.

Senin, 10 Juli 2017

Kebijakan Fiskal


Oleh : Dimas Abimanyu

Abstrak
Kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.
Kebijakan fiskal berbeda dengan kebijakan moneter, yang bertujuan men-stabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Instrumen utama kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pajak.
Pendahuluan
Dalam ilmu ekonomi itu sendiri mempunyai pengertian dan juga terdapat banyak istilah, baik istilah yang sangat familier bagi kita sampai istilah yang sangat asing bagi kita. Seperti kebijakan fiskal contohnya, sering kali kita dengar istilah itu terutama di berita-berita tapi tidak semua orang mengetahui apa itu kebijakan fiskal.
1.       Pengertian Kebijkan Fiskal.
Kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah. Kebijakan fiskal berbeda dengan kebijakan moneter, yang bertujuan men-stabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Instrumen utama kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pajak. (Wikipedia)
2.       Tujuan Kebijakan Fiskal.
Ø  Mencapai kestabilan perekonomian nasional
Ø  Memacu pertumbuhan ekonomi
Ø  Mendorong laju investasi
Ø  Membuka kesempatan kerja yang luas
Ø  Untuk mewujudkan keadilan sosial
Ø  Sebagai wujud pemerataan dan pendistribusian pendapatan
Ø  Mengurangi pengangguran, dan
Ø  Menjaga stabilitas harga barang dan jasa.

3.       Jenis-jenis kebijakan fiscal.
1.) FUNCTIONAL FINANCE (PEMBIAYAAN FUNGSIONAL)
Functional finance adalah kebijakan yang mengatur pengeluaran anggaran negara yang secara tidak langsung mempenagruhi pendapatan nasional dan dengan tujuan meningkatkan lapangan pekerjaan.
2.) THE MANAGED BUDGET APPROACH (PENGELOLAAN ANGGARAN)
The managed budget approach adalah menagturdan mngoptimalkan segala pengeluaran, hutang pemerintah maupun perpajakan milik pemerintah, demi tercapainya perekonomian yang stabil.
3.) THE STABILIZING BUDGET (STABILITAS ANGGARAN OTOMATIS)
The stabilizing budget adalah langkah penghematan anggaran negara dengan cara mengatur kebijakan pengeluaran dengan mempertimbangkan manfaat dan besarnya biaya berbagai program pemerintah yang direncanakan.
4.       Contoh Kebijakan Fiskal.
Ø  Stabilitas anggaran otomatis
Ø  Anggaran belanja seimbang
Ø  Pengelolaan anggaran
Ø  Pembiayaan fungsional
Daftar Pustaka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.