.

Senin, 07 Maret 2016

Metodologi Ilmu Ekonomi

Metodologi ilmu ekonomi
Pengertian Metodologi ekonomi adalah ilmu yang mempelajari metode, umumnya metode ilmiah, yang berhubungan dengan ekonomi, termasuk prinsip tentang pertimbangan ekonomi. Istilah 'metodologi' juga umum meskipun salah dan digunakan sebagai sinonim dari 'metode'.


Masalah masalah ekonomi

      Menurut Teori Klasik, yang dipelopori oleh Adam Smith terdiri dari :    
       PRODUKSI, adalah segala tindakan yang di tunjukan untuk menambah nilai guna dari suatu barang         karna sifat manusia yang tidak pernah merasa puas akan kebutuhannya. 

       DISTRIBUSI, adalah segala kegiatan yang ditujukan untuk menyampaikan atau menyalurkan barang  hasil produksi dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen akhir/pemakai.
Yang termasuk kegiatan distribusi diantaranya : Pengemasan, pensortiran/pemilahan,    
 pengepakan, penyimpanan/pergudangan, pengangkutan, dll

 KONSUMSI,  adalah segala tindakan yang tujuannya menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang.Kegiatan konsumsi dipengaruhi oleh 2 faktor :
1. Faktor Internal, seperti : pendapatan, selera karakter, kepribadian, motivasi.
2. Faktor Eksternal, seperti : kebudayaan, peradaban, lingkungan, status sosial, kebijakan    pemerintah, dll..

Menurut Teori Modern
      Menurut Paul A Samuelson, seorang pakar ekonomi, membedakan masalah pokok yang dihadapi oleh perekonomian, yaitu :
      Apa yang akan diproduksi (What) Karena keterbatasan sumber daya faktor produksi, maka harus hal yang tidak mungkin akan memproduksi sebanyak-banyaknya, maka harus dilakukan pemilihan barfang apa yang harus diproduksi serta berapa jumlahnya.
      Bagaimana proses produksinya (How) Hal ini sangat tergantung dari ketersediaan sumber daya faktor produksi dari setiap wilayah/negara. Bagi negara maju akan menggunakan faktor produksi padat modal dengan teknologi majunya, sementara bagi negara yang berkembang akan menerapkan teknologi menengah tanpa mengesampingkan pendayagunaan sumber daya manusia yang ada sehingga tidak terjadi pengangguran yang tinggi.
      Untuk siapa hasil produksi ditujukan (for Whom) Untuk masalah yang satu ini, pertimbangan ditujukan bagaimana caranya agar hasil produksi dapat memenuhi kebutuhan utama masyarakat serta dengan tingkat harga yang terjangkau oleh masyarakat yang menjadi pangsa pasarnya.

Ekonomi tradisional
Sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istadat kebiasaan dan nilai budaya setempat.
Ciri-Ciri
      Alat produksi sederhana
      Jumlah barang/jasa rendah
      Produktivitas rendah
      Masih barter
      Kegiatan ekonomi umumnya dibidang pertanian
       Masyarakat sulit menerima perubahan

Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi yang memberi kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya.
Ciri-Ciri
      Hak milik perorangan diakui
      Individu bebas melakukan kegiatan ekomomi
      Jenis,jumlah,dan harga barang ditentukan kekuetan pasar
      Adanya persaingan bebas
      Kegiatan ekonomi(produksi,distribusi,dan konsumsi) diserahkan kepada swasta.
      Misalnya Amerika Serikat dan Eropa

Sistem Ekonomi Sosialis (ETATISME)
Sistem Ekonomi yang seluruh kegiatan Ekonominya direncanakan,dilaksanakan,dan diawasi  oleh pemerintah secara terpusat.
Ciri-Ciri
      Alat-alat dan faktor produksi dikuasai negara
      Kegiatan Ekonomi sepenuhnya diatur negara
      Harga barang/jasa ditentukan pemerintah
      Hak milik perorangan tidak diakui
       Misalnya: Kuba, Korea, Eropa Timur dan RRC.

Sistem Ekonomi Campuran
      Gabungan dari sistem perekonomian Liberal dan sosialis.
      Ciri-Ciri
      Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasata
      Transaksi ekonomi terjadi di pasar, dan ada campuran tangan pemerintah
      Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah
      Misalnya: Afrika, Amerika Latin dan Asia.

Sumber                                                                                   




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.