya adalah hal yang harus kita keluarkan setelah mendapatkan sesuatu, seperti setelah kita membeli barang kita harus mengeluarkan biaya untuk membayar barang yang sudah kita beli.

Permasalahan
Dari pendahuluan tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.       Apa definisi biaya?
2.       Apa saja klasifikasi dari biaya?
3.       Apa objek dari biaya?

Pembahasan
                Untuk memahami lebih dalam tentang biaya kita harus mengetahui arti dari biaya itu sendiri. Biaya memiliki banyak definisi, seperti yang saya kutip dari trigonalmedia.com berikut ini :
1.      Pengertian biaya menurut Supriyono
Supriyono (1999:16) menjabarkan bahwa,
“Biaya adalah harga perolehan yang dikorbankan atau digunakan dalam rangka memperoleh penghasilan atau revenue yang akan dipakai sebagai pengurang penghasilan.”
2.      Pengertian biaya menurut Henry Simamora
Menurut Henry Simamora (2002:36),
“Biaya adalah kas atau nilai setara kas yang dikorbankan untuk barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat pada saat ini atau di masa mendatang bagi organisasi.”
3.      Pengertian biaya menurut Mulyadi
Menurut Mulyadi (2001:8),
“Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomis  yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.”
4.      Pengertian biaya menurut Masiyah Kholmi
Sementara itu, Masiyah Kholmi berpendapat bahwa,
“Biaya adalah pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat di saat sekarang atau di masa yang akan datang bagi perusahaan.”
5.      Pengertian biaya menurut Usry dan Hamer
Usry dan Hamer (1991:26) memberikan pandangan bahwa,
“Biaya adalah biaya merupakan suatu nilai tukar prasyarat atau pengorbanan yang dilakukan guna memperoleh manfaat.”
6.      Pengertian biaya menurut Hernanto
Menurut Hernanto (1991), biaya adalah
“sejumlah uang yang dinyatakan dari sumber-sumber ekonomi yang dikorbankan (terjadi atau akan terjadi) untuk mendapatkan sesuatu atau untuk mencapai tujuan tertentu.
Selain itu,pengertin biaya secara luas mengandung 4 (empat) unsur antara lain: 
·         Merupakan pengorbanan sumber ekonomi 
·         Diukur dengan satuan uang 
·         Yang telah terjadi atau yang akan terjadi 
·         Untuk tujuan tertentu 
Walaupun banyak pendapat tentang definisi biaya, namun menuju satu titik yang sama yaitu suatu hal yang haru dikeluarkan karena telah memperoleh sesuatu dan diukur dengan uang.
                Selain memiliki banyak definisi biaya juga dapat diklasifikasikan dalam beberapa kelompok,yaitu :
A. Klasifikasi biaya berdasarkan fungsi pokok kegiatan perusahaan.
1.       Biaya Produksi
Yang termasuk biaya produksi adalah biaya materil, biaya tenaga kerja langsung dan overhead.
2.       Biaya Administrasi Umum 
Semua biaya yang berhubungan dengan fungsi administrasi umum.
3.       Biaya Pemasaran 
Biaya yang diperlukan dalam rangka penjualan produksi yang sudah selesai sampai dengan pengumpulan piutang menjadi kas. 
4.       Biaya Keuangan 
Semua biaya yang terjadi dalam melaksanakan fungsi keuangan.
B. Klasifikasi biaya berdasarkan periode akuntansi.
1.       Capital Expenditure
Yaitu apabila manfaat dari adanya pengeluaran tersebut baru dapat dinikmati pada periode akuntansi berikutnya dan pengeluaran ini akan dibebankan pada periode akuntansi yang bisa menikmati manfaat tersebut. 
2.       Revenue Expenditure 
Yaitu pengeluaran dimana manfaat dari adanya pengeluaran tersebut dapat dinikmati oleh periode akuntansi yang bersangkutan dan pengeluaran ini merupakan biaya pada periode akuntansi tersebut. 
C. Klasifikasi biaya berdasarkan tendensi perubahan terhadap aktifitas.
1.      Biaya Variabel ( Variabel Cost ) 
Merupakan biaya – biaya yang mempunyai hubungan langsung dengan produksi. 
2.      Biaya Tetap ( Fixed Cost )
Merupakan biaya – biaya yang besarnya tidak dipengaruhi oleh besarnya volume produksi.
3.      Biaya Semivariable ( Semivariable Cost ) 
Merupakan biaya yang mempunyai hubungan dengan volume produksi. 
D. Klasifikasi biaya berdasarkan objek atau pusat biaya yang dibiayai.
1.      Biaya Langsung 
Biaya yang terjadi atau manfaatnya tidak diidentifikasikan kepada objek atau pusat biaya tertentu. 
2.      Biaya Tidak Langsung
Biaya yang terjadi atau manfaatnya  tidak dapat diidentifikasikan kepada objek atau pusat biaya tertentu, dan manfaatnya dinikmati beberapa objek atau pusat biaya. 

E. Klasifikasi biaya berdasarkan tujuan pengendalian biaya.
1.      Biaya Terkendali
Biaya yang secara langsung dapat dipengaruhi oleh seorang pemimpin dalam jangka waktu tertentu. 
2.      Biaya Tidak Terkendali
Biaya yang dapat dipengaruhi oleh seorang pemimpin berdasarkan wewenang yang ia miliki dalam jangka waktu tertentu.
F. Klasifikasi biaya berdasarkan tujuan pengambilan keputusan.
1.      Biaya Relevan
Biaya yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan, oleh karena itu biaya tersebut harus diperhitungkan dalam pengambilan keputusan. 
2.      Biaya Tidak Relevan 
Biaya yang tidak mempengaruhi pengambilan keputusan, oleh karena itu biaya ini tidak diperhitungkan dalam pengambilan keputusan
Yang terakhir apa objek dari biaya itu sendiri?
        Obyek biaya adalah segala hal seperti produk, pelanggan, departemen, proyek, kegiatan dan yang lain dimana biaya-biaya diukur dan dibebankan. Misalnya, bila ingin menentukan berapa biaya untuk membuat pisang goreng, maka obyek biaya adalah pisang goreng. Bila ingin menentukan biaya operasi sebuah program studi dalam sebuah Universitas maka obyek biaya adalah program studi. Bila tujuannya adalah menentukan biaya proyek pengembangan produk maka obyek biaya adalah  proyek pengembangan produk baru.
Kesimpulan
1.       Biaya memiliki banyak definisi dari parah ahli namun memiliki arti yang sama.
2.       Biaya dapa diklasifikasikan menjadi:
§  Klasifikasi biaya berdasarkan fungsi pokok kegiatan perusahaan.
§  Klasifikasi biaya berdasarkan periode akuntansi.
§  Klasifikasi biaya berdasarkan tendensi perubahan terhadap aktifitas.
§  Klasifikasi biaya berdasarkan objek atau pusat biaya yang dibiayai.
§  Klasifikasi biaya berdasarkan tujuan pengendalian biaya.
§  Klasifikasi biaya berdasarkan tujuan pengambilan keputusan.
3.       Biaya juga memiliki objek yaitu, segala hal seperti produk, pelanggan, departemen, proyek, kegiatan dan yang lain dimana biaya-biaya diukur dan dibebankan.

DAFTAR PUSTAKA
Fitria, Ria. 2015. Pengertian biaya menurut ahli.
Anonim. 2015. Pengertian Biaya dan Klasifiksi Menurut Definisi Para Ahli.
Purwanto,Hendra. 2016. Konsep Pengertian Biaya, Biaya Produk Berwujud dan Jasa, Biaya Produksi dan Non Produksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.