.

Minggu, 08 April 2018

PERSOALAN EKONOMI DI PROVINSI YOGYAKARTA (DIY)


 Disusun Oleh: Muhamad Farhan Naufal
@C15-Farhan, @Proyek-06 


ABSTRAK
Ekonomi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seiring perkembangan zaman ,tentu kebutuhan terhadap manusia bertambah oleh karena itu ekonomi secara terus-menerus mengalami pertumbuhan dan perubahan.

PENDAHULUAN
Yogyakarta merupakan salah satu daerah otonom di Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta, selain Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan
Kulon Progo. Kota Yogyakarta juga memegang predikat sebagai ibukota Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai daerah otonom Kota Yogyakarta
Mempunyai kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.
Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 18 ayat (2) dan (5) yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah
Berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut
Asas otonomi dan tugas pembantuan dan diberikan otonomi yang seluas-luasnya.

RUMUSAN MASALAH
1.    Sejarah perekonomi daerah istimewa yogyakarta?
2.    Kesanjangan Ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta Kian Mengkhawatirkan?
3.    Pertumbuhan Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta Melambat?

PEMBAHASAN
SEJARAH PEREKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
kota Yogyakarta. Berdasarkan data APBD kota Yogyakarta pada tahun 2001,penerimaan dana daerah yang diterima dari sektor dana perimbangan meupakanyang terbesar yaitu sekitar 74% atau sekitar 153 milyar dari sekitar totalpendapatan 205,4 milyar, sedangkan pnerimaan yang berasal dari PendapatanAsli Daerah menyumbang sekitar 16% atau sekitar 33,1 milyar. Sedangkan penerimaan 19,1 milyar sisanya berasal dari sisa anggaran tahun kepengerusan sebelumnya. DPPKA pun memproyeksikan Tahun 2009-2013 ekonomi kota Yogyakarta akan mengalami pertumbuhan rata-rata sekitar 32,9%.

KESANJANGAN EKONOMI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KIAN MENGKHAWATIRKAN
Dalam soal kesenjangan ekonomi, yang juga menarik untuk disorot adalah DIY. Di balik pesonanya, DIY ternyata menyimpan persoalan pelik berupa kesenjangan ekonomi di masyarakat yang mengkhawatirkan. Selain kesenjangan ekonomi, persoalan kemiskinan juga tak kalah pelik. Ada lebih dari setengah juta penduduk miskin di DIY.

PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MELAMBAT
YOGYAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2016 ini akan sedikit terkoreksi. Meski tidak terlalu besar tapi pertumbuhan ekonomi yang terkoreksi tersebut, tetap harus menjadi perhatian. Pertumbuhan ekonomi yang melambat tersebut tidak lepas dari kondisi global yang belum juga pulih.

PEREKONOMIAN DIY TRIWULAN II TUMBUH 5,57%
Harianjogja.com, BANTUL–Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada triwulan II 2016 tumbuh 5,57% lebih cepat dibanding triwulan I 2016 yang sebesar 4,84%. Perekonomian DIY yang diukur dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2016 mencapai Rp26,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp21,4 triliun.

KESIMPULAN
Seiring dengan pesatnya perkembangan Kota Yogyakarta, perubahan struktur perekonomian menjadi hal yang alami. Beberapa sektor ekonomi terus meningkat kontribusinya terhadap output perekonomian daerah dan sektor-sektor lain terlihat mengalami penurunan kontribusi terhadap output perekonomian daerah.
Sektor Industri Pengolahan, Sektor Jasa-Jasa, Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih serta Sektor Keuangan, Sewa dan Jasa Perusahaan, secara riil, justru cenderung mengalami penurunan kontribusi terhadap output perekonomian Kota Yogyakarta. Keempat sektor itu menyumbang 45,55% output Kota Yogyakarta pada 2013, lebih rendah daripada kontribusinya pada tahun 2009 yang sebesar 46,33%.

DAFTAR PUSTAKA
P3adk.2015. Perekonomian Di Jogja. http://investasi.jogjakota.go.id/id/more/page/84/Perekonomian-di-Jogja .(di akses 8 April 2018)

Saiful.2012. Kondisi Geografi Ekonomidan Sustainable Development Provinsid.I. Yogyakarta. https://www.scribd.com/doc/106324925/Kondisi-Geografi-Ekonomi-Provinsi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta .(di akses 8 April 2018)

Kompasiana.2014. Kesanjangan Ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta Kian Mengkhawatirkan. http://www.kompasiana.com/kadirsaja/kesanjangan-ekonomi-di-daerah-istimewa-yogyakarta-kian-mengkhawatirkan_552964356ea8344e0b8b456f  .(di akses 8 April 2018)

Erfanto.2016.Pertumbuhan Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta Melambat. https://ekbis.sindonews.com/read/1158912/33/pertumbuhan-ekonomi-daerah-istimewa-yogyakarta-melambat-1480333434  .(di akses 8 April 2018)

Ilham. Alvian. 2017. MASALAH EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY). http://ilmuekonomi123.blogspot.co.id/2017/04/masalah-ekonomi-daerah-istimewa.html (di akses 8 April 2018)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.