.

Tampilkan postingan dengan label @C01-Novia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @C01-Novia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2018

pemahaman investasi


@C01-Novia, @Proyek-08
Oleh Novia Nila Sutarman

PEMAHAMAN INVESTASI

Abstrak
Saat ini kata investasi sudah mulai akrab ditelinga kita, bahkan ibu-ibu rumah tanggapun sudah tidak asing lagi. Namun apakah kita sudah benar-benar memahami esensi (hakikat) dari investasi itu sendiri? Atau hanya asal ucap saja dengan pengertian yang masih “ngambang”?.
Untuk itulah kita perlu memahami pengertian investasi, tujuan investasi, risiko investasi, imbal hasil (return) investasi, instrument investasi sampai profesi investasi tersebut. Pemahaman ini penting agar kita tidak merugi saat berinvestasi.

Kata Kunci
jenis, tujuan, investasi

A. PENDAHULUAN
Makna investasi dapat disederhanakan sebagai upaya mengalokasikan dan menanam uang pada media bisnis atau instrumen investasi agar dapat berkembang sehingga dana investasi tsb berkerja untuk kemakmuran kita. Untuk memperoleh uang bukan hanya dengan bekerja formal atau informal saja namun dapat melalui media investasi. Hal ini perlu dipahami agar tingkat kesejahteraan keluarga kita ikut meningkat. Melalui investasi, uang kita akan terus bekerja non-stop baik saat kita tidur ataupun sedang berwisata dengan keluarga sekalipun. Proses investasi terus-menerus mengenerate dana kita mengikuti siklus ekonomi baik domestik maupun global.

B. PERMASALAHAN
1.      Apa sih investasi itu?
2.      Apa  tujuan dari investasi?
3.      Apa saja macam-macam dari investasi?
4.      Bagaimana investasi di Indonesia?

C. PEMBAHASAN
1. Pengertian Investasi
Investasi adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan (accreation of wealth) melalui distribusi hasil investasi (seperti: bunga, royalti, deviden dan uang sewa), untuk apresiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan perdagangan.
Namun ada juga pendapat bahwa investasi adalah perjudian belaka. Pendapat tersebut perlu diluruskan tentunya, karena filosofi judi dengan investasi sangat berbeda. Judi adalah aktivitas spekulasi melalui instrumen investasi seperti saham atau produk derivatifnya dengan karakter ekspektasi imbal hasil yang sangat besar namun probabilitas keberhasilannya sangat kecil. Karena judi juga tidak berdasarkan analisis dan informasi yang akurat sehingga tingkat ketidak pastiannya sangat tinggi yang menimbulkan potensi risiko yang tinggi juga. Pada umumnya judi dilakukan pada short-term period. Situasi tersebut menyebabkan expected value “investasi judi’ tersebut menjadi negatif sehingga para pelakunya cenderung mengalami kerugian yang konsisten dan kontinu selama menjalankan aktivitas spekulasi tersebut hingga bangkrut.
Sebaliknya, investasi menjanjikan imbal hasil yang wajar dengan probabilitas keberhasilan yang relatif besar dan dilakukan dalam jangka panjang (long-term investment). Investasi yang bijak berdasarkan analisis keuangan dan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan tentunya sehingga unsur ketidak pastiannya diminimalisasi sekecil mungkin. Maka investasi akan menghasilkan expected value yang positif sehingga menawarkan keuntungan yang konsisten dan kontinu sekalipun jumlahnya tidak fantastis.
2. Tujuan Investasi
Tujuan investasi pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan (needs) dan/atau keinginan (wants) yang kita harapkan. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut guna meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan keluarga kita. Untuk dapat mencapai kebutuhan dan keinginan tersebut maka investasi merupakan salah satu solusi terbaik tentunya. Instrumen investasi cukup luas dan beragaman jenisnya seperti saham, obligasi, reksadana (mutual funds), logam mulia (emas), properti bahkan membuka bisnis riil sendiri. Setiap instrumen investasi tentunya memiliki karakter yang berbeda satu dengan instrumen lainnya baik imbal hasil maupun risikonya.
3. Macam-Macam Investasi
a)      Aset Riil
Aset riil merupakan aset yang memiliki wujud. Misalnya yaitu tanah, emas, rumah, dan logam mulia yang lain. Berinvestasi di aset riil merupakan hal yang umum dilakukan.
b)      Aset Finansial
Aset finansial yaitu aset yang wujudnya tidak terlihat, tetapi tetap memiliki nilai yang cukup tinggi. Pada umumnya aset finansial ini terdapat di dunia perbankan dan juga di pasar modal. Di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Indonesia. Beberapa contoh dari aset finansial misalnya instrumen pasar uang, saham, reksa dana dan obligasi.
4. Investasi di Indonesia
Sekarang bangsa Indonesia sudah banyak berkembang termasuk dalam bisnis dan keuangan, salah satunya investasi. Sudah banyak yang tertarik dan terjun dalam dunia investasi, bukan untuk melipatgandakan kekayaan, namun bertujuan untuk memikirkan masa depan.
Fungsinya sama seperti tunjangan hari tua atau juga kesehatan. Namun investasi dilakukan masuk kedalam rencana sendiri, sehingga anda dapat mengatur keuangan anda baik sekarang atau masa depan. Ada baiknya jika anda memiliki uang atau kekayaan lebih maka lakukan investasi.

D. KESIMPULAN
Investasi bukanlah menanamkan modal tanpa informasi dan analisis sama sekali. Investasi adalah proses observasi, investigasi, analisis kinerja keuangan, pemahaman analisis teknikal sampai dengan pengambilan keputusan yang smart and wisdom.

DAFTAR PUSTAKA
Arfan.2015. “Definisi dan Pengertian Investasi yang Wajib Anda Pahami”, https://carainvestasibisnis.com/definisi-dan-pengertian-investasi/  , diakses pada 16 Mei 2018

Rumi Ambar. 2016. “Apa Itu Investasi?”, https://www.sahamok.com/apa-itu-investasi/  , diakses pada 16 Mei 2018

Febby. 2017. “Pemahaman Investasi dan Pemahamannya”, https://www.notarisdanppat.com/pemahaman-investasi-dan-contohnya/  , diakses pada 16 Mei 2018

Rabu, 16 Mei 2018

Peran Bank Sentral












@C01-Novia, @Proyek-09
Oleh Novia Nila Sutarman

PERANAN SERTA FUNGSI BANK INDONESIA SEBAGAI BANK SENTRAL DALAM MEMELIHARA STABILITAS SISTEM KEUANGAN

Abstrak
Satu-satunya lembaga keuangan milik pemerintah yang bertanggung jawab dalam hal pengaturan dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga keuangan lainnya adalah Bank Sentral. Pengaturan dan pengawasan ini dilakukan Bank Sentral sebagai jalan untuk menciptakan alam perekonomian yang stabil melalui perlindungan kegiatan lembaga-lembaga keuangan tersebut. Pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian suatu adalah fungsi utama Bank Sentral. 

Kata Kunci
Bank sentral, peranan, fungsi

A. PENDAHULUAN
Bank sentral adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah suatu negara tempat bank sentral tersebut berada. Bank Sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan. Peran dan fungsi Bank Sentral di Indonesia diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memegang beberapa peranan yang penting dalam sistem keuangan di Indonesia, hubungannya dengan pemerintah, dan hubungannya dengan dunia internasional yang dapat dilihat dari tugas dan fungsi yang dimiliki.

B. PERMASALAHAN
1.      Bagaimana peranan bank sentral itu?
2.      Apa fungsi dari peranan – peranan tersebut?

C. PEMBAHASAN

PERAN DAN FUNGSI BANK SENTRAL
1. Penjaga Stabilitas Moneter
Tetap terjaganya stabilitas moneter adalah salah satu tugas Bank Indonesia. Tujuannya adalah agar jumlah uang yang beredar di masyarakat tetap terjamin sesuai dengan kebutuhan. Dengan terkendalinya jumlah peredaran uang di masyarakat maka ekonomi akan bertumbuh tanpa berakibat pada tingginya inflasi.
2. Pengatur dan Pengawas Perbankan
Pengaturan dan pengawasan yang dilakukan oleh Bank Indonesia bertujuan agar perbankan memiliki kinerja yang lebih sehat.
3. Pengatur dan Penyelenggara Sistem Pembayaran.
Bank Indonesia mengatur mekanisme sistem pembayaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga keuangan lainnya. Hal-hal yang diatur menyangkut media yang digunakan, siapa saja yang terlibat dan lain sebagianya. Ada 4 prinsip yang dipegang oleh Bank Indonesia dalam mengatur mekanisme pembayaran ini yaitu aman, efisien, kesamarataan akses, dan perlindungan konsumen.
4. Peneliti dan Pemantau.
Guna mendukung tugas-tugasnya, Bank Indonesia melakukan survei atau riset secara berkala, baik mikro maupun makro. Selain itu, Bank Indonesia juga melakukan pemantauan secara macroprudential dengan cara terus memperhatikan kerentanan sektor keuangan dan memindai potensi yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan.
5. Pemberi Pinjaman kepada Bank Bermasalah
Dikenal dengan istilah The Lender of the Last Resort, adalah fungsi yang dimiliki oleh Bank Indonesia merupakan sebagai upaya preventif terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan mencakup penyediaan likuiditas baik dalam kondisi normal ataupun krisis.
6. Membantu pembiayaan APBN melalui penerbitan Surat Utang Negara
Guna kelancaran pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah, maka Bank Indonesia dapat membantu pembiayaan APBN melalui penerbitan Surat Utang Negara. Penerbitan Surat Utang Negara ini harus mendapat persetujuan DPR saat APBN disahkan.  
7. Pengurus rekening Pemerintah di Bank Indonesia
Sebagai negara yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan rakyatnya, pemerintah memerlukan simpanan dana pembangunan di bank. Namun, untuk keperluan ini bukanlah bank umum yang digunakan untuk memarkir dana pembangunan, melainkan Bank Indonesia. Untuk itu, Bank Indonesia berperan sebagai pemegang kas negara.
8. Untuk dan atas nama Pemerintah melakukan pinjaman luar negeri
Kaitannya sebagai pemegang kas negara seperti yang disebutkan sebelumnya, maka Bank Indonesia dapat menerima pinjaman luar negeri.
9. Memberikan sumbang saran tentang perbankan, ekonomi, dan keuangan kepada Pemerintah
Sebagai lembaga negara, baik pemerintah maupun Bank Indonesia memiliki ketergantungan satu sama lain dalam kaitannya dengan berbagai kebijakan mengenai perbankan, ekonomi dan keuangan melalui konsultasi dan koordinasi.
10. Memberikan sumbang saran tentang RAPBN dan kebijakan lain yang terkait dengan tugas dan kewenangannya
Bank Indonesia juga dapat memberikan sumbang saran tentang RAPBN dan kebijakan lain yang terkait dengan tugas dan kewenangannya.
11. Atas nama sendiri atau atas nama Pemerintah melakukan kerjasama dengan bank sentral Negara lain serta lembaga internasional lainnya 
Untuk menunjang perannya tersebut, Bank Indonesia terlibat dan berperan aktif dalam berbagai organisasi keuangan internasional baik atas nama sendiri maupun mewakili Negara. Keterlibatan Bank Indonesia dalam berbagai organisasi keuangan internasional merupakan wujud dari politik luar negeri Indonesia yang dianut.

D. KESIMPULAN
Dalam memelihara stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia sebagai Bank Sentral memiliki 11 peranan  serta fungsi nya masing-masing. Fungsi utama bank sentral secara umum adalah mengawasi penambahan atau ekspansi dan pengurangan atau kontraksi jumlah uang yang beredar di masyarakat, baik uang kartal maupun uang giral.

DAFTAR PUSTAKA
Ardraviz.2017. “Peran,Fungsi,dan Tujuan Bank Sentral-Bank Indonesia”, https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-perbankan-lembaga-keuangan/peran-fungsi-dan-tujuan-bank-sentral-bank-indonesia/ , diakses pada 16 Mei 2018

Rumi Ambar. 2016. “11 Peran dan Fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral”, https://guruppkn.com/peran-dan-fungsi-bank-indonesia , diakses pada 16 Mei 2018

Firman Akbar. 2016. “Peran, Fungsi, dan Tujuan Bank Sentral-Bank Indonesia”, https://www.infokekinian.com/peran-fungsi-dan-tujuan-bank-sentral-bank-indonesia/ , diakses pada 16 Mei 2018

Minggu, 01 April 2018

Memaksimumkan Laba

@Proyek-05, @C01-Novia
Oleh Novia Nila Sutarman

Pendekatan Totalitas
Pendekatan totalitas membandingkan pendapatan total (TR) dan biaya total (TC). Pendapatan total adalah sarna dengan jumlah unit output yang terjual (Q) dikalikan harga output per unit. Jika harga jual per unit output adalah P, maka TR = P.Q. Pad a saat membahas teori biaya, kita telah mengetahui bahwa biaya total (TC) adalah sama dengan biaya tetap (FC) ditambah biaya variabel (VC), atau TC = FC + Vc. Dalam pendekatan totalitas, biaya variabel per unit output dianggap konstan, sehingga biaya variabel adalah jumlah unit output (Q) dikalikan biaya variabel per unit. Jika biaya variabel per unit adalah v, maka VC = v.Q.

Sabtu, 24 Maret 2018

PENGERTIAN PRODUKSI


Oleh Novia Nila Sutarman
@Proyek-04, @C01-Novia









PENGERTIAN PRODUKSI

ABSTRAK
Ada beberapa pengertian produksi. Menurut  sudut  pandang  teori  ekonomi  bahwa  kegiatan  menghasilkan barang dan jasa-jasa sering disebut dengan kegiatan produksi. Kegiatan  produksi  merupakan  suatu  mata  rantai  dalam  proses penggunaan  faktor-faktor  produksi  (input)  untuk  menghasilakan  produk  (output) tertentu  yang  dapat  memenuhi  kebutuhan  manusia.  Produk-produk  yang diperlukan  manusia  bermacam-macam  dan berbeda-beda,  sehingga  input  yang diperlukan maupun sistem produksinya tentu berbeda-beda pula.
KATA KUNCI
Pengertian Produksi, Para Ahli

A.  PENDAHULUAN
Produksi merupakan suatu kegiatan untuk mentransformasikan faktor-faktor produksi, sehingga dapat meningkatkan atau menambah faidah bentuk, waktu dan tempat suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia yang diperoleh melalui pertukaran.
Dalam Hukum Ekonomi Produksi diartikan sebagai sebuah kegiatan menghasilkan barang atau jasa, tetapi juga kegiatan yang sifatnya menambah nilai atau kegunaan barang yang sudah ada menjadi lebih tinggi nilainya. Tujuan dari produksi itu sendiri adalah untuk menghasilkan / menciptakan suatu barang, menambah serta meningkatkan nilai guna barang yang sudah ada, memperoleh tembahan penghasilan  serta untuk memenuhi semua kebutuhan manusia.
Untuk  memberi  gambaran  tentang  pengertian  produksi  yang  jelas terutama  secara  konsepsional,  maka  dikemukakan  beberapa  definisi  atau pengertian menurut beberapa ahli.

B. PERMASALAHAN
1.      Apa aja definisi perilaku konsumen menurut para ahli?

C. PEMBAHASAN
Produksi adalah mengubah barang agar mempunyai kegunaan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Jadi produksi merupakan segala kegiatan untuk menciptakan atau menambah guna atas suatu benda yang ditunjukkan untuk memuaskan orang lain melalui pertukaran (Magfuri, 1987 : 72).
Produksi menghasilkan barang dan jasa sedangkan bagaimana tahapan tahapan produksi dinamai proses produksi karena proses produksi mempunyai landasan teknis yang dalam teori ekonomi disebut fungsi produksi (Ace Partadireja, 1987 : 21).
Produksi adalah segala kegiatan dalam menciptakan dan menambah kegunaan (utility) sesuatu barang atau jasa, untuk kegiatan mana dibutuhkan faktor-faktor produksi dalam ilmu ekonomi berupa tanah, tenaga kerja, dan skill (organization, managerial, dan skills) (Assauri, Sofyan, Manajemen Produksi, Penerbit FE-UI, Jakarta, 1980, Hal 7.)
Menurut  Jay  Heizer  dan  Barry  Render  dalam  Christian  (2011), “Production is activities that relate to the creation of goods and service thorough the transformation of input into output.”
Pengertian  produksi  yang  menunjukkan  faedah  menurut  Agus  Ahyari dalam  Christian  (2011),  Produksi  diartikan  sebagai  kegiatan  yang  dapat menimbulkan tambahan manfaat atau faedah baru.
Penambahan faedah faedah ini terbagi menjadi berbagai macam antara lain:
    Faedah waktu
    Faedah bentuk
    Faedah  tempat
    Faedah kombinasi dari faedah-faedah tersebut diatas.

D. KESIMPULAN
Dari  beberapa  pendapat  diatas  dapat  disimpulkan  bahwa  pengertian produksi  atau manufaktur  adalah  suatu  kegiatan  yang  merubah  input  (sumber  daya)  menjadi output baik berupa barang atau jasa.

DAFTAR PUSTAKA
Ahyari,  Agus.  2001.   Managemen  Produksi :  Perencanaan  sistem  Produksi, Edisi ke 5, Cetakan –4, Jakarta
Assauri,  Sofjan.  2003.  Managemen  Produksi,  Edisi    Revisi,  LPFE    Universitas Indonesia,  Jakarta
Ardi Al-Maqassary.2013. “PENGERTIAN PRODUKSI”, http://www.e-jurnal.com/2013/11/pengertian-produksi.html , diakses pada 24 Maret 2018.
Cinta Lestari.2013. “Pengertian Produksi”, http://pengertianbahasa.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-produksi.html , diakses pada 24 Maret 2018.
Herjanto, Eddy. 2004.  Manajemen Produksi dan Operasi, Grasindo, Jakarta