.

Minggu, 08 April 2018

Persoalan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat




@Proyek-06, @C18-Devi
Oleh : Devi Yanti Naibaho
Abstrak
Berbagai persoalan perekonomian di Indonesia khususnya di provinsi NTB memang sedang mengalami sisi ketimpangan dan pemerataan. Walaupun dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi di NTB cukup signifikat tapi dalam mengatasi persoalan ekonomi tidak cukup hanya dengan pertumbuhan ekonomi saja tetapi dibutuhkan pemerataan dan ketimpangan.
Kata kunci : persoalan ekonomi di NTB
Pendahuluan
Ekonomi merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Ekonomi juga memiliki peranan yang penting untuk menjaga kestabilan kehidupan  berbangsa  dan  bernegara.  Tingkat  pertumbuhan  dan  pembangunan suatu negara dapat dilihat dari indikator ekonominya. Setiap negara, dalam mencapai tujuannya menggunakan sistem ekonomi yang berbeda-beda.
Berbagai persoalan ekonomi juga mengakibat keresahan tersendiri baik masyarakat maupun pemerintah. NTB termasuk daerah wilayah di Indonesia yang mengalami keresahan tersebut dalam hal ketimpangan dan pemerataan. Walaupun NTB mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikat tetapi hal itu tidak lah cukup, perlu adanya ketimpangan dan pemerataan di NTB.
Permasalahan
·         Bagaimana keadaan perekonomian di provinsi Nusa Tenggara Barat
Pembahasan
Pertumbuhan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara yang sebesar 2,36% tercatat paling rendah se-Indonesia, bahkan Nusa Tenggara Barat (NTB) minus 4,18%. Badan Pusat Statistik (BPS) menuturkan bahwa hal tersebut dikarenakan ekonomi NTB sangat tergantung pada tambang.
Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan bahwa, angka kemiskinan sejak tahun 2008 sampai dengan tahun 2016 juga berhasil diturunkan dari 23,4 persen menjadi 16,02 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka dengan indeks gini ratio sebesar 0,36, lebih baik dari rata-rata nasional, yang berada pada angka 0,40.
Wali Kota Mataram juga menyebutkan bahwa pencapaian tersebut sungguh merupakan capaian yang baik terlebih jika dibandingkan dengan kinerja pengurangan angka kemiskinan nasional, di mana untuk menurunkan satu persen saja dibutuhkan waktu lebih dari lima tahun. Pembangunan di Provinsi NTB sendiri selama ini dinyatakan telah berjalan cukup baik, meskipun diakui pula masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki bersama.
Daftar Pustaka

Suprobo, Hafit Yudi. 2017. Pertumbuhan Ekonomi NTB di Atas Nasional, Ini Alasannya. Warta Ekonomi.co.id. Dalam https://www.wartaekonomi.co.id/read151472/pertumbuhan-ekonomi-ntb-di-atasnasional-ini-alasannya.html. Diakses [07April 2018].

2017. Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan III-2017 (y on y) tumbuh 4,09 persen. BADAN STATISTIKA NASIONAL. Dalam https://ntb.bps.go.id/pressrelease/2017/11/06/349/ekonomi-provinsi-ntb-pada-triwulan-iii-2017--y-on-y--tumbuh-4-09-persen.html. Diakses [07 April 2018]


2017. Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat Triwulan I-2017. BAPPEDA PROVINSI NTB. Dalam http://bappeda.ntbprov.go.id/ekonomi-provinsi-nusa-tenggara-barat-triwulan-i-2017/. Diakses [07 April 2018]


2017. BPS Ungkap Penyebab Ekonomi Nusa Tenggara Tumbuh Terendah. SINDONEWS.COM. Dalam https://ekbis.sindonews.com/read/1202756/33/bps-ungkap-penyebab-ekonomi-nusa-tenggara-tumbuh-terendah-1493968882. Diakses [07 April 2018]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.